lomba blog traveloka

Makalah Manajemen Strategi Mengenai Formulasi Strategi


makalah, materi, manajemen strategi formulasi, makalah formulasi strategi
Makalah Manajamen Strategi


JURUSAN ADMINISTRASI NEGARA
PEKANBARU
2017


KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr.Wb
Puji syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk bisa menyelesaikan tugas penyusunan makalah ini. Selanjutnya shalawat serta salam penulis limpahkan kepada nabi Muhammad SAW yang telah membimbing umat manusia menuju ilmu pengetahuan dan keimanan.
Penulis ingin menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan ucapan terimah kasih kepada semua pihak khususnya kepada Bapak Hamdan Hamid M.si yang telah membantu penulis sehingga dapat menyelesaikan penyusunan makalah kepemimpinan baik dengan bantuan moral ataupun material.
Penulisan menyadari bahwa makalah ini memiliki kekurangan dan ketidak sempurnaan.Untuk itu penulis mengharapkan kritik, saran, dan masukan konstruktif lainnya guna memperbaiki kualitas makalah  ini untuk masa yang akan datang. Penulis berharap makalah ini bisa bermanfaat bagi semua pihak yang membutuhkan. Amin...

 Pekanbaru, Maret 2017




DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR................................................................................... i
DAFTAR ISI.................................................................................................. ii
BAB I  PENDAHULUAN............................................................................. 1
1.1 Latar Belakang........................................................................................... 1
1.2 Rumusan Masalah....................................................................................... 1
1.3 Tujuan......................................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN............................................................................... 2
2.1 Pengertian Strategi..................................................................................... 2
2.2 Perumusan Strategi atau Formulasi Strategi............................................... 2
2.3 Evaluasi Strategi......................................................................................... 4
2.3.1 Tiga Macam Aktivitas Mendasar untuk Mengevaluasi Startegi......... 5
2.3.2 Syarat-syarat Umum Evaluasi Strategi............................................... 6
2.4 Strategi Pengamatan Lingkungan Ekternal dan Internal............................ 6
2.5 Analisis SWOT dalam Formulasi Strategi.................................................. 8
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan................................................................................................. 10
3.2 Saran........................................................................................................... 10
DAFTAR PUSTAKA

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar  Belakang

Manajemen strategis adalah seni dan ilmu penyusunan, penerapan, dan pengevaluasian keputusan-keputusan lintas fungsional yang dapat memungkinkan suatu perusahaan mencapat sasarannya. Manajemen strategis adalah proses penetapan tujuan organisasi, pengembangan kebijakan dan perencanaan untuk mencapai sasaran tersebut, serta mengalokasikan sumber daya untuk menerapkan kebijakan dan merencanakan pencapaian tujuan organisasi.
Management strategik mempunyai tahap tahap yaitu perumusan, implementasi dan evaluasi yang sangat penting untuk menentukan kan berhasilnya suatu organisasi tau tidak.kemudian ada nya pengamatan lingkungan eksternal dan internal organisasi untuk menyesuaikan kebijakan apa tau rencana apa yang cocok untuk organisasi tersebut.

1.2 Rumusan Masalah 

1. Apa yang dimasksud dengan strategic.?
2. Apa yang dimaksud dengan perumusan( formulasi) startegic.?
3. Apa yang di maksud dengan evaluasi strategik.?
4. Bagaimana strategi pengamatan lingkungan ekternal dan internal organisasi.?
5. Bagaimana analisis SWOT dalam formulasi stretegik.?

1.3 Tujuan

1. Untuk mengetahui strategik.
2. Untuk mengetahui perumusan ( formulasi) strategik.
3. Untuk mengetahui evaluasi strategic.
4. Untuk mengetahui bagaimana pengamtan lingkungan eksternal daninternal strategik.
5. Untuk mengetahui analisis SWOT dalam formulasi strategik.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1  Pengertian Strategi

Pengertian strategi adalah Rencana yang disatukan, luas dan berintegrasi yang menghubungkan keunggulan strategis perusahaan dengan tantangan lingkungan, yang dirancang untuk memastikan bahwa tujuan utama dari perusahaan dapat dicapai melalui pelaksanaan yang tepat oleh organisasi.
Pengertian strategi secara umum dan khusus sebagai berikut:
1. Pengertian Umum Strategi adalah proses penentuan rencana para pemimpin puncak yang berfokus pada tujuan jangka panjang organisasi, disertai penyusunan suatu cara atau upaya bagaimana agar tujuan tersebut dapat dicapai.
2. Pengertian khusus Strategi merupakan tindakan yang bersifat incremental (senantiasa meningkat) dan terus-menerus, serta dilakukan berdasarkan sudut pandang tentang apa yang diharapkan oleh para pelanggan di masa depan. Dengan demikian, strategi hampir selalu dimulai dari apa yang dapat terjadi dan bukan dimulai dari apa yang terjadi. Terjadinya kecepatan inovasi pasar yang baru dan perubahan pola konsumen memerlukan kompetensi inti (core competencies). Perusahaan perlu mencari kompetensi inti di dalam bisnis yang dilakukan. 

2.2 Perumusan Strategi atau Formulasi Strategi

Perumusan strategi merupakan proses penyusunan langkah-langkah ke depan yang dimaksudkan untuk membangun visi dan misi organisasi, menetapkan tujuan strategis dan keuangan perusahaan, serta merancang strategi untuk mencapai tujuan tersebut dalam rangka menyediakan customer value terbaik.
Beberapa langkah yang perlu dilakukan perusahaan dalam merumuskan strategi, yaitu:
1. Mengidentifikasi lingkungan yang akan dimasuki oleh perusahaan di masa depan dan menentukan misi perusahaan untuk mencapai visi yang dicita-citakan dalam lingkungan tersebut.
2. Melakukan analisis lingkungan internal dan eksternal untuk mengukur kekuatan dan kelemahan serta peluang dan ancaman yang akan dihadapi oleh perusahaan dalam menjalankan misinya.
3. Merumuskan faktor-faktor ukuran keberhasilan (key success factors) dari strategi-strategi yang dirancang berdasarkan analisis sebelumnya.
4. Menentukan tujuan dan target terukur, mengevaluasi berbagai alternatif strategi dengan mempertimbangkan sumberdaya yang dimiliki dan kondisi eksternal yang dihadapi.
5. Memilih strategi yang paling sesuai untuk mencapai tujuan jangka pendek dan jangka panjang.  
Perumusan strategik atau formulasi strategik merupakan proses penyusunan langkah - langkah kedepan yang dimaksud untuk membangun visi dan misi organisasi, menetapkan tujuan strategik dan keuangan perusahaan, serta merancang strategik untuk mencapai tujuan tersebut dalam rangka menyediakan costumer value terbaik. Para pakar biasanya menekankan bahwa agar analisis SWOT benar- benar bermanfaat sebagai alat bantu dalam perumusan dan penentuan strategi organisasi. Faktor-faktor kekuatan dan peluang di gabung untuk memperoleh manfaat yang maksimal dan kelemahan serta ancaman juga di gabung untuk meredam atau meminimalisirkan damapak negatif nya.  

1. Menetapkan misi
Misi adalah tujuan atau alasan mengapa perusahaan itu berdiri. Misi, berupa tujuan mendasar dan unik yang membedakan suatu perusahaan dengan perusahaan yang lain.  Misi, mengidentifikasi jangkauan operasi perusahaan dengan produk yang ditawarkan dan pasar yang dilayani. Misi, mengembangkan harapan pada karyawan dan mengkomunikasikan pandangan elemen yang bersangkutan yang telah dijelaskan pada lingkungan kerja perusahaan.

2. Tujuan
Tujuan adalah Hasil akhir aktivitas perencanaan. Pencapaian tujuan perusahaan merupakan hasil dari penyelesaian misi. Perusahaan harus menetapkan tujuan secara jelas, seperti halnya,

a. Laba bersih yang harus dicapai
b. Biaya yang akan digunakan
c. Pertumbuhan yang diharapkan
d. Sumber daya yang diharapkan
e. Upah atau gaji pekerja
f. Pangsa pasar
g. Inovasi dan kreatifitas

3. Strategi
 Strategi merupakan rumusan perencanaan kompherensif tentang bagaimana perusahaan akan mencapai misi dan tujuan perusahaan. Strategi akan memaksimalkan keunggulan kompetitif dan meminimalkan keterbatasan bersaing.

4. Kebijakan
 Kebijakan adalah Pedoman luas untuk pengambilan keputusan perusahaan secara keseluruhan. Dan pedoman luas yang menghubungkan perumusan strategi dan implementasi.Kebijakan perusahaan merupakan pedoman luas untuk divisi guna mengikuti strategi perusahaan. Kebijakan tersebut diinterpretasikan dan diimplementasikan melalui strategi dan tujuan divisi masing-masing. Kemudian divisi-divisi mengembangkan kebijakan sendiri-sendiri, yang akan menjadi pedoman bagi wilayah fungsionalnya yang akan diikuti.

2.3 Evaluasi Strategik

Strategi yang telah dilaksanakan perlu dievaluasi. Evaluasi diperlukan untuk mempelajari strategi tersebut berhasil atau gagal. Proses evaluasi juga bisa dijadikan pembelajaran untuk proses perumusan strategi selanjutnya. Perusahaan biasanya melihat keberhasilan strategi dari beberapa faktor seperti peningkatan penjualan,pendapatan perusahaan atau posisi perusahaan setelah strategi dilaksanakan.
Richard Rumelt memberikan 4 (empat) kriteria dalam mengevaluasi strategi. Keempat kriteria tersebut diantaranya  

1. Konsistensi 
Ada 3 tanda permasalahan organisasi dapat menyebabkan strategi yang tidak konsisten. Ketiga tanda tersebut yaitu :
a. Jika permasalahn manajerial berlanjutkan dengan berubahnya personil dan jika mereka bergantung pada dasar isu yang ada bukan pada orangnya.
b. Jika sukses dari satu organisasi berarti kegagalan dari organisasi lainnya.
c. Jika permasalahan kebijakan dan isu berlanjut pada resolusi tingkat atas. 
2. Kecocokan 
             Faktor internal dan eksternal perushaan harus dicocokkan. Sebuah strategi harus dapat merepresentasikan respon adaptif pada lingkungan eksternal serta perubahan yang terjadi.
3. Kemungkinan
              Sebuah strategi jangan sampai membuat permasalahan baru yang sulit untuk diselesaikan. Pada evaluasi strategi, penting untuk mengetahui apakah organisasi mempunyai kemampuan,kompetensi,keterampilan,dan bakat yang diperlukan untuk strategi yang diberikan.
4. Keuntungan 
              Sebuah strategi harus dapat menyediakan pembuatan atau pengaturan dari keunggulan kompetitif. Keunggulan kompetitif normalnya merupakan hasil dari 3 hal yaitu sumber daya, skill,dan posisi. 
Evaluasi strategi adalah tahap akhir dalam manajemen strategis. Para manajer sangat perlu mengetahui kapan strategi tertentu tidak berfungsi dengan baik, evaluasi strategi berarti usaha untuk memperoleh informasi ini. Semua strategi dapat dimodifikasi di masa depan karena faktor-faktor eksternal dan internal selalu berubah. 

2.3.1  Tiga Macam Aktivitas Mendasar Untuk Mengevaluasi Strategi   

a. Meninjau factor-faktor eksternal dan internal yang menjadi dasar strategi yang sekarang, 
b. Mengukur prestasi, 
c. Mengambil tindakan korektif.Aktivitas perumusan startegi, implementasi dan evaluasi terjadi di tiga tingkat hirarki dalam organisasi yang besar, korporasi, divisi atau unit bisnis strategis, dan fungsional.

2.3.2 Syarat-Syarat Umum Evaluasi
a. Kesahihan
    Kesahihan menggantikan kata validitas (validity) yang dapat diartikan sebagai ketepatan evaluasi mengevaluasi apa yang seharusnya dievaluasi. Kesahihan dapat diterjemahkan pula sebagai kelayakan interpretasi terhadap hasil dari suatu instrument evaluasi atau tes dan tidak terhadap instrument itu sendiri. 
b. Keterandalan
   Keterandalan evaluasi berhubungan dengan masalah kepercayaan yakni tingkat kepercayaan bahwa suatu instrumen evaluasi mampu memberikan hasil yang tepat.
c. Kepraktisan
      Kepraktisan merupakan syarat yang tidak dapat diabaikan. Kepraktisan evaluasi terutama dipertimbangkan saat memilih tes atau instrumen evaluasi lain yang dipubliksikan oleh suatu lembaga. Kepraktisan evaluasi dapat diartikan sebagai kemudahan-kemudahan yang ada pada instrumen evaluasi baik dalam mempersiapkan, menggunakan, menginterpretasi, memperoleh hasil, maupun kemudahan dalam menyimpannya.

2.4 Strategi Pengamatan Lingkungan

Pengamatan lingkungan terbagi menjadi dua yaitu analisis lingkungan eksternal dan internal. Kedua analisis ini didasarkan pada faktor-faktor strategi yaitu s.w.o.t yang merupakan singkatan dari strenghts, weaknesses, opportunities, dan threats.
1. Analisis eksternal
Analisis lingkungan eksternal terdiri dari variabel-variabel yang berada diluar lingkungan perusahaan yang berupa peluang dan ancaman bagi perusahaan. Variabel-variabel tersebut membentuk  keadaan dalam  organisasi dimana organisasi tersebut berdiri. 
a. Lingkungan kerja
Terdiri dari elemen-elemen yang langsung berpengaruh dan dipengaruhi oleh operasi-operasi utama perusahaan. Beberapa elemen-elemen tersebut adalah pemegang saham, pemerintah, pemasok, komunitas,lokal,pesaing, pelanggan, kreditur, buruh, kelompok kepentingan khusus dan asosiasi perdagangan. Lingkungan kerja atau lingukungan tugas perusahaan disebut dengan industri.
b. Lingkungan sosial
Terdiri dari kekuatan umum, dimana kekuatan ini tidak berpengaruh langsung dengan aktivitas-aktivitas jangka pendek perusahaan, namun seringkali berpengaruh pada keputusan-keputusan jangka panjang perusahaan.  Lingkungan sosial meliputi, kekuatan ekonomi, sosiokultural, teknologi, dan politik-hukum yang berlaku.

2.  Analisis internal
           Analisis lingkungan internal terdiri dari variabel-variabel yang berada didalam perusahaan itu sendiri yang berupa kekuatan dan kelemahan yang dimiliki perusahaan.  Variabel ini membentuk suasana  dimana pekerjaan dilakukan. Variabel-variabel itu meliputi,
a.  Struktur
 Adalah cara bagaimana perusahaan diorganisasikan yang berkenaan dengan komunikasi, wewenang dan arus kerja. Struktur ini sering disebut rantai perintah dan gambaran secara grafis dengan menggunakan bagan organisasi.
b. Budaya
Pola keyakinan, pengharapan dan nilai-nilai yang dibagikan kepada anggota perusahaan.  Norma haruslah memunculkan dan mendefenisikan perilaku yang dapat diterima oleh seluruh anggota perusahaan.
c. Sumber daya
Aset yang merupakan bahan baku bagi produksi barang atau jasa perusahaan. Aset itu berupa sumber daya alam, sumber daya manusia.  Tujuan utama dari strategi perusahaan adalah memadukan variabel-variabel internal perusahaan untuk memberikan kompetensi yang unik, yang dapat menjadikan perusahaan untuk mencapai keunggulan kompetitif secara terus-menerus, sehingga mencetak laba yang besar.
Sesuai dengan langkah-langkah dalam membuat manajemen strategi, Pengamatan lingkungan adalah tugas pertama yang harus dilakukan oleh perusahaan, karena sangat penting dan berpengaruh besar terhadap keberhasilan suatu perusahan. Setelah melakukan pengamatan lingkungan, barulah selanjutnya merumuskan strategi jangka panjang atau jangka pendek yang akan dijalankan perusahaan.

2.5 Analisis SWOT Sebagai Alat Perumusan Strategik

Analisa SWOT Sebagai Alat Perumusana Strategi Salah satu pendekatan yang dapat dipergunakan sebagai instrumen dalam pemilihan strategi dasar adalah melalui analisis SWOT 
Rangkuti (2006) menjelaskan bahwa analisis SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi organisasi. Analisis ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan (strengths) dan peluang (opportunities), namun secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan (weakness) dan ancaman (threats). 

Analisis SWOT digunakan untuk membandingkan faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal terdiri dari peluang dan ancaman, sedangkan faktor internal terdiri dari kekuatan dan kelemahan. Dalam analisis SWOT, dilakukan perbandingan antara faktor-faktor strategis internal maupun eksternal untuk memperoleh strategi terhadap masing-masing faktor tersebut, kemudian dilakukan skoring. Berdasarkan hasil yang diperoleh kemudian ditentukan fokus rekomendasi strategi.  

Alat yang digunakan dalam menyusun faktor-faktor strategis perusahaan adalah matriks SWOT. Matriks ini menggambarkan secara jelas bagaimana peluang dan ancaman internal yang dihadapi dapat disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan internal yang dimiliki. Matrik ini dapat menghasilkan empat set kemungkinan alternatif strategis,terdapatkan 4 langkah strategi yaitu sebagai berikut :

1. Strategi SO 
Strategi ini dibuat berdasarkan jalan pikiran perusahaan, yaitu dengan memanfaatkan seluruh kekuatan untuk merebut dan memanfaatkan peluang sebesar-besarnya. Strategi SO menggunakan kekuatan internal perusahaan untuk memanfaatkan peluang eksternal.

2. Strategi ST 
Strategi ini menggunakan kekuatan yang dimiliki perusahaan untuk mengatasi ancaman. Strategi ST menggunakan kekuatan internal perusahaan untuk menghindari atau mengurangi dampak ancaman eksternal.

3. Strategi WO 
Strategi ini diterapkan berdasarkan pemanfaatan peluang yang ada dengan cara meminimalkan kelemahan yang ada. Strategi WO bertujuan untuk memperbaiki kelemahan internal dengan memanfaatkan peluang eksternal.

4. Strategi WT 
Strategi ini didasarkan pada kegiatan yang bersifat defensif dan berusaha meminimalkan kelemahan serta menghindari ancaman. Strategi WT bertujuan untuk mengurangi kelemahan internal dengan menghindari ancaman eksternal.

BAB III
PENUTUP


3.1 Kesimpulan

Perumusan strategi atau formulasi strategi merupakan proses penyusunan langkah-langkah kedepan yang dimaksud untuk membangun visi dan misi organisasi, menetapkan tujuan strategic dan keuangan perusahaan, serta merancang strategic untuk mencapai tujuan tersebut dalam rangka menyediakan costumer value yang baik. Para pakar biasanya menekankan bahwa agar analisis SWOT benar-benar bermanfaat sebagai alat bantu dalam  perumusan dan penentuan strategi organisasi. Factor-faktor kekuatan dan peluang digabungkan untuk memperoleh manfaat yang maksimal dan kelemahan serta ancaman juga digabung untuk meredan dampak negatifnya.

Kemudian didalam formulasi kita harus memperhatikan factor lingkungan eksternal dan internal dalam suatu organisasi supaya tujuan yang kita inginkan mudah tercapai dan dengan menggunakan analisis SWOT kita tahu kelemahan, kelebihan, ancaman serta peluang organisasi tersebut.

3.2 Saran

Saran kami untuk mengembangkan suatu organisasi perlunya tahap-tahap yaitu perumusan seperti  menentukan visi danm misi dan mengimplementasikan serta mengevaluasi apakah yang kita lakukan tersebut sesuai dengan yang kita rencanakan atau tidak. 

DAFTAR PUSTAKA

Akdon,2011, Strategic Management,Bandung,Alfabeta.
Hariadi Bambang, 2005,Strategi Manajemen,Jakarta : Bayumedia Publishing, 
Lawrence Jauch,1989,Manajemen Dan Strategis Kebijakan Perusahaan,  Jakarta : Erlangga. 
Nilasari Senja,2014,Manajemen Strategi itu Gampang,Jakarta: Dunia Cerdas.
Rangkuti, F,2006 Analisis SWOT : Teknik Membedah Kasus Bisnis, Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama ; Jakarta

G+