lomba blog traveloka

6 Tips Bahagia Untuk Anak Rantau


Tips Menikmati Masa Perantauan bagi Anak Kuliah dan Anak Sekolah yang sedang Jauh dari Orangtua dan Mengatasi HomesickKosngosan - Bagi kebanyakan kalian yang berstatus mahasiswa atau pelajar yang hidup ngekos alias jauh dari jangkauan kedua orang tua, tempat kos menjadi rumah bersarang yang rentan dilanda kebosanan. Ketika kalian pulang kuliah, atau selesai belajar di sekolah, kemudian kalian anak rantau mencoba bersantai, mengisi waktu luang dengan hanya melakukan hal hal yang mainstream saja.

Tidakkah kalian sedikit bosan dengan kehidupan statis seperti itu? Bila ingin jujur, keseharian mahasiswa dan pelajar yang hidup sebagai anak rantau mungkin hanya berfokus pada kehidupan akademik dana sedikit meluangkan hobi dengan olahraga atau organisasi.

Nah, kali ini mimin akan membahas bagaimana menjadikan kehidupan rantau-mu itu lebih bergairah, atraktif seperti pertunjukan sirkus pada malam hari, dan berkesan sehingga selalu dikenang ketika kamu lulus dan meninggalkan dunia kos-mu yang berkesan itu!

1. Acara rutin bersama penghuni kos sesama perantauan

Malam minggu bisa menjadi momen yang pas untuk begadang bersama antara penghuni kos yang masih jomblo. Eits, bagi yang nge-date bersama pacarnya, kamu bisa mengatur jam bersama penghuni kos untuk menggelar acara tertentu. Misalnya selepas pulang nge-date malam minggu, kalian bisa memanggang ayam atau jagung dihalaman kos-kosan. Atau hanya acara begadang main UNO atau domino.

2. Buat acara perkenalan dengan anggota baru

tips | bahagia | anak | kos | kost | rantau | perantauan | kosngosan | situs | mahasiswa | pelajar | sekolah | sedih | bahagia | menikmati | hidup | masa | cara bahagia anak kos | cara bahagia anak rantau | tips menikmati anak kos | tips menikmati anak rantau | pesta penerimaan anak kos baru | junior kos | ospek junior kost baru
pesta penerimaan junior kos baru
Setelah kamu menjadi senior, pastinya banyak dong junior-mu yang menjadi penghuni baru di kosan tempat kamu tinggal. Kamu dan teman-teman kos lama bisa membuat acara perkenalan buat anak kos baru itu. Seperti bakar-bakar ayam, masak bareng di kamar kos anak baru

Atau lebih eksrim, kalian bisa menyuruh anak baru membersihkan halaman kos yang mulai kotor. Tapi jangan seperti OSPEK di perkuliahan yang bisa membuat anak baru mengadu kepada pemilik kos. Tentunya hal ini akan membuat kalian merugi sendiri bila ternyata mereka tidak betah dan memilih pindah ke kosan lain.

3. Bergaullah dengan senior atau junior - mu

Jika kamu mahasiswa baru di kos-kosan itu, maka kamu perlu memberi hormat kepada senior yang terlebih dahulu tinggal ditempat-mu. Setidaknya bila berpapasan ucapkan salam atau panggil sapaan yang sopan. Jangan lupa, senyuman bisa menjadikan kalian lebih dekat. 

Bila kamu ada masalah dan membutuhkan bantuan, jangan sungkan untuk meminta bantuannya. Hal ini bisa menjadi momen kedekatan mu bersama seniormu. Banyak keuntungan yang bisa kamu dapat ketika sudah akrab dengan senior, seperti memperluas pertemanan, berbagi permasalahan kampus, atau bisa jadi kamu terbebas dari azab OSPEK jia ternyata kalian satu jurusan!

Begitu juga bila kamu seorang senior, jangan sombong dan semena-mena dengan juniormu. Rangkul mereka, ajak bicara. Siapa tau kalian justru seperti adik kakak yang akrabnya bisa mengalahkan Elsa dan Anna dalam Animasi Frozen!

4. Sedikit cari muka dengan pemilik kos, kenapa tidak?

Ibu atau bapak kos yang tinggalnya dekat dengan kos-kosan, bagaikan pisau bermata dua. Sisi menjengkelkannya, kamu dan penghuni kos lainnya tidak bisa leluasa melakukan kegiatan diluar normalnya, seperti bermain domino sepanjang malam, main gitar keras-keras, dan memasang musik keras-keras.  

Tapi alangkah baiknya kalau kamu mencoba mendekati pemilik kosmu. Atau sedikit mencari muka dengan membersihkan kos didepannya. Jika butuh bantuan, jangan sungkan-sungkan untuk menawarkan bantuan. Ada banyak keuntungan dekat dengan pemilik kos, salah satunya kamu bisa mendapatkan kompensasi bila telat membayar uang kos bulanan. Menarik bukan?

5. Jalan-jalan ke kampung salah satu teman

Jika tanggal merah tiba atau libur panjang menanti, opsi diatas bisa menjadi hal menarik yang perlu dicoba. Selain berlibur menenangkan pikiran, hubunganmu menjadi lebih dekat dengan temanmu. Kamu bisa mengajak penghuni kos lainnya. Lebih rame lebih seru. Tentunya kamu harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari temanmu sebelum hari H tiba.

Traveling ala anak rantau ini harus kamu rencanakan jauh hari, agar uang bulananmu tidak terganggu nantinya. Ini akan menambah pengetahuan kamu tentang dunia lluar. Selain itu, kamu bisa mendapat penginapan dan makan gratis, bukan? Kapan lagi kamu dapat travelling gratis seperti ini?

6. Buat persembahan maha karya ketika wisuda kelak

Tentunya kamu tidak ingin menyandang predikat mahasiswa atau pelajar selamanya, bukan? Kamu juga ingin melewati fase ini dan berlanjut ke fase dunia kerja. Dan ketika kamu sudah tamat atau wisuda, tidak ada salahnya kamu memberikan sedikit kenangan buat teman-teman kos dan pemilik kos-mu. Kenangan itu bisa dalam bentuk video slide dari kumpulan foto-foto penghuni kos selama “bersarang” di kosan. 

Kemudian kamu aplot di youtube dan bagikan link-nya ke akun sosial media masing-masing. Selain itu, sebuah bingkisan untuk pemilik kos wajib kamu berikan. Kamu bisa memberikannya sepasang piyama atau gaun pesta bagi Ibu kos, dan arloji atau sarung buat pemilik kos laki-laki. Sangat ramah dikantong, tapi ini akan berkesan bagi mereka ketika melepasmu keluar dari dunia perantauan.

Sekian 6 tips yang Membuat Kehidupan Kos Kosan-mu Jauh Lebih Berkesan. 6 tips ini perlu kamu coba bila ingin kehidupan mu di negerii orang bisa lebih berwarna dan selalu kamu kenang bila kamu sudah mendapatkan pekerjaan atau berumah tangga kelak!

G+