lomba blog traveloka

Tips Berkendara Bagi Pelajar dan Mahasiswa

Tips Berkendara dan Mengemudi Aman Pelajar Mahasiswa - Bagi kalian yang masih sekolah, membawa kendaraan pribadi memang tidak dianjurkan. Selain belum memiliki lisensi mengemudi berkendara, murid pelajar dinilai lebih rentan dan rawan terhadap faktor kecelakaan di jalan raya.

tips berkendara pelajar mahasiswa

Kaum muda dengan rentang usia antara 15-24 tahun seharusnya memperoleh edukasi terkait cara berkendara yang aman saat berlalulintas karena mereka telah menyumbang sepertiga dari jumlah kecelakaan di Indonesia.

Menurut data Kepolisian tahun lalu, terdapat total 108.374 kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia mencapai 25.859 jiwa, atau sekira 70–71 orang tewas per hari, atau 3-4 kasus kematian per jam akibat kecelakaan lalulintas

Sementara sekitar 8.700 kejadian diantaranya melibatkan para pengendara yang tidak memiliki lisensi mengemudi, sehingga diperlukan cara untuk menanamkan pentingnya berkendara yang aman dan bertanggung jawab bagi para pelajar dan mahasiswa.

Anak Muda baik itu pelajar, murid, siswa dan mahasiswa cenderung memiliki darah muda dan sering kurang tertib lalu lintas saat berkendara. Hal ini dinilai sebagai bentuk apresiasi jiwa muda yang tidak positif, seperti balap liar, begal dan aktifitas negatif lainnya yang sering menggangu ketertiban berlalu lintas.

Banyaknya kasus kecelakaan lalulintas yang berawal dari pelanggaran, membuat Michelin Indonesia kembali menggelar Michelin Safety Academy (MSA) keempat yang bertujuan mengedukasi pengemudi berusia muda agar memahami cara berkendara aman.

Pengendara pemula rentan terlibat dalam pelanggaran lalulintas dan kecelakaan lalulintas jika mereka tidak diperkenalkan bagaimana etika berkendara yang baik dan benar, atau mereka tidak memahami peraturan lalu lintas.

Michelin Indonesia sangat mendukung program kemitraan Korlantas bersama Michelin dalam upaya menekan jumlah angka pelanggaran lalu lintas dan menekan jumlah angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya, terutama yang melibatkan pengendara pemula dan pelajar SMA. Untuk yahun ini, Michelin Indonesia memperluas cakupan area pelatihan dengan menjangkau 400 orang siswa-siswi dari 10 sekolah di berbagai daerah, atau hampir dua kali dari jumlah peserta tahun lalu.

Michelin Safety Academy juga didukung oleh Federasi Otomotif Internasional (FIA) yang di Indonesia diwakili Ikatan Motor Indonesia (IMI). Para peserta akan memperolah informasi mengenai persiapan dasar yang rutin dilakukan sebelum berkendara seperti pengecekan tekanan angin pada ban serta informasi mengenai perlengkapan berkendara yang aman.

Pentingnya Lisensi Mengemudi alias SIM

Program edukasi ini akan diadakan dengan menghadirkan para instruktur dari IMI yang akan melatih para murid serta mendemonstrasikan teknik pengereman dan cara berbelok di tikungan tajam dengan benar dan aman.

Michelin Safety Academy merupakan perwujudan fokus perusahaan di Indonesia yaitu Perfection in Safety yang berdasarkan kepada tiga pilar, keamanan melalui pemberian edukasi yang berkelanjutan mengenai berkendara yang aman, inovasi produk dan pelayanan serta dukungan purna jual yang prima.

Para murid berkesempatan menimba ilmu dari pebalap, serta pengulas otomotif yang bertindak sebagai pelatih yang akan membagi tips berkendara aman, persiapan rutin dan pengalaman pribadi yang tidak mengenakkan saat berkendara.

Kehadiran para pelatih dari kalangan profesional akan dapat menginspirasi para murid dengan cara yang lebih personal. Setelah pelatihan, para murid berkesempatan mendapatkan SIM A dan C dengan mengikuti ujian resmi di kantor polisi satlantas terdekat.

Sumber : otomotif.antaranews.com

G+

0 Response to "Tips Berkendara Bagi Pelajar dan Mahasiswa"

Post a Comment