lomba blog traveloka

Makalah Hubungan Public Relation dengan Pihak Internal

Hubungan Public Relation dengan Pihak Internal

MAKALAH ILMU KOMUNIKASI HUBUNGAN PUBLIC RELATION (RELASI PUBLIK) DENGAN PIHAK INTERNAL

FAKULTAS DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI

BAB I PENDAHULUAN

Latar Belakang

Public relations sebagai usaha yang direncanakan secara terus-menerus dengan sengaja, guna membangun dan mempertahankan pengertian timbal-balik antara organisasi dan masyarakat. Pengertian timbal-balik itu menuntut penghargaan terhadap kekuatan dan kelemahan, peluang, sasaran dan pengakuan atau penerimaan terhadap kebutuhan setiap kelompok yang mempunyai kepentingan di dalamnya.

Sedangkan proses komunikasi dalam public relations adalah proses dari kedua belah pihak yang membutuhkan perhatian lewat mata, telinga, dan mulut. Usaha ini harus disadari secara penuh, ditentukan secara selektif, dan dilakukan secara bertahap dari waktu ke waktu.

Sasaran utama dari public relations modern ini disebut public, yaitu sekelompok orang baik dalam satu wilayah maupun yang tersebar, namun mempunyai satu kepentingan atau masalah yang sama dengan memerlukan penyelesaian. Dua macam public ini yakni sebagai berikut:

1. Internal public, yang terdiri dari orang-orang yang berada dalam lingkungan organisasi atau Badan Usaha.
2. External public, yaitu orang-orang atau kelompok-kelompok orang yang berada diluar organisasi, namun mempunyai kepentingan dan masalah dalam hubungannya dengan organisasi tersebut.

Rumusan Masalah

1. Bagaimana hubungan Public Relation (Relasi Publik) dengan pihak internal?
2. Bagaimana Publik internal dan bentuk hubungan internal perusahaan?
3. Apa saja hubungan Public Relation (Relasi Publik) dengan pihak eksternal?
4. Apa saja kegiatan hubungan eksternal?

Tujuan Masalah

1.Untuk mengetahui bagaimana hubungan Public Relation (Relasi Publik) dengan pihak internal
2. Untuk mengetahui bagaimana Public internal dan bentuk hubungan internal perusahaan
3. Untuk mengetahui hubungan Public Relation (Relasi Publik) dengan pihak eksternal
4. Untuk mengetahui kegiatan hubungan eksternaL

BAB II PEMBAHASAN

Hubungan PR dengan pihak internal

Hubungan terpenting dalam perusahaan atau organisasi adalah karyawan atau staff disemua level. Hubungannya dengan kegiatan internal public relations merupakan kegiatan yang ditujukan untuk publik internal organisasi atau perusahaan.

Internal publik yaitu publik yang berada didalam organisasi atau perusahaan seperti supervisor, karyawan pelaksana, manajer, pemegang saham dan direks perusahaan.

Melalui kegiatan internal public relations diharapakan dapat memenuhi kebutuhan dan kepentingan publik internal dari organisasi atau perusahaan. Dengan hubungan yang harmonis antara pihak-pihak yang terkait dalam perusahaan maka akan tercipta iklim kerja yang baik. Dengan begitu kegiatan operasional perusahaan akan berjalan dengan lancar. Kegiatan hubungan internal yang dilakukan oleh seorang public relations officers atau hubungan yang dijalin melibatkan bebrapa aspek, antara lain:

a. Hubungan dengan karyawan ( employee relations)

Seorang public relations harus mampu berkomunikasi dengan segala lapisan karyawan baik secara formal maupun informal untuk mengetahui kritik dan saran mereka sehingga bisa dijadikan bahan pertimbangan dalam pengambilam kebijakan dalam orgnisasi atau perusahaan. Sebuah strategi komunikasi yang dirancang dan dijalankan dengan baik akan memotivasi karyawan perusahaan. Kehidupan karyawan didalam organisasi harus dibina dengan baik.

Tujuannya supaya lahir mental dan sikap loyal yang tinggi, rasa memiliki yang kuat, setia kawan, memiliki etos kerja dan disiplin. Tujuan utamanya adalah menciptakan kebersamaan diantara karyawan, baik pemimpin maupun yang kedudukannya lebih rendah. Seorang public relations harus mampu menjembatani komunikasi antara pemimpin dan karyawan.

Hubungan kerja sehari-hari melibatkan banyak kontak, tetapi komunikasi karyawan yang efektif akan berkembang dalam iklim yang jujur dan dapat dipercaya. Karena dengan diadakan program employee relations diharapakan akan menimbulkan hasil yang positif yaitu karyawan merasa dihargai dan diperhatiakan oleh pimpinan perusahaan.

b. Hubungan dengan pemegang saham ( stockholder relations)

Seorang public relation juga harus mampu membina hubungan yang baik dengan pemegang saham, serta mampu mengkomunikasikan apa yang terjadi dalam organisasi atau perusahaan. Hubungan harmonis antara organisasi dengan pemegang saham bertujuan untuk memupuk kepercayaan. Karena sebagai penyandang dana, mereka harus selalu tahu perkembangan perusahaan secara transparan agar dapat meningkatkan kepercayaan mereka terhadap perusahaan.

Public internal dan bentuk hubungan internal perusahaan

Dengan adanya public internal dalam lingkup kegiatan public relations tersebut memberikan konsekuensi pada berbagai hubungan bagi masing-masing public internal. Sifat hubungannya disebut hubungan intenal ( internal relations). Beberapa bentuk hubungan internal dalam perusahaan:

Public manajer (manager public)

Memelihara hubungan baik dengan para manajer di lingkungan perusahaan. Manajer adalah orang-orang yang dapat mengabdikan dirinya bagi kepentingan perusahaan melalui kemampuannya dalam mengelola perusahaan agar dapat menghasilkan keuntungan sesuai dengan tujuan perusahaan. Untuk konsekuensi ini, maka dapat dilakukan berbagai kegiatan untuk melakukan hubungan baik dengan para manajer, diantaranya:

• Memberlakukan adanya uang tunjangan jabatan
• Uang resiko jabatan
• Kegiatan coffe morning diantara para manajer dalam rangka membina hubungan dan bahkan memungkinkan adanya keluaran ide kebijakan bagi perusahaanya.
• Koordinasi kerja antar bagian
• Jika memungkinkan menyediakan alat transportasi bagi kepentingan dinas
• Rumah dinas

Publik pegawai (Employee Public)

Employee public adalah salah satu internal public yang dijadikan salah satu sasaran dari kegiatan public relations didalam usaha untuk mencapai tujuan organisasi.mereka merupakan suatu potensi yang sangat berarti dalam organisasi, potensi mana yang dapat dikembangkan lebih baik dari sebelumnya. Onong Uchyana Effendi menyatakan bahwa “ kegiatan untuk menciptakan hubungan baik dengan para pegawai dapat dilakukan melalui:

• Penghargaan atas hasil krja
• Penyaluran perusahaan.
• Upah yang cukup
• Perlakuan yang adil
• Ketenaga kerja
• Perasaan diakui

Public Buruh (labour public)

Kegiatan Public Relation (Relasi Publik) dalam rangka memelihara hubungan antara pimpinan dengan serikat buruh dalam perusahaan dan turut menyelesaikan masalah-masalah yang timbul antara keduanya, disinilah letak peranan public relations dimana ia harus mengadakan tindakan-tindakan preventif mencegah timbulnya kesulitan-kesulitan. Dengan demikian public relations berarti turut juga melancarkan hubungan yang harmonis antara kedua belah pihak. Diantaranya sebagai berikut:

• Menyelesaikan kasus tentang ada rasa permusuhan terhadap pimpinan dan sebagainya
• Tuntutan kenaikan upah sampai terjadinya mogok kerja
• Kasus PHK

Public pemegang saham (stockholder public)

Kegiatan Public Relation (Relasi Publik) dalam rangka memelihara hubungan dengan para pemegang saham. Ini sangat penting sebab besar kecilnya modal menentukan besar kecilnya perusahaan, sehingga hubungan dengan stockholder ini tidak boleh dikesampingkan oleh pihak perusahaan. Usaha membina hubungan dengan stockholder tidak lain adalah untuk tujuan memajukan perusahaan.
Komunikasi dengan mereka dapat dilakukan diantaranya dengan cara berikut:

• Menyatakan selamat kepada pemegang saham yang baru, komunikasi seperti ini akan menimbukan kesan baik, pemegang saham merasa dihargai dan dihormati.
• Memberikan laporan, laporan mengenai perkembangan perusahaan, dimana ini juga menanamkan kepercayaan pemegang saham kepada perusahaan.
• Mengadakan pertemuan, misalnya membahas tentang penjualan saham baru dan lain sebagainya

Contoh public internlal dalam suatu perusahaan

• Pimpinan : memegang kendali agar perusahaan agar tetap kokoh
• Pemegang saham : membantu pimpinan dalam mengendalikan perusahaan.
• Karyawan : ikut serta dalam mengendalikan perusahaan
• Peralatan perusahaan : kalau tidak ada alat maka tidak bisa memproduksi produk
• Produk : merupakan bagian internal terpenting dalam suatu perusahaan
• Gaji

Hubungan Public Relation (Relasi Publik) dengan pihak eksternal

External relations (hubungan eksternal) adalah kegiatan PR yang melakukan hubungan dengan publik eksternal sebuah organisasi atau perusahaan, seperti pers, komunitas, pendidik, dan para pemuka pendapat. Ketika melakukan hubungan eksternal, seorang PR harus bisa menyerap aspirasi publik eksternal dari organisasi atau perusahaan.

Tindakan-tindakan yang harus dilakukan oleh public relations eksternal yakni sebagai berikut:

• Mengadakan koreksi dan saran kepada pimpinan perusahaan, terutama kegiatan yang mendapat sorotan atau kritikan publik.
• Mempersiapkan bahan-bahan penerangan dan penjelasan yang juur dan objektif agar publik tetap memperoleh kejelasan tentang segala aktivitas dan perkembangan perusahaan.
• Ikut membantu pimpinan dalam hal menyusun atau memperbaiki formasi staf kearah yang efektif.
• Mengadakan penyelidikan atau penelitian tentang kebutuhan, kepentingan dan selera publik akan barang-barang yang dihasilkan perusahaan.

Kegiatan hubungan eksternal

Dilakukan oleh seorang public relations officer atau hubungan antara organisasi dengan publiknya yang berada diluar organisasi, yakni sebagai berikut:

a. Hubungan dengan masyarakat sekitar (Community relations)

Membina hubungan dengan masyarakat sekitar merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap lingkungan disekitar perusahaan. Menjaga hubungan dengan komunitas masyarakat dimana organisasi berada. Misalnya memberikan bantuan untuk kepentingan umum berupa sarana dan prasarana lingkungan.

b. Hubungan dengan Pelanggan (Costumer relations)

Menjaga hubungan baik dengan pelanggan sangat penting dalam tujuan organisasi. Menjaga dan mempertahankan kepercayaan pelanggan sekaligus menganalisis perubahan sikap adalah tugas krusial yang dilakukanpraktisi PR. Menurut Seitel tujuan pelanggan ini diantaranya:

• Mempertahankan pelanggan lama, dan menarik pelanggan baru
• Memasarkan dan memperkenalkan produk atau jasa baru
• Memudahkan penanganan keluhan pelanggan
• Mengurangi biaya

c. Hubungan Media Massa dan Pers ( Media and Press Relations)

Dengan terjalinnya hubungan baik terhadap media dan pers, perusahaan atau organisasi bisa mengontrol, mencegah, dan meminimalisir pemberitaan-pemberitaan negatif atau tentang perusahaan di media massa

d. Hubungan dengan pihak pemerinthan (goverment relations)

Kebeardaan organisasi tidak akan lepas dari interaksi dengan pemerintahan. Hubungan komunikasi yang baik dengan pemerintah memudahkan organisasi menyelesaikan berbagai kepentingan. Misalnya, hubungan ketaatan membayar pajak, aspek keamanan dan sebagainya.

e. Hubungan dengan umum ( general relations)

Mengatur dan membina hubungan baik dengan publik umum sehingga produk atau jasa dari perusahaan dapat menjadi perhatian dan selanjutnya publik umum ini dapat menjadi konsumen atau pelanggan.

f. Hubungan dengan bidang pendidikan (Educational relations)

Kegiatan PR dalam rangka mengatur dan membina hubungan baik dengan lembaga-lembaga pendidikan. Diantaranya sebagai berikut:
• Memberikan sumbangan dana untuk pendidikan
• Pemberian beasiswa salah satu bentuk nyata

g. Hubungan dengan lembaga Perbankan (Bangking relations)

Sebuah fenomena keniscayaan, baik sebagai tempat penyimpanan aset finansial maupun sebagai rekan pendanaan.

h. Market relations

Pasar adalah suatu lembaga yang memungkinkan pembeli dan penjual berinteraksi dan terlibat dalam pertukaran. Oleh sebab itu, konsep PR untuk menjaga kepercayaan menjadi sangat penting.

i. Distributor relations

Peran distributor sangat penting untuk organisasi atau perusahaan yang menjual produk. Hubungan harmonis selalu dijaga dan ciptakan rasa saling percaya, menghargai dan menguntungkan. Contoh Eksternal public

• Masyarakat
• Konsumen : pemakai produk dari suarau perusahaan
• Internet
• Media
• Pasar
• Bank
• Transportasi
• Cuaca

BAB III PENUTUP

Kesimpulan

Secara umum dapat kita simpulkan bahwa kegiatan humas internal merupakan kegiatan yang ditujukan untuk publik internal organisasi atau perusahaan. Sedaangkan humas eksternal adalah sebalikya yakni kegiatan yang ditujukan untuk publik diluar organisasi atau perusahaan. Intinya kegiatan-kegiatan tersebut sangatlah bermanfaat bagi perusahaan atau organisasi itu sendiri.

Saran

Penulisan makalah ini memang belum sempurna, tetapi dibutuhkan penyempurnaan bagi siapa saja yang hendak melakukan penulisan ulang dengan tema hubungan publik relation dengan pihak internal.

DAFTAR PUSTAKA

Ardianto, Elvinaro. 2013. Handbook of Public Relations Pengantar Komperhensif. Bandung: PT REMAJA ROSDAKARYA
Cutlip, Scoot M, et al. 2006. Effective Public Relation. Jakarta: KENCANA
Gassing Syarifuddin S, Suryanto. 2016. PUBLIC RELATIONS. Yogyakarta: Penerbit ANDI

Gregory, Anne. 2005. Public Relation dalam Praktik. Jakarta: Erlangga
Soemirat, sholeh, Elvinard Ardianto. 2002. Dasar-dasar Public Relations, Bandung: PT REMAJA ROSDAKARYA


G+

0 Response to "Makalah Hubungan Public Relation dengan Pihak Internal"

Post a Comment