Makalah Dasar Biologi Umum

Makalah Dasar Biologi Umum

Makalah Biologi

Makalah Dasar Biologi Umum

Bab 1. Pendahuluan

Latar Belakang

Apakah Biologi itu? Biologi adalah ilmu tentang makhluk hidup beserta lingkungannya. Biologi memiliki cabang-cabang tersendiri yang mempelajari lebih spesifik lagi tentang makhluk hidup. Apa manfaat dari mempelajari Biologi ini? Banyak sekali manfaat yang didapatkan. Selain manfaat, dampak dari perkembangan Biologi bagi kehidupan manusia dan alam sekitarnya memiliki nilai positif dan nilai negatifnya.

Dari uraian tersebut, ruang lingkup Biologi dapat dikatakan cukup luas. Menarik, bukan? Anda tentu telah mengetahui bahwa Biologi adalah cabang IPA yang khusus mempelajari makhluk hidup dan gejala kehidupannya. Kajian atau bahasan dalam Biologi sangatlah luas, meliputi seluruh makhluk hidup, baik yang uniseluler maupun yang multiseluler, baik yang hidup di darat, di laut, di udara, maupun di dalam tanah.

Singkatnya segala sesuatu yang memiliki “hidup” menjadi bahan kajian biologi. Objek atau kajian dalam biologi yang sangat luas atau beragam itu kini telah dikelompokkan atau diklasifikasikan oleh para ahli Biologi menjadi 5 Kingdom (Animalia, Plantae, Fungi, Protista, dan Monera).

Selain kelima kingdom tersebut ada satu objek lain yang juga dikaji dalam Biologi, yaitu Virus. Virus dipisahkan dari kelima kingdom karena tubuh virus tidak tersusun oleh sel melainkan oleh asam nukleat yang diselubungi protein dan belum merupakan sel. Sedangkan kelima kingdom tubuhnya sudah berupa sel (bagi organisme uniseluler) ataupun tersusun atas banyak sel (bagi organisme multiseluler).

Kelima kingdom diklasifikasikan berdasarkan karakteristik yang khas dari masing-masing organisme-organisme yang menyusunnya. Pengelompokkan ini sesuai dengan sistem klasifikasi yang dikemukakan oleh Robert H. B. Whittaker pada tahun 1969.

Bahkan dalam perkembangan terakhir, dunia makhluk hidup diklasifikasikan menjadi 6 kingdom (kerajaan) yaitu: Plantae, Animalium, Fungi, Protista, Archaebacteria, dan Eubacteria. Objek-objek kajian tersebut selanjutnya semakin berkembang seiring dengan kemajuan IPTEK, sehingga kajian masing-masing objek semakin kompleks atau rumit.

Untuk memudahkan mempelajari tema tersebut ataupun melandasi suatu penelitian, objek-objek tersebut dipilah-pilah menurut tingkatan-tingkatan yaitu mulai dari tingkatan molekuler, sel, jaringan, organ, individu, populasi, komunitas, ekosistem, hingga tingkatan bioma, dimana antar tingkatan tersebut saling berhubungan.

Rumusan Masalah 

1. Apa yang dimaksud dengan ruang lingkup biologi?
2. Bagaimana cara bersikap ilmiah?
3. Apa saja tingkatan organisme makhluk hidup?
4. Bagaimana cara mengelompokkan makhluk hidup?

Tujuan Penulisan Makalah

1. Meningkatkan hasil belajar mengenai ruanglingkup biologi.
2. Mempermudah mahasiswa untuk mempelajari ruang lingkup biologi.
3. Mahasiswa diharap dapat mendeskripsikan objek-objek dan persoalan biologi pada tingkat molekul, sel, jarinagan, organ, system organ, individu, populasi, ekosiste, dan bioma.
4. Menumbuhkan sikap ilmiah pada mahasiswa.
5. Mempermudah mahasiswa dalam mengelompokkan makhluk hidup persamaan ciri maupun perbedaan yang dapat diamati.
6. Mahasiswa dapat mengklasifikasiakan makhluk hidup kedalam eubateria, archaebac- teria, protista, fungi, plantae, animalia.

Bab II. Pembahasan

Karakteristik Ilmu Biologi 

Perkembangan ilmu pengetahuan khususnya ilmu pengetahuan alam (IPA) telah mengubah sejarah kehidupan manusia. Perkembangan itu semakin pesat setelah diketemukannya komputer yang dapat membantu manusia dalam merancang dan menganalisis hasil-hasil penelitian. Di dunia kedokteran telah ditemukan berbagai teknik bedah, transplantasi organ, terapi genetik, bayi tabung, serta obat-obatan penyembuh berbagai penyakit. Itu semua berkat perkembangan IPA.

Ilmu pengetahuan alam adalah ilmu yang mempelajari gejala-gejala alam dan ingin memahami alam apa adanya. 1.1.Karkteristik Biologi sebagai ilmu (Sains) Ilmu pengetahuan berkembang karena hakikat manusia yang serba ingin tahu. Mengembangkan ilmu pengetahuan tidak harus berawal dari nol, melainkan bisa dari hasil penelitian orang lain asal sesuai dengan karakteristik sains itu sendiri. Biologi bagian dari sains yang memiliki karakteristik yang sama dengan ilmu sains lainnya.

Adapun karakteristik ilmu pengetahuan alam termasuk biologi (SAINS/IPA) yaitu:
1. Obyek kajian berupa benda konkret dan dapat ditangkap indera.
2. Dikembangkan berdasarkan pengalaman empiris (pengalaman nyata).
3. Memiliki langkah-langkah sistematis yang bersifat baku Menggunakan cara berfikir logis, yang bersifat deduktif artinya berfikir dengan menarik kesimpulan dari hal-hal yang khusus menjadi ketentuan yang berlaku umum.

Bersifat deduktif artinya berfikir dengan menarik kesimpulan dari hal-hal yang umum menjadi ketentuan khusus.Hasilnya bersifat obyektif atau apa adanya, terhindar dari kepentingan pelaku (subyektif). Hasil berupa hukum-hukum yang berlaku umum, dimanapun diberlakukan.

Ruang lingkup biologi 

Berdasarkan struktur keilmuan menurut BSCS (Biological Science Curricullum Study, Mayer 1980) bahwa ruang lingkup biologi meliputi obyek biologi berupa kingdom (plantae, animalia, protista, fungi, archebacteria, eubacteria).

Ditinjau dari tingkat molekul (virus) - sel (protozoa, bakteri dan tumbuhan unisel) - jaringan (porifera & coelenterata) - organ (hati, ginjal, dll) - sistem organ (sistem sirkulasi, sistem transportasi, dll) - individu (manusia) – populasi (kumpulan individu yang sama di daerah yang sama) – komunitas (kumpulan beberapa populasi) – ekosistem (kumpulan beberapa komunitas) – biosfer (kumpulan bebrapa ekosistem).

Adapun persoalan yang dikaji meliputi 9 tema dasar yaitu;
a. Biologi (sains) sebagai proses inkuiri
b. Sejarah konsep biologi
c. Evolusi
d. Keanekaragaman dan keseragaman
e. Genetika dan kelangsungan hidup
f. Organisme dan lingkungan
g. Perilaku
h. Struktur dan fungsi
i. Regulasi Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, obyek biologi juga terus berkembang.

Dampak mempelajari biologi 

Peran biologi dalam kehidupan memberikan dampak negatif dan dampak positif.

1. Dampak positif atau manfaatnya yaitu:

a. Manusia sadar terhadap hidup dan kehidupan dalam lingkunga.
b. Diciptakan bibit unggul yang ramah lingkungan.
c. Pemanfaatan mikroorganisme dalam segala bidang.

2. Dampak negatif yang ditimbulkan yaitu:

a. Mengeksploitasi SDA dengan sembarangan.
b. Penggunaan bibit unggul dan pestisida berlebihan yang akan berdampak pada biodeversitas.
c. Penggunaan senjata biologi yang mematikan, yang akan merusak lingkungan biotik maupun abiotik.

Oleh karena itu kemajuan biologi yang demikian pesatnya harus diimbangi dengan iman dan takwa, sehingga pemanfaatan lebih optimal dan meminimalkan dampak negatif yang ada.

1.4. Metode ilmiah Biologi merupakan cabang sains yang mempelajari berbagai permasalahan makhluk hidup, dan untuk mempelajari melalui proses dan sikap ilmiah ini sebagai konsekuensi biologi. Dengan menggunakan proses dan sikap ilmiah akan memperoleh produk ilmiah.

Dalam mempelajari sains terdiri dari 3 komponen yaitu:
1. Sikap ilmiah Merupakan sikap yang harus dimiliki untuk berlaku obbyektif dan jujur saatmengumpulkandanmenganalisadata.
2. Proses ilmiah Merupakan perangkat ketrampilan kompleks yang digunakan dalam melakukan kerja ilmiah. Proses ilmiah dapat dilakukan dengan pendekatan ketrampilan proses dapat diklasifikasikan menjadi dua yaitu:

1) Ketrampilan proses sains dasar, meliputi:
a) Mengobservasi Mencari gambaran atau informasi tentang objek penelitian melalui indera. Dalam biologi hasil observasi seringkali dibuat dalam bentuk gambar (misal gambar dunia dll), bagan (missal bagan siklus hidup kupu-kupu), tabel (misal tabel pertumbuhan penduduk suatu wilayah), grafik (misal grafik hubungan antara tabel pertumbuhan kecambah), dan tulisan.
b) Menggolongkan Untuk mempermudah dalam mengidentifikasi suatu permasalahan.
c) Menafsirkan Memberikan arti sesuatu fenomena atau kejadian berdasarkan atas kejadian lainnya.
d) Mempraktikkan atau meramalkan Memperkirakan kejadian berdasarkan kejadian sebelumnya serta hukum-hukum yang berlaku Prakiraan dibedakan menjadi dua macam yaitu prakiraan intrapolasi yaitu prakiraan berdasarkan pada data yang telah terjadi. kedua prakiraan ekstrapolasi yaitu prakiraan berdasarkan logika di luar data yang terjadi.
e) Mengajukan pertanyaan Berupa pertanyaan bagaimana, karena pertanyaan ini menuntut jawaban yang diperoleh dengan proses.

2) Ketrampilan proses sains terpadu, yang terdiri dari:
a) Mengidentifikasi variable.
b) Menyusun tabel data.
c) Menyusun grafik.
d) Mendeskripsikan hubungan antar variable.
e) Perolehan data dan pemrosesan data.
f) Menganalisia penyelidikan.
g) Merumuskan hipotesis.
h) Mendefinisikan variabel secara operasional.
i) Melakukan eksperimen.
j) Inferens

3) Langkah sistematis dalam proses ilmiah/metode ilmiah meliputi: Merumuskan masalah.Ada tiga cara dalam merumuskan permasalahan yaitu:
a. Apakah variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat objek eksperimen?
b. Bagaimana pengeruh variabel bebas terhadap variabel terikat objek eksperimen?
c. Apakah ada hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat objek eksperimen? Menyusun kerangka berfikir Kerangka berfikir dicari melalui kepustakaan atau fakta empiris.

Merumuskan hipotesis Hipotesis merupakan suatu dugaan yang merupakan jawaban sementara terhadap masalah sebelum dibuktikan. Ada 2 macam hipotesis dalam eksperimen yaitu:
a. Hipotesis nol (H0) : tidak ada pengnaruh dari variabel bebas terhadap variabel terikat
b. Hipotesis alternatif (H1) : ada pengaruh dari variabel bebas terhadap variabel terikat

Melakukan eksperimen Untuk mendukung atau menyangkal hipotesa itu perlu dibuktikan melalui eksperimen. Dalam melakukan eksperimen melalui tahapan-tahapan sebagai berikut:
a. Taraf perlakuan
b. Pengendalian faktor lain
c. Ulangan
d. Pengukuran Analisis data Analisa data dapat menggunakan statistik atau secara deskriptif.
Menarik kesimpulan Ada dua kemungkinan dalam kesimpulan yaitu hipotesis diterima (dugaan sementara sesuai dengan eksperimen) atau ditolak (dugaan sementara tidak sesuai dengan eksperimen). Publikasi Hasil penelitian di publikasikan ke kalayak melalui jurnal penelitian, seminar atau lewat internet.

Kunjungi juga :

Makalah Pendidikan : Matematika
Makalah Pendidikan : Fisika
Makalah Pendidikan : Kimia
Makalah Pendidikan : Ekonomi

Bab III. Penutup

Kesimpulan

1. Biologi bagian dari sains yang memiliki karakteristik yang sama dengan ilmu sains lainnya.
2. Berdasarkan struktur keilmuan menurut BSCS (Biological Science Curricullum Study, Mayer 1980) bahwa ruang lingkup biologi meliputi obyek biologi berupa kingdom (plantae, animalia, protista, fungi, archebacteria, eubacteria).
3. Peran biologi dalam kehidupan memberikan dampak negatif dan dampak positif.
4. Cara mengelompokkan makhluk hidup menurut ilmu taksonomi adalah dengan membentuk takson. Takson adalah kelompok makhluk hidup yang anggotanya memiliki banyak persamaan ciri.
5. Dalam tingkat molekuler, atom-atom berikatan membentuk molekul. Molekul-molekul tersebut akan menyusun organel-organel sel.
6. Sel merupakan unit struktural dan fungsional terkecil dari makhluk hidup.
7. Jaringan merupakan kumpulan sel yang memiliki bentuk, susunan, dan fungsi sama.
8. Organ merupakan kumpulan beberapa jaringan yang berbeda untuk melakukan suatu pekerjaan yang sama. Suatu organ memiliki tugas untuk menjalankan fungsinya. Organ terdiri atas beberapa jaringan yang berbeda.
9. Individu merupakan organisme yang tersusun oleh kumpulan sistem organ. Kumpulan sistem organ tersebut membentuk individu.
10. Populasi sendiri merupakan kelompok yang terdiri atas psesies sejenis atau sama dan mendiami suatu habitat.
11. Komunitas merupakan sekelompok populasi yang hidup dalam suatu daerah dan menempati lingkungan yang sama.
12. Ekosistem merupakan beberapa macam populasi yang berinteraksi dengan lingkungannya tempat mereka hidup baik dengan komponen biotik maupun komponen abiotiknya.
13. Bioma merupakan organisasi kehidupan yang cukup beragam, khususnya jenis makhluk hidup di dalamnya.

Daftar Pustaka

Amien, Moh. Dkk. 1995. Biologi 2 untuk SMU Kelas 2. Jakarta : Balai Pustaka. Maryati, Sri. dkk. 2007. Biologi SMA Kelas XII . Jakarta : Erlangga. Pratiwi, D.A. dkk. 2000. Buku Penuntun Biologi. Jakarta : Erlangga.