Makalah Analisa Instrumen Kimia Spektrofotometer Nuclear Magnetic Resonance NMR

Makalah Analisa Instrumen Kimia Spektrofotometer Nuclear Magnetic Resonance NMR

Nuclear Magnetic Resonance NMR

Makalah Analisa Instrumen Kimia yang dibahas kosngosan kali ini adalah tentang Spektrofotometer Nuclear Magnetic Resonance atau disingkat NMR. Sebelum mendownload makalahnya, ada baiknya kita membahas sekilas mengenai materinya.

Pengertian NMR

Nuclear Magnetic Resonance (NMR) adalah salah satu model telaah termudah yang bisa dimanfaatkan pada kimia modern. NMR digunakan untuk menentukan struktur dari komponen alami dan sintetik yang baru, kemurnian dari komponen, dan arah reaksi kimia. Spektrokopi NMR khususnya digunakan pada studi molekul organik karena biasanya membentuk atom hidrogen dengan jumlah yang sangat besar.

NMR sendiri bisa dimanfaatkan untuk menentukan struktur dari komponen alami dan sintetik yang baru, kemurnian dari komponen, dan arah reaksi kimia dengan hubungan komponen dalam larutan yang dapat mengalami reaksi kimia.

Meskipun banyak jenis nuclei yang berbeda akan menghasilkan spektrum, nuclei hidrogen (H) secara histori adalah salah satu yang paling sering diamati. Spektrokopi NMR khususnya digunakan pada studi molekul organik karena biasanya membentuk atom hidrogen dengan jumlah yang sangat besar.

Struktur kompleks pita-pita dapat mengandung informasi tentang jarak yang memisahkan beberapa atom hidrogen yang melewati ikatan kovalen dan penyusun spasial atom hidrogen yang melekat pada molekul, termasuk struktur dasarnya.

Dengan mendownload makalah ini, kalian akan membahas seputar Apa yang dimaksud dengan spektrofotometer NMR, Apa saja komponen dari instrumen spektrofotometer NMR, Bagaimana prinsip kerja spektrofotometer NMR dan terakhir Bagaimana pengaplikasian spektrofotometer NMR dalam ilmu kimia.

Nucleic magnetic resonance (NMR) atau Resonansi magnetik nuklir sendiri dipublikasikan dan diukur dalam balok molekul dengan Isidor Rabi pada tahun 1938,  dan pada tahun 1944, Om Rabi dianugerahi Hadiah Nobel bidang fisika. Pada tahun 1946, Felix Bloch dan Edward Mills Purcell memperluas Teknik ini untuk digunakan pada cairan dan padatan, dan keduanya pun memperoleh Nobel Fisika pada 1952.

Hebat bukan? Suatu ketika kamu juga akan membagikan ide ide brilianmu kepada dunia dan memperoleh Nobel yang akan mengharumkan nama Indonesia.

Setelah kamu mengklik link download makalah dibawah ini, kamu akan diarahkan pada tab baru berisi halaman safelink. Tunggu lima detik, kemudian click link yang muncul. Kamu akan langsung mendapatkan file DOC nya.

Download Makalah Analisa Instrumen Kimia Spektrofotometer Nuclear Magnetic Resonance NMR

Buka Komentar