Mencontoh Cara Manajemen Keuangan Ala Jepang

Mencontoh Cara Manajemen Keuangan Ala Jepang

Cara Manajemen Keuangan jepang

Bagi kamu yang bersifat boros, hedon dan sering mengeluarkan banyak uang untuk keperluan yang tidak jelas, mulailah mencoba mencari cara untuk mengelola keuangan dan mencontoh cara orang jepang ini dalam mengatur kehidupan finansialnya. Bila kamu penasaran, silahkan ikuti terus pembahasan kosngosan kali ini.

Walaupun konsep manajemen keuangan ini sebetulnya sangat sederhana, namun ia dirancang untuk menghemat sejumlah anggaran yang bisa menyelamatkan kita di akhir bulan (terutama yang punya banyak masalah dalam hal finansial).

Sekarang kita sudah punya tips dan trik perusahaan di Jepang yang baru (dan brilian) yang disebut Kakeibo untuk kita uji dalam kehidupan finansial kita di Indonesia. Seperti apa itu Kakeibo? Istilah yang mungkin masih asing bagi kita, orang indonesia.

Baca juga : manajemen keuangan sektor publik.

Apa itu Kakeibo? Pada dasarnya, istilah Kakeibo adalah kombinasi jurnal dan perencanaan finansial jangka panjang. Untuk setiap bulannya, kita duduk mengambil waktu dan menggunakan pena berserta jurnal seperti Spreadsheet atau Excel dan memberikan pandangan atau pendapat tentang tujuan pembelanjaan dan penghematan kita berdasarkan dengan cara fokus pada empat unsur yang spesifik.

Adapun ke-empat unsur yang dimaksud adalah sebagai berikut :

1. Survival (seperti barang sewa atau barang medis atau belanjaan yang harus kita bayar untuk bertahan hidup, dll)

2. Optional (makan di luar, belanja untuk pakaian baru, dll)

3. Culture (berlangganan tv kabel, tiket film hollywood, mengikuti pagelaran, dll.)

4. Extra (hadiah ulang tahun untuk teman atau perbaikan yang tidak kita harapkan, dll)

Kita juga harus bertanya pada diri sendiri mengenai empat jenis pertanyaan. Setiap bulan, kita perlu menuliskan jawaban seperti ini: "Berapa banyak uang yang kita miliki?" "Berapa banyak uang yang ingin kita simpan?" "Berapa banyak yang sebenarnya harus kita belanjakan?" Dan "Bagaimana kita bisa memperbaiki kondisi keuangan ini?

Mungkin bagi orang-orang, teknik dan cara diatas terlihat konyol. Tapi percayalah itu akan membuat kita menghemat sejumlah anggaran yang ada. Karena seorang blogger keuangan di Jepang mengatakan bahwa teknik atau cara tersebut dapat membantu orang menghemat anggarannya sebanyak 35 persen per bulan. Fantastis bukan?

Pada dasarnya mengelola keuangan sama dengan mengelola diri sendiri. Sebab apabila kita berhasil mengatur pengeluaran dari apa saja yang kita butuhkan, maka tips ini akan bisa dengan mudah diterapkan dalam kehidupan kita. Hanya saja kita masyarakat Indonesia terkesan apatis dan tidak suka dengan hal hal ribet seperti diatas.

Apa yang mimin sampaikan diatas hanyalah teori semata bila tidak diaplikasikan kepada kehidupan sehari hari. Oleh karena itu, diperlukan upaya realisasi yang benar benar diaplikasikan kepada kehidupan nyata kita, agar nantinya bisa mendapatkan kehidupan ekonomi yang lebih baik.

Sekian pembahasan keuangan kita mengenai Cara Manajemen Keuangan Ala Jepang ini. Semoga kita bisa menjadi pribadi yang lebih bijak lagi dalam menggunakan uang. Karena tanpa manajemen yang baik, uang sebanyak apapun pasti. Jangan lupa berkomentar!