Penelitian Hukum Normatif, Kerangka Acuan dan Bahasa Laporan

Penelitian Hukum Normatif, Kerangka Acuan dan Bahasa Laporan

penelitian hukum normatif
Hukum menjadi salah satu aspek terpenting dalam kehidupan manusia zaman ini. Keberadaannya dinilai sebagai suatu alat yang mampu mengatur kehidupan supaya lebih tertib dan adil. Materi mengenai Penelitian Hukum Normatif, Analisa dan Laporannya bisa kamu dapatkan melalui postingan dibawah ini. Kamu dapat menggunakannya sebagai sumber referensi tugas untuk pembuatan makalah maupun presentasi akademik. 

Penelitian merupakan suatu metode ilmiah untuk mengembangkan ilmu pengetahuan serta teknologi. metode penelitian yang diterapkan tersebut haruslah disesuaikan dengan ilmu pengetahuan yang menjadi dasarnya. Nah untuk melakukan penelitian di bidang hukum, maka perlu dilakukan metodologi penelitian khusus hukum. pembahasan kali ini mengenai dasar ilmiah penelitian hukum normatif. silahkan simak pembahasannya di bawah ini.


Bahan dasar yang diteliti


Pada penelitian hukum normatif bahan pustaka adalah data dasar yang dalam penelitian digolongkan sebagai data sekunder. data sekunder tersebut seperti surat surat pribadi, buku harian sampai pada dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Bahan dasar penelitian hukum normatif


Bahan pustaka di bidang hukum ditinjau dari sudut kekuatan mengikatnya dibedakan menjadi tiga golongan yakni Bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Pada penelitian hukum normatif bahan pustaka merupakan data dasar yang digolongkan sebagai data sekunder yang ada dalam keadaan siap terbuat, kan bentuk dan isinya telah disusun peneliti terdahulu serta dapat diperoleh tanpa terikat waktu dan tempat.

Dalam rangka mengadakan penelitian hukum normatif perlu dipertimbangkan keuntungan dan kerugian penggunaan data sekunder belaka.

Penelusuran bahan pustaka


Dalam mencari bahan pustaka peneliti harus mengetahui seluk beluk perpustakaan sebagai tempat berhimpunnya data sekunder. pengetahuan mengenai seluk beluk perpustakaan akan membantu peneliti dalam menghemat waktu tenaga dan biaya.

Langkah-langkah dalam melakukan penelitian kepustakaan :

Langkah pertama peneliti perlu mempelajari ketentuan yang digunakan , dengan mengetahui peraturan itu maka peneliti dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Langkah kedua peneliti harus mengetahui sistem pelayanan perpustakaan yang dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu sistem terbuka dan sistem tertutup.

Langkah ketiga penelitian perlu mengetahui bentuk dan jenis bahan pustaka yang dimiliki oleh perpustakaan. bentuk koleksinya biasanya cukup lengkap bukan hanya buku dan majalah tetapi juga bahan bahan pandang dengar.

Langkah keempat peneliti harus memeriksa bahan pustaka yang diperlukan di dalam koleksi perpustakaan yang bersangkutan hal ini untuk mempergunakan suatu alat penelusuran yang disebut katalog.

Langkah kelima peneliti harus mencari informasi yang diperlukan melalui katalog
langkah ke-6 berkaitan dengan pembuatan catatan. setelah bahan diperoleh peneliti harus membuat catatan mengenai hal yang dianggap penting dan berguna bagi penelitian yang akan dilakukan.

Kerangka acuan untuk menganalisa dalam penelitian hukum normatif


Penelitian terhadap asas hukum

Dalam penelitian hukum normatif terdapat asas hukum yang dilakukan terhadap kaidah hukum yang menjadi patokan berperilaku atau bersikap tidak pantas. Penelitian itu dapat dilakukan terhadap Bahan hukum primer dan sekunder sepanjang bahan tadi mengandung kaidah hukum.

Penelitian terhadap sistematika hukum

Penelitian ini merupakan penelitian khusus terhadap Bahan hukum primer dan sekunder. kerangka acuan yang digunakan merupakan pengertian dasar dalam sistem hukum. kerangka acuan itu dalam penelitian kepustakaan dapat digunakan sebagai kerangka konsepsional apabila masing-masing istilah tersebut dirumuskan cirinya sehingga menjadi pengertian.

Penelitian terhadap taraf sinkronisasi vertikal dan horizontal

Penelitian ini memiliki tujuan mengungkapkan kenyataan sejauh mana perundang-undangan tertentu serasi secara vertikal atau serasi secara horizontal apabila menyangkut perundang-undangan yang sederajat mengenai bidang yang sama.

Perbandingan hukum

Setiap kegiatan ilmiah menerapkan metode perbandingan. Begitu juga dengan penelitian hukum normatif ini. Oleh karena itu seorang peneliti harus mampu mengadakan identifikasi masalah yang akan diteliti. menetapkan satu atau beberapa masalah berarti telah menetapkan metode perbandingan Oleh karena itu didasarkan pada pemilihan yang didasarkan pada perbandingan sehingga masalah dianggap paling penting yang akan diteliti .

Bahasa laporan penelitian hukum normatif


bahasa laporan penelitian hukum

Secara garis besar pemakaian bahasa dibagi menjadi dua yaitu ragam bahasa lisan dan ragam bahasa tulisan. kedua bahasa tersebut digunakan di dalam laporan penelitian. Kelebihan bahasa tulisan adalah pertama lebih mudah ditelusuri kembali. kedua dengan bantuan kemajuan teknik reproduksi laporan dapat diperbanyak dan disebarluaskan. ketiga laporan tertulis dapat menyajikan hal yang rumit dengan jelas dan sistematis. cerita keempat laporan tertulis dapat dipelajari kembali dengan perlahan sesama dan berulang.

Laporan penelitian sebagai laporan ilmiah harus ditulis dalam bahasa baku. bahasa yang dipakai dalam hubungan resmi dengan mengindahkan kaidah yang berlaku. Beberapa aspek yang patut diperhatikan dalam menyusun laporan penelitian adalah :

Ejaan dan tanda baca, merupakan pelambangan fonem dengan huruf. penggunaan ejaan termasuk tanda baca dapat dibantu dengan memanfaatkan buku.

Pilihan kata dan istilah. kosakata merupakan suatu indikator terhadap pengetahuan seseorang. kekayaan kosakata dapat diperoleh melalui pendidikan di lingkungan sekolah maupun pendidikan non formal.

Kalimat efektif.  penyusunan laporan terdiri dari tiga unsur yaitu penyusunan laporan, penerima laporan, dan laporan itu sendiri. laporan dikatakan baik apabila didukung oleh penguasaan bahasa dan kalimat efektif yang baik. pada dasarnya yang disebut kalimat efektif merupakan kalimat yang dapat mewakili gagasan penulis dan pembaca.

Demikian pembahasan mengenai penelitian hukum normatif, Semoga dapat menjadi bahan referensi bagi kalian yang sedang mengerjakan tugas akademik. jika kalian merasa artikel ini bermanfaat silahkan bagikan Link-nya kepada teman atau kerabat kalian. berikan juga pendapat di kotak komentar di bawah ini dan terima kasih telah mengunjungi blog kosngosan.

Buka Komentar