Cara menambah pinjaman hutang di bank untuk modal usaha

Cara menambah pinjaman hutang di bank untuk modal usaha

menambah hutang di bank

Mengelola pinjaman ke bank merupakan salah satu manajemen untuk melunasi hutang. Hutang dijadikan sebagai modal yang banyak dilakukan orang untuk mengembangkan dan memajukan bisnis nya. Pinjaman bank tersebut kemudian dijakan sebagai modal dalam berekspansi dan memperbesar skala usaha sehingga memberikan keuntungan yang lebih besar lagi. Kali ini kosngosan akan memberikan informasi seputar bagaimana cara menambah dan memperpanjang pinjaman hutang di bank. Simak pembahasannya dibawah ini.

Banyak bank lokal yang memberikan bantuan pinjaman berupa modal untuk para pengusaha dalam mengembangkan usaha miliknya. Namun beberapa pengusaha justru memanfaatkan dana tersebut untuk kepentingan pribadi, yang berakibat gagal dalam melunasi hutang.

Hal ini perlu diketahui bahwa ketika kita berurusan dengan pihak perbankan, maka jangan sekali kali melibatkan kepentingan pribadi. Ada resiko besar yang menghadang kita dibelakang bila kita sembarangan mengelola dana yang dipinjamkan oleh pihak bank.

Bank seperti BRI (Bank Rakyat Indonesia) banyak memberikan bantuan pinjaman kepada pelaku UMKM di tanah air. Bahkan tidak jarang banyak orang yang ingin tahu bagaimana cara top up atau perpanjangan pinjaman di salah satu BUMN ini.

Baca juga : Begini cara meminjam Uang di Pegadaian untuk Modal Usaha

Untuk itu perlu mimin sampaikan beberapa persyaratan dan juga prosedur dalam menambah jumlah hutang kepada pihak perbankan ini. Jangan sampai nantinya kita dibuat kelabakan dalam melunasi hutang hutang kita.


Prosedur dan persyaratan menambah hutang di bank



Pertanyaan inti yang mungkin akan kamu sampaikan adalah, "Apakah bisa meminjam Uang Lagi Ke Bank Sementara Hutang Lama Belum Lunas?"

Perlu diketahui bersama ketika kita meminjam dana dari pihak bank, maka tentu diperlukan jaminan. Jaminan ini dapat berbentuk benda tidak bergerak seperti mobil dan benda-benda lain yang bernilai dalam pandangan bank, bisa juga atau lebih disukai berupa benda tidak bergerak seperti tanah dan bangunan.

Dalam peraturan UU nomor 4 tahun 1996 mengenai Hak Tanggungan Atas Tanah Beserta Benda-benda yang Berkaitan dengan Tanah atau lebih dikenal dengan UUHT dinyatakan bahwa suatu objek hak tanggungan bisa dibebankan lebih dari satu peringkat hak tanggungan.

Apa artinya bunyi uu diatas? Itu artinya kamu dapat meminjam uang kembali ke bank dengan jaminan yang sama walau pun hutang yang lama belum sepenuhnya lunas. Hak ini ini dinamakan hak tanggungan peringkat 2 yang notabene bisa ditambah dengan peringkat 3 dan peringkat selanjutnya.

Apa syaratnya?


syarat top up hutang bank


Untuk syarat yang pasti adalah kamu bisa mendapatkan hutang lagi dengan jaminan yang sama apabila pihak bank menyetujuinya. Ya, pihak bank dalam artian bisa percaya akan kemampuan mu dalam membayar hutang itu lagi, meskipun ditambah jumlahnya.

Bank akan memberikan persetujuan berdasarkan appraisal nilai jaminan, apakah nilai jaminan ini masih layak untuk ditambah atau tidak. Logikanya kamu tidak akan bisa menambah hutang 50 juta lagi apabila jaminanmu hanya BPKB motor bukan?

Satu lagi yang menjadi poin pentingya adalah riwayat pembayaran mu terhadap hutang peringkat 1 (hutang sebelumnya) jika riwayat pembayaran mu memiliki track record yang bagus dan lancar, maka besar kemungkinan kamu tidak akan kesulitan dalam menambah pinjaman untuk menambah modal usaha lagi.

Baca lainnya : Cara Meminjam Uang di PNM Untuk Modal Usaha

Sekian pembahasan dan analisa bisnis seputar cara menambah dan memperpanjang pinjaman hutang di bank untuk kepentingan modal usaha. Semoga kamu bisa mengembangkan bisnis dan usaha mu menjadi lebih maju lagi. Share dan bagikan tulisan ini kepada teman teman yang lain agar mereka juga bisa mengetahuinya.
Buka Komentar