Contoh dan Cara Pembuatan Operation Process Chart OPC

Operation Process Chart atau yang biasa disingkat OPC merupakan serangkaian langkah yang digambarkan kedalam suatu bentuk diagram proses mengenai suatu proses produksi sampai menjadi komponen utuh yang siap dipakai. Adanya OPC ini akan memudahkan kita dalam memahami alur dan proses terbentuknya suatu barang atau produk.
operation process chart

Contoh opc dalam bidang industri seperti pembuatan sepatu, pakaian, rak sepatu, meja lipat, alat elektronik dan lain lain. Kamu bisa menggunakan OPC ini dalam karya tulis seperti misalnya jurnal, skripsi atau laporan terkait.

Bagaimana cara membuat OPC yang baik dan benar? Kali ini kosngosan akan membahas sedikit mengenai OPC, cara pembuatannya dan juga contoh nya dalam bentuk gambar yang bisa menjadi referensi bagi kalian yang sedang membutuhkannya.

Operation Process Chart ini punya banyak manfaat seperti untuk mengetahui kebutuhan akan mesin dan penganggarannya, memperkirakan kebutuhan akan bahan baku dengan menghitung efisiensi setiap operasi, menentukan tata letak pabrik, sebagai alat untuk menentukan perbaikan cara kerja yang sedang dipakai, dan bisa menjadi alat untuk latihan kerja.

Baca juga : Contoh Aglomerasi Industri, Ekonomi dan Geografi di Indonesia

Setiap pebisnis seharusnya mengetahui pembuatan OPC ini agar bisnis milik nya bisa lebih digali lagi potensinya dan dianalisis menggunakan OPC mengenai seberapa besar efisiensi dan untuk memperbaiki metode kerja para karyawan yang dapat meningkatkan hasil produksi dan penjualan perusahaaan.

Beberapa informasi dalam OPC yang bisa diperoleh, sebagai berikut :

Bahan baku dan bahan penunjang yang dibutuhkan (digambarkan dengan garis panah horizontal)
Operasi yang dibutuhkan setiap komponen bahan baku (digambarkan dalam lingkaran)
Waktu yang dibutuhkan dalam proses
Mesin atau alat yang digunakan dalam operasi

Cara Pembuatan OPC Chart


Dalam pembuatan OPC Chart, maka kita membutuhkan beberapa bahan pembuatan apabila ingin membuat dengan cara manual. Namun bisa juga dibuat menggunakan sofware pengolah gambar, sehingga tidak repot menulis dan menggambar lagi.

Ada beberapa prinsip dasar yang harus kamu ketahui sebelum membuat OPC ini, antara lain :

Sebelah kiri paling atas memberikan informasi nomor peta, nama, kapasitas dan efisiensi
Bagian tengah atas memberikan informasi nama perusahaan, engineering consultant dan operation process chart
Sebelah kanan atas bisa diisi dengan informasi nama instruktur, tanggal dipetakan, dan tanggal pengesahan.
Data yang diproses berada diatas horizontal yang menunjukan data tersebut masuk kedalam proses.
Lambang dibuat dalam arah vertikal, yang menunjukan terjadinya perubahan proses.
Penomoran kegiatan pemeriksaan diberikan tersendiri dan prinsipnya sama dengan penomoran proses operasi.
Produk yang paling baik membutuhkan operasi, harus dipetakan pertama kali, dipetakan dengan garis vertikal disebelah kanan
Setelah semua proses dipetakan, halaman terakhir dibuat ringkasan yang memuat keseluruhan informasi, keseluruhan pemeriksaan, dan waktu keseluruhan yang dibutuhkan dalam pembuatan produk.

konsep opc

Setelah mengetahui beberapa prinsip dasar diatas, kamu bisa memulai membuat OPC berdasarkan data yang diperolah menggunakan software pengolah gambar seperti AutoCad, SolidWorks, Adobe Illustrator, Adobe Photoshop dan Microsoft Visio yang bisa memudahkan mu dalam pembuatan OPC secara efektif dan efisien.

Seperti misalnya kita ingin membuat OPC menggunakan Microsoft Visio, maka langkah yang harus kita lakukan antara lain :

Membuka aplikasinya, pilih New kemudian Basic Flowchart dan pilih kategosi template yang sudah tersedia, yaitu Flowchart dan Pilih create. Kemudian akan muncul layar kerja baru seperti tampilan dibawah ini.

microsoft visio

Untuk menambahkan shape atau bentuk ke dalam diagram OPC, cukup sederhana dengan melakukan drag shape yang kita pilih ke window drawing. Lakukan penambahan shape baru, sehingga diagram kamu sesuai dengan proses produksi nya

Penambahan teks, kamu dapat melakukan klik 1x pada shape yang ingin diberi keterangan, kemudian langsung mengetik dengan keyboard. Selain itu, kamu juga bisa melakukannya dengan me-klik 2x shape, kemudian dilanjutkan dengan mengetikkan keterangan

Untuk menghubungkan chart per chart kamu bisa menggunakan fitur autoconnect dari visio atau bisa menghubungkan secara manual. kamu bisa membuat bagian per bagian sesuai dengan kebutuhanmu setelahnya.

Contoh OPC Chart


Berikut dua contoh opc yang mimin sajikan dalam bentuk gambar, semoga bermanfaat :

contoh opc

contoh opc

Baca juga : Contoh Quality Control QC pada Perusahaan, Langkah dan Tujuannya

Sekianlah pembahasan mengenai Contoh Pembuatan Operation Process Chart OPC kali ini, semoga bisa membantu dan menjadi referensi materi bagi kalian. Jangan lupa bagikan materi ini di media sosial milik mu dan berikan komentar juga.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel