Kesalahan Pola Pikir Kita Tentang Masa Depan Pendidikan

Kesalahan Pola Pikir Kita Tentang Masa Depan Pendidikan

Baca juga :

Ketika kamu sekolah hal apa saja yang menjadi tujuan utamamu dalam belajar dan mendapatkan nilai bagus? Apakah itu masa depan yang sukses, pekerjaan dan karier yang cerah? Tentu saja itu adalah salah satu tujuannya. Ketika kamu akan tamat sma atau smk, tepatnya akan merencanakan sebuah masa depan bukan?

Bagaimana pun, kalian akan diberikan 4 pilihan paling tidak, yaitu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau kuliah, membuka usaha sendiri, bekerja pada orang lain atau menikah. Terdengar simple, namun sulit untuk memilih, apabila kamu memang belum menentukan masa depan mu.

Berbicara pada pilihan pertama, banyak orang yang mengambil kuliah, namun apabila dilihat sepintas, kuliah menjadikan pilihan yang paling benar dari keempat pilihan tersebut, kecuali lulusan SMK yang memang ditujukan untuk memulai usaha atau bisnis tertentu, karena smk memiliki keterampilan saat mereka lulus.

Mengingat banyak dari kalian yang lulusan SMA, maka pastinya kalian akan mempersiapkan diri untuk mencari PTN atau PTS yang cocok kalian rasa demi melanjutkan pendidikan sesuai jurusan yang kalian minati.

Baca juga : 10 Jurusan Kuliah yang Prospektif buat Cewek di Masa Depan

Akan tetapi perlu dicatat, tidak semuanya juga begitu. Kalian yang memilih perkuliahan maka apakah kalian sudah siap dengan pilihan tersebut? apa pilihan jurusan yang akan kalian pilih ? apakah kalian sudah siap untuk menghadapi segala resio perkuliahan seperti nilai E, dosen killer dan kemalasan yang hakiki pada akhir semester?

Tentukan Masa Depan Pendidikanmu dari Sekarang!


Menjadi mahasiswa berarti harus siap untuk datang kekampus karena beberapa mata kuliah yang matahari pun belum terbit, pulang sore atau bahkan malam, karena sesuatu dan lain hal yang tidak diprediksi sebelumnya. Kamu akan sibuk dengan tugas kuliah, yang akan bikin jari kalian keriting karna menulis atau bahkan mengetik.

Pada akhirnya nanti kalian akan merasakan proses mengerjakan skripsi yang penuh dengan revisian, banyak menyita banyak waktu, tenaga dan bahkan uang. Tentunya bagi kalian yang merasa ini adalah tantangan, akan menjalaninya dengan penuh semangat bukan?

Selanjutnya mimin bahas pilihan yang kedua, yaitu apabila kalian hendak berbisnis. Berbisnis bukannya tanpa keahlian dan bermodalkan nekat saja. Ketika merintis bisnis, kalian wajib punya modal, tenaga dan juga waktu yang akan sangat banyak pengalaman, agar tidak mudah ditipu oleh orang orang.

kesalahan pola pikir pendidikan

Pengalaman menjalin relasi dengan orang baru sebagai rekan bisnis ini sangat penting kalian lakukan dan yang paling penting yaitu ilmu pemasaran dan manajemen. Nah bila kamu merasa masih kurang mampu untuk memilih dari kedua pilihan tersebut, maka kebanyakan dari para lulusan sekolah atas akan memilih pilihan ketiga dan keempat, yaitu bekerja pada orang lain atau memilih menikah.

Untuk bekerja kalian harus punya skill yang mumpuni, tidak hanya modal dengkul saja. Kecuali jika kalian ingin memberikan tenagamu untuk bekerja. rata rata orang bekerja mau perkerjaan yang senang, tidak ribet dan melelahkan. Sayangnya pekerjaan tersebut tidak akan pernah kalian jumpai untuk kebanyakan orang normal.

Bahkan bagi yang sudah tamat kuliah sekalu pun juga akan harus bekerja keras untuk melamar kerja dan berburu posisi pekerjaan yang mereka impikan. Dan lagi lagi, semua itu butuh ilmu dan pengalaman.

Sebenarnya baik kalian ingin kuliah, berbisnis atau pun bekerja ilmu itu hanya didapat dari yang namanya belajar di lembaga formal. Kita semua berasumsi bahwa untuk sekolah memang harus mengenyam pendidikan di sekolah atau kampus secara fisik. Namun perlu diingat, disinlah letak kesalahan pola pikir kita.

Kita berasumsi bahwa proses pendidikan itu mahal dan pergaulan tidak memberikan nilai sekolah dan cendrung untuk hura hura. Akan tetapi pernyataan tersebut tidaklah sepenuhnya benar. Karena pada dasarnya, semua tergangtung dari kita.

Baca  juga : Cara Mengurus KTM-Kartu Tanda Mahasiswa Baru

Cukup banyak juga dari kalian yang memilih kuliah, malah bermain-main dan tidak serius dengan tujuan akhirnya mendapatkan gelar dan pendidikan. Sebagai contoh dosen sudah selesai memberikan materi, mereka baru datang, dan ada juga yang suka menitip absen. Semua mungkin karena ikut pergaulan yang tidak baik.

Namun ada juga yang mengandalkan pergaulan untuk bisa maju, seperti trik dari pengusaha yang hanya mengandalkan pergaulan di warung kopi untuk menjadi sukses dan tidak sedikit juga dari mereka yang menjadi orang kaya, menjadi bos dan memiliki bisnis besar tanpa ada embel embel gelar pendidikan dan tanpa ijazah.

Bahkan uniknya, mereka memperkerjakan orang yang lulus kuliah dan sementara bos besar mereka sendiri tidaklah pernah mendapatkan ijazah kuliah, hanya tamatan SMP misalnya. Terdengar miris? Iya, akan tetapi inilah faktanya.

Jadi apa yang salah dengan sistem pendidikan kita? Apakah kita sendiri yang memiliki pola pikir yang salah? pertanyaan sebenarnya adalah kembali tanyakan kepada diri kira sendiri, apakah ingin benar benar bersekolah? Sebenarnya sekolah tidak harus menghabiskan uang.

Kamu bisa bersekolah di lembaga pendidikan formal dan membayar untuk itu. Namun di sisi lain kamu juga bisa belajar dari membaca buku, mengunjungi internet, mendengar langsung dari orang orang sukses dan berasal dari pengalaman yang sudah kamu lalui.

Kesimpulan


Pada akhirnya, mimin tidak ingin kamu mengambil pilihan keempat (menikah sajalah) sebagai pilihan terakhir, karena menyerah dengan kondisi yang serba menyulitkan. Menikah muda boleh saja, asalkan kamu sudah memiliki kekuatan finansial dan merasa cukup dewasa untuk bertanggung jawab penuh terhadap pasanganmu.

Menjawab masa depanmu ketika lulus sepenuhnya tergantung pada mu. Jangan ikut ikutan teman, jangan ikut ikutan tren. Apa yang teman teman mu ambil, belum tentu sesuai dengan mu. Ayo tentukan masa depanmu jauh jauh hari, supaya kamu tidak lagi kebingungan dalam menentukan langkah ketika tamat sekolah nanti.

Baca juga : Tips dan Kiat Menjadi Pelajar yang Sukses

Demikian artikel pembahasan kosngosan mengenai Kesalahan Pola Pikir Kita Tentang Masa Depan Pendidikan kali ini, semoga bisa menginspirasi dan mendorongmu untuk lebih memikirkan masa depan lagi. Jangan abai dan lalai ya. Pokoknya semakin cepat kamu mempersiapkan masa depanmu, semakin cepat kamu meraih kesuksesan.
Buka Komentar