Cara Berhenti Kerja dari Perusahaan Dengan Baik dan Sopan

Bagaimana cara resign dari pekerjaanmu saat ini? Apabila kamu tidak betah lagi bekerja di tempat kerjamu dan ingin mengakiri kontrak kerja, maka tidak ada alasan lagi untuk tetap bertahan. Kamu harus menemukan alasan yang tepat untuk berhenti tanpa harus terlibat konflik dengan pihak perusahaan.

cara berhenti kerja

Pada kesempatan kali ini, blog kosngosan akan memberikan tips kepada sobat sekalian mengenai cara berhenti dari pekerjaan lama seperti bekerja di alfamart, indomaret, bank, kantor pemerintahan dan lainnya serta beralih ke pekerjaan baru yang mungkin lebih kamu senangi dan menjadi passion mu.

Pertanyaannya adalah apakah kamu sudah mempersiapkan diri setelah resign nanti? Jangan berhenti tanpa persiapan. itu adalah kuncinya. Sebelum sobat kosngosan memutuskan hubungan kerja dengan perusahaan, sobat kosngòsan sudah harus mempunyai rencana matang hendak berbuat apa kedepannya.

Baca juga : 16 LoKer Shift Malam yang Bisa Kamu Coba Setelah Resign

Karena kebanyakan dari pekerja, khususnya milenal tidak memperhatikan hal tersebut. Mereka cenderung keluar tanpa persiapan. Penyebab mereka berhenti juga terkadang adalah karena hal yang dasar, misalnya karena ketidaksesuaian lingkungan kerja.

Bagi kalian yang fresh graduate, keluar masuk perusahaan, gonta ganti pekerjaan akan memperburuk track recordmu dihadapan HRD nantinya, karena sobat k0sngosan akan dinilai tidak bisa royal terhadap perusahaan.

Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk berhenti, kamu harus memiliki perencanaan dan tahu apa yang akan dilakukan setelah tidak lagi bekerja, misalnya kamu memutuskan untuk berwirausaha, mencari kerja lain yang sesuai passion dan sebagainya.

penyebab stress kerja

Cara Berhenti Kerja yang Baik dan Benar


Berhenti bekerja bukanlah akhir dari kariermu. Justru itu akan menyelamatkanmu dari karir yang tidak kamu sukai. Namun ingat, resign itu seperti pisau bermata dua, bisa saja menghasilkan sesuatu yang positif untuk kamu, dan bisa saja justru berdampak merugikan.

Supaya berhenti bekerja itu menghasilkan efek positif dan mengembangkan kariermu menjadi lebih baik, sobat kosngòsan perlu mengikut beberapa tips sederhana yang mimin rangkum dibawah ini, check these out!

Perencanaan dan persiapan adalah hal terpenting


Seperti yang sudah mimin katakan diatas, bahwa persiapan sebelum resign adalah yang paling penting. Kamu tidak bisa serta merta berhenti tanpa persiapan sama sekali. Kamu harus punya rencana hendak berbuat apa ketika berhenti nanti

Apabila sobat kosngosan ingin buka usaha, maka persiapkan modal dan tekad kuat, persiapan teknis dan riset bisnis yang cocok dengan passionmu. Jangan sampai nanti kamu keluar tidak memiliki dana simpanan dan rencana yang matang untuk bertindak kedepan seperti apa.

Memilih waktu yang tepat


Apabila sobat kosngosan mengajukan resign secara mendadak, maka bisa saja akan membuat kantormu kesulitan untuk mencari pengganti di posisimu saat ini, terlebih apabila kamu punya jabatan yang cukup strategis dan akibatnya pengunduran dirimu bisa saja ditolak. Coba beri tahu perusahaan tentang rencana tersebut jauh sebelum resign.

Menyelesaikan tugas dan tanggung jawab kerja dengan baik


Jangan sampai sobat kosngòsan berhenti meninggalkan tugas yang belum selesai. Sobat kosngosan harus menyelesaikannya tugas tersebut sebelum resign. Jadi Ini akan membuktikan bahwa kamu memang berkerja secara profesional dan bertanggung jawab

Memilih alasan yang tepat


Pilih alasan yang membuat sobat kosngosan tidak mungkin bekerja disana lagi dan tentunya make sense. Jangan justru kasih alasan yang tidak masuk akal, seperti suasana kantor terlalu pengap atau panas, berselisih dengan rekan kerja dan sebagainya.

Alasan ini juga nantinya akan kamu pakai ketika melamar kerja lagi, pihak HRD baru akan bertanya, kenapa kamu resign dari kantor sebelumnya?

Mengembalikan semua aset perusahaan


Ini juga terkait sifat profesionalisme sobat kosng0san sebagai pekerja. Jangan membawa barang atau aset apapun yang bukan milikmu, karena ini menunjukkan integritasmu. Kembalikan semuanya. Namun hal ini akan berbeda apabila barang tersebut memang sudah diberikan secara personal oleh perusahaan kepada karyawannya.

Meminta surat pengalaman kerja


Ini adalah dokumen yang cukup penting untuk menambah pengalaman kerjamu, sehingga kamu lebih mudah diterima di perusahaan baru nantinya, karena sudah punya pengalaman kerja di perusahaan sebelumnya. Berikut contoh surat pengalaman kerja yang baik dan benar.

Menjaga komunikasi dengan rekan dan atasan


Resign dari perusahaan bukan berarti putus komunikasi dengan pihak atasan dan rekan kerja, bukan? Malah kamu bisa menjaga hubungan baik dengan mereka, memperluas koneksimu.

Siapa tahu pekerjaan mu sekarang, masih berhubungan dengan perusahaan atau rekan kerja, dan bisa menjalin kerjasama dengan mereka.

Kesimpulan


Nah setelah kamu melakukan beberapa tips di atas maka itu artinya sudah siap untuk mengakhiri pekerjaanmu di perusahaan lama dan membuka lembaran baru dengan melamar kerja di perusahaan baru atau justru ingin membuka bisnis sendiri dan menjadi seorang entrepreneur.

Intinya jangan takut untuk mencoba hal baru dan keluarlah dari zona nyaman mu saat ini. Apabila sobat kòsngosan sudah merasa bahwa saatnya harus keluar, maka kamu juga harus siap dengan segala konsekuensi yang ada. Oh iya jangan lupa juga untuk meminta pendapat dari orang-orang sekitarmu seperti istri atau orang tua

Baca juga : Berhenti Mengharap PNS, Kejar Mimpimu dengan 8 Pekerjaan Gaji Besar Ini

Semoga dengan membaca artikel kosngòsan diatas, kamu yang berniat hendak resign bisa menemukan waktu dan alasan yang tepat untuk segera resign dan mendapatkan pekerjaan yang lebih kamu senangi dan menjadi passionmu.

Terimakasih sudah berkunjung, jangan lupa tekan tombol share, bagikan post ini di sosial media teman teman sekalian, untuk membantu kerabat dunia maya kalian juga menemukan pekerjaan terbaik mereka. amin
By

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel