Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Mendapatkan Dana dari Baznas Terbaru

Apakah kamu ingin mengajukan dana ke BAZNAS? Badan Amil Zakat Nasional atau BAZNAS merupakan lembaga resmi yang dibentuk oleh pemerintah, bertugas untuk pengelolaan dan penyaluran bantuan berupa donasi, zakat hingga qurban kepada masyarakat di Indonesia khususnya yang membutuhkan. Selain bantuan-bantuan yang telah disebutkan diatas, BAZNAS juga menyalurkan beberapa bantuan pendidikan hingga bantuan untuk UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah), sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan

Berdasarkan definisi yang diperoleh dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), zakat adalah salah satu rukun islam yang wajib dilaksanakan oleh semua muslim dan menjadi bagian tertentu dari harta yang wajib dikeluarkan oleh setiap muslim apabila telah mencapai syarat yang ditetapkan.

Pengelolaan dana zakat telah mengalami perubahan sejak islam pertama kali datang di Nusantara. Pada masa kerajaan islam di Aceh misalnya, zakat dikelola oleh kerajaan dan dipergunakan untuk biaya perang melawan Belanda. Selanjutnya di masa K.H. Ahmad Dahlan sebagai pendiri Muhammadiyah, mengambil kebijakan untuk mengorganisir pengumpulan zakat di kalangan anggota Muhammadiyah.

Pemerintah pertama kali menetapkan payung hukum terhadap pengelolaan zakat dengan mengeluarkan Peraturan Menteri Agama No. 4 Tahun 1968 mengenai Pembentukan Badan Amil Zakat dan Peraturan Menteri Agama No 5 Tahun 1968 mengenai Pembentukan Baitul Maal di tingkat pusat, provinsi dan kabupaten atau kotamadya.

Kemudian di tahun 1999, pemerintah mengeluarkan UU No 38 Tahun 1999 mengenai Pengelolaan Zakat, yang membentuk organisasi pengelola zakat bernama Badan Amil Zakat (BAZ) dibentuk pemerintah dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dibentuk oleh masyarakat serta dikukuhkan oleh pemerintah. BAZ inilah yang terdiri dari BAZNAS pusat, BAZNAS Propinsi, dan BAZNAS kabupaten atau kota.


Cara Dapat Dana BAZNAS

syarat mendapat dana baznas

BAZNAS daerah terkadang memang memiliki target yang berbeda-beda dalam menyalurkan dana, namun sebagian besar hampir memiliki template yang sama untuk persyaratan dan ketentuan penerima dana

Seperti Badan Amil Zakat Nasional di Kabupaten atau Kota Madya yang menargetkan beberapa macam bantuan (jadi beda daerah, mungkin saja beda persyaratan untuk mendapatkan dana Baznas).

Simak ulasan artikel kosngosan.com dibawah ini untuk mengetahui beberapa cara mendapatkan bantuan dari BAZNAS dibawah ini:


1. Permohonan Beasiswa

Bantuan ini ditujukan kepada masyarakat kalangan kebawah yang sedang menempuh pendidikan program sarjana (S1) maupun diploma (D3) di kampus terpilih. Langkah-langkah untuk mendapatkan beasiswa seperti dibawah ini:

Mengisi formulir beasiswa

Menyertakan Surat Permohonan beserta tanda tangan orang tua atau wali

Melampirkan fotocopy KK dan juga surat keterangan tidak mampu dari pihak RT/Pihak Desa setenpat (keterangan surat tidak mampu usahakan aseli dan terbaru)

Menyertakan surat keterangan aktif kuliah minimal semester 4

Melampirkan lembar nilai studi dan SPP terakhir kemuian yang terakhir,

Menyerahkan foto 3x4 berwarna (4 lembar)


2. Pengajuan Bangun/Rehab Masjid/Langgar/TPA

Tempat-tempat ibadah yang kekurangan dana serta terdapat di pelosok-pelosok daerah akan dipertimbangkan oleh Badana Amil Zakat Nasional untuk mendapatkan kucuran danan rehab maupun pembangunan, adapun syarat-syaratnya sebagai berikut :

Adanya surat permohonan dari Lurah/Kepala Desa/ Camat setempat

Memiliki Rencanan Anggaran Biaya (RAB)

Menyertakan susunan kepanitiaan pembangunan atau rehab masjid/langgar/TPA, selain itu beberapa dokumen yang harus sobat kosngosan lampirkan adalah : Fotocopy KTP ketua dan sekretaris ketua panitia, foto copy rekening masjid atau panitia pembangunan masjid, foto real masjid/langgar/TPA yang ingin memperoleh bantuan dana.


3. Permohonan Bantuan Bangun/Rehab Rumah Layak Huni

Membuat surat permohonan bantuan yang berisi (rincian anggaran biaya, rincian ukuran bangunan, foto objek rumah atau bagian rumah yang anak di rehab atau diperbaiki)

Menyertakan fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP)

Fotocopy KK dan surat keterangan tidak mampu dari RT/Lurah/Kepala Desa

Surat Keterangan Lahan/Lokasi Tanah milik sendiri dan Surat Keterangan Lahan tidak bermasalah

Jika ada melampirkan struktur Kepanitiaan


4. Pengajuan Bantuan Biaya Berobat

Fotocopy KTP dan KK

Menyerahkan surat permohonan bantuan biaya berobat

Surat Keterangan tidak mampu dari RT/Lurah/Kepala Desa

Surat Keterangan Sakit/Rujukan dan yang terakhir Slip pembayaran Rumah Sakit


5. Pengajuan Bantuan Santunan Ekonomi

Menyerahkan surat permohonan diketahui lurah atau kepala desa

Menyertakan fotocopy KTP atau KK dan surat keterangan tidak mampu dari lurah atau kepala desa

Sedangkan untuk program ekonomi, sobat kosngosan harus melampirkan rincian biaya dan jumlah yang diperlukan tiap orang, surat keterangan usaha ekonomi lemah lurah atau kepala desa dan persyaratan lain bila diperlukan.

Untuk BAZNAS wilayah lainnya, beberapa bantuan disalurkan dengan berbagai target diantaranya :


6. Pengajuan Santunan Lansia Minimal 60 Tahun

Baznas daerah memiliki kebijakan masing-masing terkait santunan yang akan diberikan kepada penerima, untuk Baznas wilayah Kulon Progo yang perlu dilampirkan saat pengajuan dana adalah surat permohonan mengetahui dari dukuh, kelurahan, kecamatan; SKTM dari kalurahan serta fotocopy KTP dan KK.


7. Bantuan Korban Bencana

Melampirkan Surat Laporan dari Kalurahan atau Kabupaten Setempat

Melampirkan fotocopy KTP dan KK

Dan yang terakhir melampirkan rumah yang terdampak bencana


8. Bantuan Insentif Ustadz TPA/Madin/Pondok Pesantren

Melampirkan Surat Permohonan untuk Ketua BAZNAS daerah terkait, mengetahui Ketua Takmir/Lembaga yang menaungi, Kalurahan, KUA, Panewu’

Menyertakan Profil Lembaga

Menyerahkan Susunan Pengurus

Melampirkan fotocopy KTP Ketua TPA/Lembaga

Daftar Ustadz-ustadzah

Menyerahkan daftar santri serta Piagam pendirian madin/tanda daftar dari Kemenag setempat


9. Bantuan Kegiatan Keagamaan

Surat Permohonan dari panitia mengetahui Kalurahan, KUA, Panewu

RAB (Rencana Anggaran Biaya) Kegiatan

Fotocopy KTP Ketua Lembaga

Susunan Kepanitiaan beserta Jadwal Pelaksanaan Kegiatan

Menyertakan logo BAZNAS pada backdrop kegiatan


10. Bantuan Ibnu Sabil

Ibnu Sabil tersebut belum pernah datang ke BAZNAS daerah tujuan atau yang bersangkutan

Memiliki surat keterangan dari kepolisian wilayah tempat tinggal


11. Bantuan Mualaf

Menyertakan surat permohonan dari KUA setempat dan mengetahui

Telah menjadi muallaf minimal sejak mengucapkan syahadat 3 tahun yang lalu

Melampirkan foto copy KTP terbaru (Agama Islam)

Fotocopy surat pernyataan atau surat ikrar masuk Islam


12. Bantuan Modal Usaha Kecil dan Menengah (UMKM)

BAZNAS akan memberikan bantuan kepada pelaku usaha kecil sesuai syarat dan ketentuan dari BAZNAS daerah setempat

Usaha yang mendapatkan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional ini adalah UMKM yang sedang membutuhkan bantuan modal karena kesulitan dalam menjalankan kegiatan dagangnya. Syarat-syarat yang sobat kosngósan harus penuhi untuk mendapat bantuan yakni melampirkan :

KTP beserta Kartu Keluarga (KK)

Surat Permohonan Bantuan Modal Usaha

Surat Pernyataan Tidak Menjalankan Riba

Surat Keterangan Usaha

RAB (Rincian Anggaran Biaya) yang dibutuhkan

Foto asli usaha yang sedang dijalani saat ini


13. Bantuan Program Prioritas

BAZNAS DKI JAKARTA juga memberikan dana bantuan pendidikan yang diberi nama Program prioritas BAZNAS (BAZIS) Pemprov DKI, kegiatan ini bertujuan untuk mencerdaskan umat dari masyarakat kurang mampu dan meminimalisir angka anak putus sekolah.

Bantuan-bantuan yang diberikan di targetkan untuk mahasiswa-mahasiswi yang sedang menempuh pendidikan program sarjana (S1) dan diploma (D3) dari kampus negeri unggulan, bantuan tendik yang diberikan untuk guru TPA, PAUD, serta guru honorer madrasah

Selain itu BAZNAS Pemprov DKI juga memberikan bantuan bedah madrasah yang berguna untuk meningkatkan sarana belajar mengajar. Adalagi bantuan berupa warga DKI Jakarta yang kurang mampu untuk menebus ijazah sekolah.

Agar mendapatkan bantuan-bantuan seperti tertera diatas, calon penerima dana harus melampirkan beberapa formulis diantarnya :

1) Surat Permohonan Bantuan Biaya Pendidikan Mahasiswa DKI Jakarta yang ditujukan kepada Ketua BAZNAS Provinsi DKI Jakarta dengan format berisi (nama, TTL, Perguruan Tinggi, Fakultas/Jurusan, Semester, Nomor Induk Mahasiswa, Alamat Rumah dan Telepon Rumah), diakhir surat berisi tgl dan tempat pemohon, TTD dan nama jelas.

2) Surat Pernyataan Kontribusi (Setelah menerima bantaun beasiswa dari BAZNAS DKI), lampiran ini berisi (nama, TTL, Perguruan Tinggi, Fakultas/Jurusan, Semester, NIM, Alamat rumah, dan telepon rumah), paragraph penutup lampiran surat berisi pernyataan untuk siap menyatakan berkontribusi dengan ketentuan BAZNAS daerah, mengikuti program pembinaan dari BAZNAS, dan melaporkan prestasi akademik per semester kepada BAZIS DKI.

3) Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa lain bermaterai Rp.6000,-

4) Dan yang terakhir adalah surat persetujuan orang tua/wali.

Baca juga : Contoh Usaha Sampingan Anak Pesantren


Kata Penutup

Salah satu badan lembaga keislaman non profit yang memiliki fungsi menyalurkan dana zakat ke masyarakat yang memang berhak untuk mendapakatnnya adalah baznas. Oleh karena itu, sobat kosngosan yang memang telah memenuhi persyaratan sebagai penerima dana dari baznas, bisa mengajukan untuk mendapatkan dana dan diolah untuk kesejahteraan bersama.

Demikian pembahasan kali ini, semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan teman teman sekalian. Jangan lupa untuk klik tombol share dan bagikan artikel ini ke sosial media kalian ya, terimakasih

Oleh rezaharahap