Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Bedanya HDD dan SSD yang Wajib Diketahui

Apa perbedaan HDD dan SSD? Secara fisik, keduanya punya ukuran yang berbeda. Kalau ditimbang, berat keduanya juga pasti berbeda. Karena kedua jenis media penyimpanan ini punya arsitektur yang berbeda yang biasanya ditambahkan pada komputer atau PC kamu. Buat yang punya PC misalnya, penggunaan SSD bisanya untuk penyimpanan file system operasi, dan HDD untuk penyimpanan file biasa.

Keduanya tidak asing lagi jika kamu yang memiliki banyak data dan perlu penyimpanan tambahan, pasti mengenal HDD dan SSD ini. Berbagai pabrikan seperti Sandisk, V-Gen, Samsung, Adata dan sebagainya menyediakan berbagai kapasitas mulai dari 128 GB hingga 2 TB dengan harga yang bervariasi. Namun apa sih yang membedakan kedua media penyimpanan ini? Mari kita simak ulasan berikut!


Perbedaan HDD dan SSD

Baiklah kita akan mulai membicarakan perbedaan keduanya dari beberapa aspek, seperti yang sudah dijelaskan oleh kosngosan dibawah ini :


Pengertian SSD dan HDD

SSD atau sering juga disebut dengan Solid State Drive. SSD merupakan media penyimpanan yang memiliki sirkuit dengan beberapa chip. Kedua gabungan ini akan saling terintegrasi dan tidak memerlukan piringan cakram.

Sedangkan untuk HDD adalah media penyimpanan yang termasuk lebih tua dari SSD. Media penyimpanan ini masih memiliki piringan cakram hanya mampu membaca file saat piringan tersebut bergerak.


Cara Kerja SSD dan HDD

SSD memiliki cara kerja dengan menggunakan sistem full elektrik dan tidak memerlukan gerakan untuk membaca maupun menyimpan data.

Sedangkan untuk HDD karena masih memiliki piringan cakram yang harus berputar dan sistemnya dengan menggabungkan mekanik dan elektrik agar dapat menyimpan dan membaca data.


Kecepatan Baca dan Tulis Data SSD dan HDD

Kecepatan baca dan tulis data lebih diunggulkan SSD karena sistemnya yang lebih canggih dari HDD. Bahkan jika kedua media penyimpanan ini disandingkan, SSD dapat membaca data delapan kali lebih cepat dari media penyimpanan HDD. Sehingga untuk orang yang biasanya bekerja dengan waktu, SSD sangat disarankan.


Ukuran dan Bentuk SSD dan HDD

Berbicara terkait ukuran sendiri, kamu pasti akan langsung mengetahuinya, karena memang selain HDD yang harus memiliki piringan yang berputar sedangkan SSD tidak membutuhkan hal tersebut, pastinya ukuran HDD lebih besar dari SSD.


Komponen SSD dan HDD

Komponen yang membedakan kedua media penyimpanan ini adalah pada HDD yang masih memiliki sistem motor penggeraknya dan juga piringan cakramnya, sedangkan untuk SDD memiliki Microchip, Integrated Circuit, dan beberapa komponen elektronik untuk penyimpanan arus serta tegangan.


Fragmentasi SSD dan HDD

Fragmentasi adalah suatu ruang kosong yang ada pada media penyimpanan yang disebabkan karena penghapusan maupun perubahan data.

Pada media penyimpanan HDD, semua file yang disimpan akan tersusun otomatis, rapih, dan akan saling berurutan, namun tidak menutup kemungkinan juga sering kali berantakan dan bahkan terdapat perubahan penurunan kapasitas penyimpanan. Hal ini bisa terjadi jika HDD yang kamu miliki palsu atau mungkin kualitasnya yang buruk.

Sedangkan untuk SSD sangat memiliki perbedaan yang jauh dengan HDD. SSD hanya membutuhkan Chip Flash untuk fragmentasinya dan tidak ada proses seperti HDD yang harus disusun berurutan.


Efek yang Ditimbulkan

Pada media penyimpanan biasanya akan memiliki efek eksternal, seperti bunyi yang dikeluarkan oleh sirkuitnya dan bahkan juga akan mempengaruhi kinerja komputer atau laptop kamu.

Pada penyimpanan SSD sendiri karena sudah memiliki teknologi solid, walaupun juga akan mengeluarkan suara, namun biasanya tidak akan berisik dan tidak mengganggu kenyamanan kamu, sedangkan untuk HDD karena memiliki piringan yang berputar, otomatis akan mengeluarkan suara yang mungkin akan membuat kamu kurang nyaman.


Harga SSD dan HDD

Tentunya untuk semua media penyimpanan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berdasarkan harga sendiri, sudah jelas kamu pasti tahu bahwa SSD lebih mahal dari pada HDD. Umumnya merk SSD terbaik dibanderol dengan harga mulai 1 jutaan untuk kapasitas penyimpanan 500 GB ke atas.

Jika dibandingkan dengan masing-masing kapasitas media penyimpanan ini, untuk harga satu SSD yang memiliki kapasitas 250GB akan sama harganya dengan HDD dengan kapasitas 1TB.

Dari perbedaan harga ini, terlihat sangat jauh dan hal ini juga yang menyebabkan masih banyak orang yang memilih menggunakan HDD, karena memang penyimpanan yang lebih banyak dengan harga yang masih relatif terjangkau.

Demikian ulasan perbedaan antara SSD dan HDD. Walaupun dapat kita ketahui bahwa SSD lebih unggul dari HDD, namun untuk kamu yang masih mempertimbangkan harga, tidak ada salahnya juga memilih dan menggunakan HDD.

Akan tetapi, jika sobat kosngosan ingin beralih ke SSD, kami sarankan untuk membaca tips memilih dan rekomendasi produknya di Pickbest.id yang sudah menampilkan sejumlah merek SSD, misalnya Kingston, WD, dan Sandisk dengan rentang harga Rp500.000 – Rp1.000.000an bahkan lebih.


Mana yang Paling Tepat untuk kamu?

Setelah melihat perbedaan antara SSD dan HDD, pada dasarnya pilihan kamu perlu disesuaikan dengan kebutuhan. Jika kamu mengutamakan kecepatan transfer data sekaligus penghematan daya, SSD dapat dipilih. Namun, kamu harus siap mengeluarkan kocek lebih dalam mengingat harga SSD yang terpaut cukup jauh dibandingkan SSD.

Sementara bila kamu memiliki bujet yang kecil yang belum memungkinkan untuk membeli SSD, pilihannya antara menunggu waktu sambil menyiapkan dana lebih besar atau memilih HDD. Akan tetapi saat ini biasanya pengguna laptop dan komputer lebih mengutamakan SSD karena berbagai kelebihan yang ditawarkannya tersebut.


Kata Penutup

Terakhir sebelum memilih SSD, ada baiknya kamu juga tahu jenis jenisnya. Karena tidak semua SSD cocok dengan laptop atau komputer sobat kosngosan. Ada baiknya memperhatikan tipe-tipenya terlebih dahulu. Semoga informasi diatas bisa bermanfaat, dan jangan lupa share artikel ini ke sosial media mu ya, terimakasih

Oleh rezaharahap