Kelebihan dan Kekurangan Cardless Non Tunai
.jpg)
Apa aja keuntungan dan kerugian menggunakan sistem cardless atau non tunai? Saat ini memang mulai jarang transaksi yang dilakukan secara tunai. Apalagi di kawasan berbagai kota besar, dimana kebanyakan orang orang sudah mulai beralih dari jenis transaksi dari tunai menuju Cardless atau tanpa uang fisik.
Dengan hadirnya banyak aplikasi transaksi penjualan yang dapat digunakan untuk mempermudah memantau setiap dana atau uang yang masuk. Bagi sobat kosngosan para pemilik bisnis umkm, wajib untuk mempertimbangkannya dalam bisnis, karena bisa bantu mendongkrak penjualan.
Cardless adalah suatu konsep dimana pembayaran tidak lagi menggunakan uang fisik kertas, tetapi secara digital. Bagi itu menggunakan qris, atau transfer dari ewallet atau mbanking.
Keuntungan Cardless
Kalau kalian menggunakan transaksi yang berbasis Cardless, maka ada beberapa keuntungan dan kelebihan yang akan kalian dapatkan, apa saja itu? Mari kita simak satu persatu dibawah ini.
Baca juga : Kelebihan dan Kekurangan Mesin EDC
Menarik Nasabah Baru
Sobat kosngosan pernah menjumpai calon nasabah yang tidak jadi membeli atau bertransaksi karena tokonya tidak menerima fasilitas pembayaran cardless? Sedangkan yang mau bertransaksi tidak membawa uang tunai.
Kebanyakan masyarakat Indonesia memang lebih senang dengan transaksi secara cardless saat ini. Apalagi generasi milenial dan kamu gen Z.
Sebenarnya hal itu bukan tanpa alasan, karena cardless banyak disukai, jadi bisa menarik nasabah baru untuk bisnis mu. Transaksi non tunai ini bisa jadi primadona dan nilai lebih dari usaha mu.
Efisiensi dan Efektifitas
Kalau usaha mu menghadirkan fasilitas pembayaran yang baru seperti cardless, bisa memungkinkan untuk bisnis kalian bisa mendapatkan lebih banyak nasabah baru.
Layanan cardless ini memang jenis transaksi yang bisa dikatakan menjadi lebih efisien baik itu secara waktu, tenaga serta biaya. Karena semua bisa dilakukan dengan mudah karena tinggal gesek atau scan kode saja.
Ditambah lagi, pekerjaan kasir yang menjadi lebih ringan karena tidak perlu menghitung uang, mengecek keaslian sampai dengan memberikan kembalian.
Transaksi Lebih Aman
Keuntungan cardless yang bisa sobat kosngosan temukan dari segi keamanan. Saat ini memang orang orang sudah concern dengan keamanan data digital mereka.
Transaksi yang dilakukan secara Cardless dapat menghindarkan dari risiko penyebaran uang palsu, karena semua dana diterima secara digital.
Begitu juga untuk resiko kesalahan dalam menghitung hingga penggelapan uang oleh Nasabah juga dapat dengan mudah dilacak.
Lebih Nyaman bagi Pelanggan
Pelanggan akan semakin loyal dan datang lagi jika dalam transaksinya diberikan kenyamanan seperti diantaranya adalah untuk transaksi yang dilakukan berbasis Cardless ini.
Karena dengan metode ini pengguna tidak perlu terlalu lama antri pada saat ingin membayar. sobat kosngosan pun bisa lebih sat set untuk segera melayani pelanggan.
Mudah Dipantau
Umumnya transaksi berbasis Cardless sudah terintegrasi dengan perusahaan perbankan yang menerbitkan merchant tersebut.
Jadi sekalipun nantinya pemilik usaha atau bisnis tersebut sedang tidak berada dalam toko atau gerai secara langsung, maka sobat kosngosan juga tidak perlu khawatir. Semuanya dapat dipantau meskipun secara jarak jauh lewat sebuah aplikasi yang ada.
Adanya Fasilitas Pendukung
Pertama ada mesin EDC. sobat kosngosan mungkin sudah tidak asing dengan fitur yang satu ini. Sebuah mesin kecil yang bisa digunakan untuk menerima pembayaran melalui sebuah kartu, baik itu kartu debit maupun kartu kredit hanya dengan menggesekkannya saja.
Selain itu ada juga Quick Response Code Indonesian Standard atau lebih dikenal dengan istilah QRIS. sobat kosngosan mungkin sudah sering melihat kode atau barcode yang terpajang pada bagian kasir
Pelanggan yang hendak melakukan transaksi atau pembayaran digital cukup memindai atau scan barcode tersebut. Maka secara otomatis akan tersambung ke rekening penerima dan transaksi pun bisa segera dilakukan dengan mudah.
.jpg)
Kekurangan Cardless atau Non Tunai
1. Ketergantungan pada HP dan Baterai
Cardless tidak bisa digunakan tanpa smartphone. Jika:
- HP kehabisan baterai
- HP rusak atau tertinggal
- HP hilang atau dicuri
Maka fitur tarik tunai cardless tidak dapat diakses sama sekali, berbeda dengan kartu ATM fisik yang tetap bisa dipakai selama kartu dan PIN ada.
2. Wajib Koneksi Internet
Untuk membuat kode tarik tunai, maka aplikasi mobile banking harus terhubung ke internet, apalagi di lokasi ATM dengan sinyal buruk (basement, daerah terpencil), proses bisa gagal. Ini menjadi kendala besar terutama saat kondisi darurat.
3. Masa Berlaku Kode Terbatas
Kode cardless biasanya:
- Berlaku hanya 5–30 menit
- Jika waktu habis, transaksi otomatis batal
- Uang tidak keluar meski sudah di ATM
Pengguna harus mengulang proses dari awal, yang bisa menyulitkan jika terburu-buru.
4. Tidak Semua Usaha Mendukung
Kekurangan dari sisi infrastruktur, yaitu hanya Usaha tertentu yang menyediakan menu Tarik Tunai Tanpa Kartu
Biasanya terbatas pada kondisi usaha tersebut, seperti lokasi, masyarakat, keamanan dan sebagainya. Apalagi ATM di daerah kecil sering belum mendukung. Akibatnya, pengguna harus mencari ATM tertentu, tidak sebebas kartu ATM.
5. Batas Nominal Penarikan Lebih Kecil
Sebagian besar bank menetapkan:
- Limit tarik tunai cardless lebih rendah dari kartu ATM
- Contoh: maksimal Rp1–2 juta per transaksi atau per hari
Ini kurang cocok untuk penarikan dana besar.
6. Risiko Keamanan Jika HP atau Akun Dibobol
Meski tergolong aman, tetap ada risiko:
- HP terkena malware
- Akun mobile banking diretas
- OTP atau PIN diketahui orang lain
Jika semua lapisan keamanan ditembus, pelaku bisa tarik tunai tanpa kartu dengan cepat.
7. Proses Lebih Panjang bagi Pengguna Awam
Untuk pengguna yang belum terbiasa:
- Harus buka aplikasi
- Pilih menu cardless
- Tentukan nominal
- Dapat kode → input di ATM
Ini terasa lebih rumit dibanding langsung memasukkan kartu dan PIN.
8. Tidak Cocok untuk Kondisi Darurat Tertentu
- Dalam kondisi:
- HP mati
- Jaringan down
- Aplikasi error atau maintenance
- Cardless sama sekali tidak bisa digunakan, sedangkan kartu ATM masih berfungsi normal.
9. Resiko Teknis seperti Gagal Transaksi
Beberapa masalah yang sering terjadi:
- Kode benar tapi ATM error
- Uang tidak keluar tapi saldo tertahan sementara
- Aplikasi atau sistem bank sedang gangguan
- Walau saldo biasanya kembali, proses komplain memakan waktu.
Kesimpulan
Bagaimana? Sudah tahu apa saja kelebihan transaksi non tunai untuk bisnis? Jika tak ingin bisnismu ketinggalan, segeralah manfaatkan fasilitas yang disebutkan di atas.
Supaya bisa menikmati semua fasilitas pembayaran berbasis Cardless tersebut, sobat kosngosan bisa mendaftarkan diri untuk menjadi bagian dari merchant Qris dengan berbagai brand.