Contoh dan Bentuk IPA Sebagai Ilmu, Produk, Sikap Ilmiah dan Aplikasi

Ilmu Pengetahuan Alam atau yang biasa kita sebut sebagai IPA merupakan salah satu ilmu pengetahuan sains yang mempelajari gejala alam dan dunia secara ilmiah. Materi ini sudah dipelajari sejak sekolah dasar dan hingga pada perguruan tinggi dengan jurusan eksakta, IPA menjadi bidang yang harus dikuasai demi meraih gelar sarjana.

Pelajaran IPA sebenarnya adalah gabungan dari ilmu pengetahuan yang lebih spesifik yaitu kimia, fisika dan juga biologi. Ketiganya memang saling berkaitan karena berasal dari ilmu sains yang dikembangkan melalui serangkaian proses penelitian ilmiah.

Ketika kalian sudah berada pada postingan ini, maka kalian pasti bertanya apa yang disebut produk ilmiah dalam ipa serta berikan contoh konkritnya. Bentuk IPA memang bisa dibagi lagi menjadi produk, ilmu, sikap ilmiah serta aplikasinya.

Interpretasi dari beberapa aspek IPA tersebut akan dijelaskan satu per satu pada pembahasan kali ini. Namun sebelumnya kita bahas sedikit mengenai definisi IPA atau Sains secara singkat. Secara bahasa (lebih tepatnya english) sains berasal dari "science" memiliki arti pengetahuan.

Baca lainnya : Panduan melakukan penelitian ilmiah

Istilah ini lalu berkembang menjadi "natural science" yang jika diartikan dalam bahasa indonesia berarti "Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)". IPA merupakan ilmu yang mempelajari alam dan juga isinya. IPA merupakan disiplin ilmu yang bersifat objektif dan diperoleh dari proses ilmiah.

Contoh dan bentuk IPA sebagai Produk Ilmiah


Produk ilmiah adalah hasil pengumpulan data yang diperoleh dari proses penelitian ilmiah. Data yang didapatkan disusun secara sistematis. IPA sebagai produk bisa dikatakan sebagai sekumpulan hasil empirik dan analitik dari saintis sejak dahulu yang merupakan fakta, data, konsep, prinsip, dan teori.

contoh bentuk ipa

Jadi IPA sebagai produk hasilnya berupa fakta yaitu berasal dari kegiatan empiris (berdasarkan fakta), sedangkan produk IPA seperti data, konsep, prinsip dan teori dalam IPA merupakan hasil kegiatan analitis.

Contoh konkrit IPA dalam bentuk produk ilmiah seperti :

Data hasil penelitian analisis daya saing siswa sekolah negeri dengan swasta
Teori Relativitas Umum yang dihasilkan oleh Einstein
Dalil Phytagoras dalam perhitungan segitiga
Hukum Mendel dalam bidang pewarisan sifat gen
Teorema Atom Dalton
dan masih banyak lagi.

Aspek IPA sebagai Ilmu


IPA sebagai suatu disiplin ilmu menjadi dasar untuk pengembangan cabang ilmu lainnya yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari hari. IPA menemukan berbagai hal sebagai implikasi adanya temuan mengenai fenomena alam. Ilmu tersebut melalui beberapa proses yang disebut sebagai tahapan ilmiah, yang terdiri dari :

Merumuskan masalah
Mengumpulkan data
Melakukan percobaan atau penelitian
Melakukan pengamatan
Melakukan pengukuran
Melakukan penyimpulkan.
Melakukan komunikasi pengetahuan atau melaporkan hasil penemuan

Hakikat Sains sebagai Sikap Ilmiah


Dalam menghasilkan produk ilmiah, diperlukan sikap yang mengandung cara kerja, sikap, dan cara berfikir ilmiah. Ketika kamu hendak memecahkan masalah, seorang peneliti akan mengambil sikap tertentu yang memungkin pencapaian hasil yang diharapkan. Beberapa sikap ilmiah yang harus ada dalam diri seorang peneliti adalah :

Objektif terhadap fakta atau kondisi lapangan yang sebenarnya
Tidak terburu-buru mengambil keputusan dan kesimpulan
Tidak menyimpulkan atas prasangka
Tidak percaya takhayul atau mistis
Tekun dan sabar dalam memecahkan masalah
Terbuka atau open minded
Bisa membedakan fakta dan opini
Mampu bekerjasama dengan piak lain
Selalu ingin tahu mengenai masalah dan gejala
Bersikap netral terhadap suatu pendapat didasarkan atas fakta
Melakukan komunikasi dan mengumumkan hasil penemuannya untuk diselidiki, dikritik dan disempurnakan

Bentuk Pengaplikasian IPA dalam kehidupan sehari hari


IPA sudah banyak dimanfaatkan manusia untuk kepentingan hidupnya di berbagai bidang, seperti bidang teknologi, industri, pertanian, perikanan, keuangan, kesehatan, olahraga dan sebagainya. Beberapa bentuk aplikasi IPA dalam kehidupan sehari hari diantaranya :

Teknik dan proses pengawetan bahan pangan seperti pengasinan, pemanisan, dan pengeringan menggunakan konsep yang tekanan osmotik sel dari bakteri yang ada di dalam bahan pangan, sehingga bahan pangan lebih tahan lama
Penemuan berbagai spesies hasil persilangan dan hibridasi dari berbagai spesies yang menghasilkan keturunan yang berkualitas dan digunakan untuk konsumsi manusia
Peralatan dapur yang menggunakan bahan dari isolator, yaitu bahan yang buruk terhadap transfer kalor.
Penemuan kabel fiber optik yang bisa menghantarkan data jauh lebih baik dan efisien dibanding kabel lain
Pembuatan bahan makanan yang mengalami proses fermentasi seperti tempe, tapai, keju, yoghurt dan sebagainya
Penerapan ilmu elektro yang menghasilkan robot dan bermanfaat dalam bidang industri, manufaktur, kesehatan serta bidang lain
Pembangunan pembangkit listrik energi nuklir yang memiliki potensi energi lebih bersih dan besar
Tips memilih biji yang bagus dengan merendamnya kedalam air. Apabila massa jenis biji lebih besar, maka akan tenggelam dan biji tersebut dinilai baik dan siap tanam. Begitu juga sebaliknya.

Baca lainnya : Contoh zat dan bahan kimia yang menimbulkan iritasi dan korosi

Sekianlah pembahasan seputar Contoh dan Bentuk IPA Sebagai Ilmu, Produk Ilmiah dan Aplikasi kali ini, semoga bisa menjadi bahan referensi bagi kalian yang mencari pembahasan diatas. Jangan lupa bagikan postingan ini di media sosialmu juga ya.
By

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel