Cara Menagih Hutang ke Teman Menurut Islam Dilengkapi Doa

Anggaplah kamu tidak bisa menolak teman mu untuk berhutang, dan kini sudah tiba saatnya jatuh tempo, dan dia belum juga ada tanda-tanda untuk melunasi hutangnya. Lalu, bagaimana cara menagih hutang tersebut yang paling jitu ? Kali ini kosngosan akan membahas cara meminta hutang tersebut tanpa memutus tali silaturahmi.

Hutang adalah sesuatu yang sangat sensitif dibahas. Umumnya banyak orang yang berhutang karena ketidakmampuan dalam hal manajemen finansial, sehingga dia mencara sumber pemasukan lain, yaitu dengan meminjam kepada orang yang dikenal. Kita akan membahas bagaimana cara menagih hutang kepada teman, supaya persahabatan tidak rusak, hanya karena hutang yang tidak seberapa.

menagih hutang

Pertanyaan yang sering kita tanyakan adalah, hutang ini tidak dibayar oleh dia. Apa yang harus kita lakukan? Beruntunglah kamu yang masih dipinjami uang oleh kawan – kawan. Mengapa? Karena dalam Islam sendiri, pahala meminjam uang sangatlah besar, terlebih bagi orang yang bisa meminjam uang tanpa jaminan. Jika sampai ada teman yang meminjam duit kamu, itu artinya kamu lebih kaya daripada dia.

Baca juga : Cara Berhutang tanpa Ditolak + Cara Menghindari Orang Berhutang

Kamu lebih mampu daripada dia. Maka dari itu, kita harus bersyukur. Mengapa? Apabila sampai hari ini tidak ada orang yang mau berhutang sama kamu, itu artinya kamu memang tidak punya tampang untuk dihutangi duit.

Tapi kalau sudah ada temen yang mau hutang duit sama kamu, berarti kamu terlihat lebih mampu. Karena waktu dulu ketika kita masih susah, tidak ada teman yang mau pinjam duit ke kita. Tetapi ketika bisnis kita sudah mulai maju, status kita sudah mulai membaik, teman lama itu entah datang darimana mulai berdatangan.

Sebenarnya tidak ada hukum jika kamu tidak membeli pinjaman. Namun seringkali teman-teman kamu kalau kesulitan pasti meminjam uang. Dan ketika dapat uang dari kamu, ternyata kebanyakan uang dia itu tujuannya adalah untuk tutup lubang dari hutang yang lain. Dia tidak punya penghasilan. Pasti, itu sudah pasti. Hampir 99% seperti itu. Entah dia itu punya hutang disana, punya hutang sama lintah darat, punya hutang sama koperasi, teman, punya saudara sakit dan sebagainya

Anggaplah teman mu itu memiliki kata kata sopan untuk meminjam uang. Aduh, saya harus bagaimana? Dia kan teman baik kita. Kita tahu latar belakang dia seperti apa. Kita tahu kepribadiannya. Money is money. Titik, itu hukumnya. Hutang dalam islam sangat penting untuk ditagih, dan sudah menjadi kewajiban untuk dibayar.

Mengapa hutangmu sampai tidak terbayar? Berarti ada yang salah dengan cara berpikir kamu. Lalu bagaimana cara menagihnya? Cara menagihnya seperti biasa. Semua orang akan melakukan dan sudah kamu lakukan. Biasanya ada tiga cara umum

Pertama bertanya seperti ini kira kira “Aku butuh uang. Kamu kan janji kemarin mau balikin, Kok sampai sekarang sudah 2 minggu belum dibalikin?”

Kedua, sobat kosngosan bisa bertanya “Aku butuh uang. Apa aset yang bisa kamu gadaikan?”. Misalkan dia pinjam uang 2 juta. Lalu dia punya HP. Ya sudah, HP nya kita jadikan sebagai agunan atau jaminan.

Tetapi kalau jalan terakhir itupun masih tidak bisa, ya sudah. Terpaksa pakai cara yang ketiga. Yaitu mengikhlaskan. Dalam islam, mengiklashkan hutang juga ada aturannya. Supaya lebih jelas, kamu bisa mengatakan kepada teman mu tersebut, untuk ridho dan ikhlas terhadap hutangnya tersebut. Hal ini supaya nanti tidak ada kesalah pahaman antara kalian berdua.

“Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih memiliki hutang satu dinar atau satu dirham, maka hutang tersebut akan dilunasi dengan kebaikannya (di hari kiamat nanti) karena di sana (di akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham” (HR. Ibnu Majah)

Dalam hadist diatas, kita tahu bahwa betapa ruginya kalau kita mati meninggalkan hutang, karena akan ditagih nantinya menggunakan kebaikan kita. Kalau kamu protes mengapa harus di ikhlaskan, karena sejak awal kamu sudah salah menganggap bahwa masalahnya terletak pada cara menagihnya.

Yang menjadi masalah disini adalah mengapa kamu bisa sampai dipinjami sama dia? Kesalahan kamu adalah mengapa kamu sampai bisa meminjamkan uang, tetapi kamu sendiri tidak punya persiapan jika uang kamu tidak dikembalikan? Ini permasalahannya.

Intinya, dalam islam jangan pernah malu untuk menagih hutang, karena itu akan menyelematkan teman mu nantinya ketika waktu perhitungan tiba. karena hutang, dalam islam adalah sesuatu yang sangat diperhitungkan, dan dibawa hingga mati. Walaupun satu rupiah sekali pun.

Doa Menagih hutang


Sebenarnya dalam islam tidak ada anjuran untuk doa menagih hutang, yang ada hanyalah doa untuk mempermudah membayar hutang. Adapun doa untuk cepat terlunas hutang hutang kita adalah sebagai berikut :

doa hutang


اللَّهُمَّ اكْفِنِى بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِى بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
“Ya Allah, cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, serta cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu.” (HR. Tirmidzi; hasan)


اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kegelisahan dan kesedihan, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat pengecut dan kikir,serta dari beban hutang dan dominasi orang lain” (HR. Abu Dawud)

Ajak dia Berbisnis dan Berinvestasi


Cara terakhir yang perlu kamu lakukan adalah mengajak dia untuk melakukan bisnis dan atau investasi. Bisnis disini bisa berupa jenis bisnis apa pun, yang sesuai dengan passion kalian. Bisa membuka bisnis kuliner, otomotif, olahraga, ternak, agribisnis atau yang lainnya. Bila kalian bingung, bisa membaca postingan kosngosan berikut mengenai peluang bisnis yang sesuai dengan milenial disini.

Investasi di sini bisa berbentuk apa saja yang sesuai dengan kemampuan kondisi saat ini. Kamu bisa mengajak temanmu tersebut untuk berinvestasi di bidang properti, membuka bisnis, melakukan investasi saham atau bisnis properti. Nah di sini kita fokus untuk membahas mengenai investasi yang belakangan ini semakin populer.

Investasi yaitu mencari keuntungan dari aktifitas seperti membeli lembar saham, atau melakukan investasi properti jadi kalian bisa sama-sama belajar bagaimana menghasilkan profit dari investasi tersebut. Dengan menggunakan layanan seperti reksadana atau investasi properti yang terpercaya dan kompeten, maka dia tidak akan mudah untuk berhutang, karena sudah memiliki penghasilan yang konsisten dari profit investasi-nya.

Baca juga : Contoh Pembuatan Surat Perjanjian Hutang Piutang Sah dan Resmi

Demikian pembahasan kita kali ini mengenai bagaimana cara menghadapi teman yang berhutang kepada kita. Semoga kita bisa memberdayakan mereka menjadi individu yang produktif dan menghasilkan income secara mandiri, lewat investasi atau bisnis. Jangan lupa membagikan tulisan ini ke media sosial kalian untuk memberikan manfaat kepada teman-teman yang lain.
By

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel