Contoh Teks Debat Kenakalan Milenial, Struktur dan Unsurnya

Kamu sedang mencari contoh teks debat? Bagaimana struktur dan unsur debat yang baik dan benar? berikut akan kosngosan jelaskan satu persatu pada kesempatan yang baik ini. Simak terus penjelasan debat dan kegiatan beradu argumen dibawah ini.

contoh teks debat

Ada banyak sekali contoh teks debat beserta struktur dan unsurnya yang bisa kamu temui di internet. Kamu pasti sering mendengar istilah debat, bukan? Debat tidak hanya dilakukan oleh kalangan politikus saja, namun juga para siswa dan mahasiswa atau kalangan akademis.

Debat adalah kegiatan saling menguji dan mempertahankan argumentasi atau pendapat dari masing masing individu atau kelompok, terhadap suatu hal yang ditengahi oleh moderator debat.

Baca juga : Apa itu Debat? Berikut Beserta Materi Debat Wawasan Nusantara

Debat banyak jenisnya, seperti debat politik, debat hukum, debat akademis dan berbagai topik debat lain dengan tujuan yang berbeda pula.

Bahkan untuk menguji kualitas kepala negara pun, sebelum pemilihan presiden, akan diadakan debat untuk mengetahui program kerja apa yang akan disampaikan calon presiden tersebut.

Struktur dan Unsur Debat


Sobat kosngosan perlu tahu bahwa debat memiliki beberapa struktur dan unsur pembentuk yang membedakannya dengan jenis penyampaian pendapat lainnya, adapun struktur debat diantaranya :

1. Melakukan perkenalan masing masing tim atau pihak (pro dan kontrak)
2. Menyampaikan argumentasi nya masing masing dengan terstruktur
3. Masing masing tim melakukan sanggahan dan mempertahankan argumentasinya
4. Mengambil kesimpulan dari akhir debat
5. Keputusan berasal dari voting, mosi, resolusi dan sebagainya.

Debat memiliki beberapa unsur pembentuk, yaitu sebagai berikut :

1. Adanya mosi, berupa bahan yang akan diperdebatkan
2. Memiliki pihak pro dan kontra yang akan saling beradu argumen satu sama lain
3. Ada moderator, sebagai penengah dan pembawa acara debat
4. Memiliki peserta atau penonton debat
5. Adanya notulen acara yang bertugas mencatat hal terkait debat

Contoh Teks Debat Kenakalan Milenial


Teks debat dibawah ini terkait dengan hukuman dan sanksi yang tepat terkait kenakalan milenial yang sering dilakukan saat ini. Pihak pro atau afirmatif menyatakan bahwa kenakalan milenial sebagai salah satu bentuk ketidakseimbangan kondisi psikologis yang harus di maafkan

Sementara pihak kontra atau oposisi menyatakan bahwa kenakalan yang sering dilakukan oleh milenial harus dihukum dan diberikan sanksi yang tegas, supaya mereka jera. Berikut teks debatnya mimin berikan kepada sobat kosngosan supaya lebih lengkap :

Tim Afirmatif

Kenakalan milenial, seperti pencurian, seks di luar nikah, serta penggunaan obat-obatan terlarang biasa terjadi di berbagai daerah saat ini. Hal ini tentu menjadi perhatian bagi masa depan bangsa. Kenakalan milenial adalah masalah yang harus dipecahkan. Kami yakin bahwa kenakalan milenial harus dipandang sebagai suatu kesalahan karena ketidakstabilan kondisi psikologis akibat mengalami pencarian jati diri.

Sebab mereka masih di bawah umur. Milenial adalah anak-anak yang tumbuh ke tahap dewasa. Seperti kita ketahui bahwa tahap milenial yaitu dari usia 10 tahun sampai 18 tahun adalah usia kritis karena mereka menjalani pubertas sehingga tidak stabil secara emosional. Mereka tidak bisa mengendalikan emosinya seperti orang dewasa karena emosi dan psikologi yang belum matang

Tim Oposisi

Jelas ini adalah kesalahan, menganggap bahwa kenakalan milenial harus dimaafkan. Kami yakin bahwa kenakalan milenial harus diberikan hukum dan sanksi yang membuat jera. Hal tersebut karena milenial yang telah melakukan penyimpangan sosial dan melanggar hukum.

Mereka harus dihukum karena mereka adalah pelaku tindakan menyimpang. Meski masih di bawah umur, milenial tetap harus dihukum karena melakukan perilaku salah atau menyimpang di mata hukum. Milenial yang melakukan perilaku menyimpang harus diberikan sanksi sesuai dengan kesalahan mereka

Tim Afirmatif

Kami tidak setuju dengan pendapat pembicara pertama. Anda mengatakan milenial yang melakukan kesalahan masih di bawah umur, harus dihukum. Milenial yang berada di bawah umur seharusnya tidak dihukum, karena memang belum matang dalam mengambil keputusan

Milenial yang melakukan kenakalan tidak sepenuhnya menjadi kesalahan mereka sendiri. orang tua yang mendidik anak dengan cara yang salah yang membuat anak melakukan kenakalan dan penyimpangan sosial.

Keadaan keluarga yang tidak menguntungkan, seperti perceraian orang tua, orang tua sering bertengkar serta orang tua yang sibuk tidak mempunyai banyak waktu untuk anak-anak adalah penyebab utama mereka yang menyimpang dalam berperilaku

Tim Oposisi

Alasan milenial melakukan kesalahan memang banyak, tetapi hal ini tidak menjadi alasan untuk polisi tidak menghukum siapa yang salah. Seseorang yang salah dimata hukum adalah mereka yang menjadi subjek kejahatan tersebut, dan tidak mungkin menjadi orang yang benar. Jadi karena itulah dia harus dihukum.

Milenial yang melakukan penyimpangan sosial harus dihukum karena ada hukuman bagi penjahat atau penyimpangan sosial sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. Dalam kasus kenakalan remaja, milenial yang merupakan pelaku tindakan menyimpang tersebut harus dihukum sesuai dengan tingkat kesalahan mereka. Hukuman yang diberikan juga harus sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

Tim Afirmatif

Sangat disayangkan, milenial yang masih di bawah umur menurut kami seharusnya tidak untuk dihukum dan di bully. Mereka justru butuh pendampingan dari orang orang sekitarnya. Milenial yang melakukan kerusakan atau penyimpangan sosial tidak boleh dihukum karena mereka masih di bawah umur dan mereka berhak dimaafkan dan diberi kesempatan kedua.

Milenial yang belum memiliki emosi dewasa tidak bisa sepenuhnya mengetahui tindakan mana yang baik atau buruk untuk mereka lakukan. Apabila mereka melakukan penyimpangan atau kejahatan sosial, mereka bisa dimaafkan dan diberikan pendampingan yang intens oleh psikologi, sehingga mereka akan sadar dan melakukan hal yang benar.

Tim Oposisi

Generasi milenial sama saja dengan masyarakat pada umumnya. Apabila melakukan penyimpangan sosial, harus berani mempertanggung jawabkan perbuatannya dimata hukum. Hal ini akan membuat mereka lebih berhati-hati dalam melakukan apa pun. Bagi yang melakukan tindakan menyimpang harus diberikan sanksi supaya bisa menjadi pencegah.

Milenial yang melakukan penyimpangan sosial dan tidak dihukum, maka ini akan bisa menjadikan mereka ketagihan untuk melakukan hal yang sama dikemudian harinya. Oleh karena itu, hukuman adalah cara terbaik untuk membuat mereka sadar.

Mungkin apabila hukuman yang berlaku dinilai terlalu keras, bisa disesuaikan dengan tingkatan umur masing masing pelaku. Sehingga hukuman tetap bisa menjadi sesuatu yang memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar.

Tim Afirmatif

Berdasarkan argumen yang telah diungkapkan tim kami, kami tetap berpegang pada pernyataan kami bahwa kenakalan milenial harus dimaafkan. Itu karena mereka masih dalam masa kritis dan mereka butuh kesempatan kedua.

Tim Oposisi

Dengan melihat pandangan tim kami, sekali lagi kami sangat tersinggung dengan pernyataan bahwa kenakalan milenial harus dimaafkan. Kami percaya bahwa milenial yang melakukan tindakan menyimpang harus dihukum.

Baca juga : Rahasia Bernegosiasi Supaya Bisa Mempengaruhi Orang Lain

Semoga dengan membaca materi dan penjelasan mengenai contoh teks debat, struktur dan unsur unsur pembentuknya kali ini, bermanfaat untuk sobat kosngosan sekalian. Terimakasih sudah datang membaca, jangan lupa share dan bagikan link post ini di linimasa media sosial kalian.
By

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel