Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

20 Contoh Perilaku Hidup Hemat dan Sederhana

Bagaimana cara menerapkan sikap hidup yang sederhana? Ada banyak sekali manfaat yang bisa kamu dapatkan ketika hidup hemat. Berbagai dampak positif seperti kemampuan manajemen finansial yang semakin tertata, mampu mengendalikan keinginan berlebih terhadap suatu produk hingga menghindari gaya hidup hedon adalah sebagian kecil dari dampak positif berhemat. Dan pada kesempatan kali ini kosngosan akan memberikan beberapa contoh perilaku hemat yang bisa kamu tiru dalam kehidupan sehari hari.

Cara hidup hemat tentu saja harus diaplikasikan bagi semua kalangan, baik itu anak sekolahan, anggota dalam rumah tangga, karyawan di kantor hingga pergaulan di masyarakat. Karena setiap agama juga tentunya mengajarkan kepada pemeluknya untuk berperilaku hemat yang diwujudkan dalam setiap perbuatan yang tidak melampaui batas dan mentaati setiap peraturan

Apa itu hemat? Pengertian Hemat bisa didefinisikan sebagai suatu perilaku aku yang menggunakan atau mengeluarkan duit secara berhati-hati untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Perilaku hemat berkebalikan dengan perilaku boros. Berhemat berarti kamu cermat dalam memanfaatkan dana yang kamu miliki, serta tidak menghambur-hamburkannya kepada ada keinginan yang tidak penting.

Apa yang kita dapatkan dengan mengaplikasikan perilaku hemat dalam kehidupan sehari-hari? berikut keuntungannya :


  • Menghindari sifat pemborosan
  • Menghindari sifat foya foya
  • Memiliki jaminan di masa depan
  • Menghindari kesulitan di suatu waktu
  • Mendapatkan kebaikan
  • Mampu mengelola keuangan
  • Memiliki banyak teman


Ketika kamu sudah berhasil untuk menerapkan perilaku hemat, maka kamu akan bisa melawan sikap boros dan pelit. Perlu diketahui bahwa hemat sangat berbeda dengan pelit. Hemat itu adalah mengalokasikan sesuatu sesuai pada tempatnya, sementara pelit itu sama sekali merugikan diri sendiri dengan tidak memberikan sesuatu sesuai dengan proporsinya

Misalnya sobat kosngosán menabung dan menyisihkan uang jajan mu sebesar 50 persen untuk membeli smartphone idaman, itu namanya hemat. Sedangkan apabila dikatakan pelit maka kamu akan menyimpan semua uang jajan mu, dan apabila ada orang yang meminta untuk meminjam walaupun Itu keluarga kamu tidak akan memberikannya, itu adalah ciri ciri pelit.

Baca juga : Rahasia Mengatur Bulanan Mahasiswa Agar Bertahan di Akhir Bulan


Contoh Perilaku Hemat


contoh sikap hemat

Menyisihkan Uang Untuk Menabung


Perilaku utama yang menunjukkan bahwa kamu memang memiliki perilaku hemat adalah bisa menyisihkan sebagian dari pendapatan mu untuk menabung. Menabung adalah kegiatan menyimpan uang baik dalam bentuk fisik maupun nonfisik, untuk dipergunakan lagi di masa depan.

Menabung sangat memiliki banyak manfaat seperti bisa menjadi persediaan dikala sobat kosngosàn membutuhkan dana terdesak. Menabung juga melatih dirimu untuk tidak bersikap boros dan bisa memperoleh tas kan mana yang harus dibeli dan mana yang tidak


Menyisihkan Uang untuk Investasi


Investasi adalah tahapan yang lebih tinggi dari menabung. Karena dalam investasi kamu menyisihkan sebagian pendapatannya untuk dikembangkan lagi. Sehingga Dana yang kamu tabung bisa menghasilkan keuntungan.

Ada berbagai jenis investasi yang bisa kamu pilih seperti Saham, ReksaDana, Trading Forex dan lainnya. Masing-masing dari saham tentunya memiliki resiko dan keuntungannya masing-masing. Intinya semakin besar peluang keuntungan yang ditawarkan, maka semakin tinggi pula resikonya


Menerapkan Gaya Hidup Minimalis


Lanjut perilaku yang mencerminkan hemat adalah dengan menerapkan gaya hidup minimalis. Hidup minimalis adalah suatu gaya hidup yang yang mempergunakan sesuatu barang seperlunya saja, sehingga tidak membutuhkan banyak barang untuk dipergunakan dalam hidup.

Misalnya orang yang hidup minimalis, tidak akan banyak membeli perabotan rumah tangga, membeli peralatan dapur seadanya, dan isi rumahnya juga terlihat clean dan minimalis. Orang yang minimalis bukanlah orang yang pelit, namun mungkin sobat kosngosan sadar bahwa segala sesuatu yang dibeli haruslah memiliki manfaat besar


Menerapkan Gaya Hidup Zero Waste


Zero waste adalah penerapan prinsip hidup yang tidak mau memakai barang barang yang nantinya akan menghasilkan sampah secara berlebihan. Intinya bagaimana cara untuk tidak menghasilkan sampah dan limbah sama sekali. Terlebih untuk sampah non-organik seperti kaleng dan plastik.

Mengapa harus zero waste? Karena kita semua sedang hidup di zaman teknologi, dengan penggunaan material plastik, bahan bakar minyak serta produk kemasan yang tidak ramah lingkungan, maka diperlukan kesadaran terhadap diri sendiri serta keluarga untuk memulainya secara internal.


Tidak Menghamburkan Makanan


Makanan merupakan salah satu produk yang banyak dihasilkan dan dikonsumsi oleh manusia demi memenuhi kehidupannya. Namun pada faktanya konsumsi makanan saat ini, tidak mencerminkan bagaimana manusia menghargai rezeki.

Ada banyak sekali kita yang yang membuang makanan. Sementara di belahan dunia yang lain ada saudara kita yang mengalami kelaparan dan kekurangan makanan. Hal ini tentunya sangat miris. Oleh karena itu ketika kita hendak menerapkan prinsip hidup hemat, maka mulailah dari bagaimana kamu berperilaku terhadap makanan. Konsumsilah sesuatu berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan semata


Tidak Menghamburkan Air


Sama halnya dengan makanan, air juga menjadi salah satu produk kebutuhan hidup manusia yang sangat vital peranannya. Sebagian dari sobat kosngosan mungkin ada yang berkecukupan, bahkan kelebihan air. Namun hal tersebut tidak lantas harus membuat kita menghambur-hamburkan nya. sementara di belahan dunia lain ada saudara kita yang mengalami kekeringan dan krisis air bersih.

Ditambah lagi seperti yang kita ketahui saat ini pasokan air yang layak minum di dalam tanah semakin berkurang akibat banyaknya polusi, limbah dan terjadinya kekeringan serta perubahan iklim. Sudah saatnya kita untuk mengubah perilaku kita supaya lebih hemat lagi dalam mengkonsumsi air


Tidak Membeli Barang Useless


Coba lihat kembali barang-barang yang kita pakai dan kita miliki saat ini. Apakah fungsinya memang benar-benar kita perlukan untuk mendukung kegiatan kita sehari-hari, atau justru hanya terpampang dan tidak dipakai? Tentunya ini menjadikan kita berperilaku boros dan hedon.

Ketika kita hendak membeli suatu barang, maka hal pertama yang harus kita jadikan sebagai patokan adalah seberapa besar manfaatnya untuk kamu? Apakah barang tersebut benar-benar bisa kamu manfaatkan dengan semaksimal mungkin? Nah disinilah pentingnya untuk memilih Need ketimbang Want


Menggunakan Listrik dengan Efisien dan Efektif


Setelah makanan dan air, maka konsumsi manusia modern saat ini yang tidak kalah pentingnya adalah listrik. Listrik merupakan kebutuhan dasar yang harus dimiliki oleh manusia modern. Apalagi saat ini Perkembangan teknologi yang menuntut kehidupan semakin canggih dan membutuhkan peranan listrik sebagai sumber dayanya.

Tapi apa jadinya ketika listrik dihabiskan dengan percuma? sobat kosngosan semua tahu untuk menghasilkan listrik perlu upaya dengan pembangunan pembangkit listrik dengan berbagai tenaga yang ada. Oleh karena itu mulailah bersikap hemat dengan mematikan setiap perangkat elektronik apabila tidak dipakai. Dan kalau perlu segeralah beralih kepada penggunaan listrik yang lebih ramah lingkungan.


Memanfaatkan Barang Semaksimal Mungkin


Seperti yang telah dikatakan sebelumnya penggunaan barang haruslah berdasarkan fungsi dan manfaatnya, bukan hanya sekadar prestise dan brand. Selain itu kamu harus bisa memanfaatkan barang yang kamu miliki dengan maksimal. Misalnya memanfaatkan satu unit PC untuk penggunaan televisi, karena fungsi PC juga bisa menggantikan TV, dan contoh lainnya.


Mendaur Ulang Barang Bekas


Setiap manusia pastinya memiliki barang yang tidak terpakai lagi namun masih disimpan di berbagai tempat. Barang tersebut bukannya rusak atau membahayakan, akan tetapi manfaatnya mungkin sudah tergantikan oleh produk lain, atau memiliki bentuk dan gaya yang yang tidak sesuai lagi dengan zamannya.

Nah sobat kosńgosan bisa mendaur ulang atau membentuk ulang barang tersebut untuk fungsi yang lebih baik lagi, misalnya daur ulang plastik menjadi payung atau jas hujan, dll.


Menggunakan Barang Bekas


Setelah kamu mendaur ulang barang-barang yang tidak terpakai lagi menjadi barang yang usefull, kini saatnya untuk menggunakan barang bekas tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Tidak usah malu untuk menggunakannya. Jadikan itu sebagai trend fashion yang berarti kamu turut andil dalam menyelamatkan lingkungan.

Orang-orang barat juga saat ini tengah menyukai penggunaan barang-barang Second Hand, atau barang bekas, lho. Jadilah pribadi yang bisa memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai dalam kehidupanmu


Memilih Peralatan Elektronik


Kebutuhan manusia modern terhadap peralatan elektronik saat ini ini tidak bisa dinafikan lagi. Barang-barang elektronik sangat bermanfaat untuk membantu kehidupan manusia. Sebut saja seperti mesin cuci, kulkas, komputer, printer, lampu, vacum cleaner dan sebagainya. Lihat saja di dalam rumah kita ada banyak sekali peralatan elektronik berbagai merk dan fungsi

Nah diantara barang-barang elektronik tersebut tentunya ada yang butuhkan daya listrik yang besar dan ada yang membutuhkan daya listrik kecil. Kebanyakan produk elektronik keluaran yang lama itu memiliki konsumsi daya yang boros. Sehingga kamu harus memilih mengganti setiap peralatan elektronik yang boros daya tersebut


Tidak Boros Berbelanja


Setiap orang tentunya selalu melakukan aktivitas berbelanja untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Namun Sebagian ada yang menganggap kegiatan belanja sebagai penghilang stres, atau hanya sekedar menghambur-hamburkan uang. Sehingga apa yang dibelanjakan sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan, dan cenderung kepada keinginan saja.

Dalam hal ini belanja yang hemat bukan berarti belanja yang menghabiskan sedikit uang, akan tetapi belanja yang hemat adalah yang membeli barang-barang sesuai dengan kebutuhannya secara proporsional. Termasuk membeli barang bukan berdasarkan merek tetapi berdasarkan fungsi dan manfaatnya


Belanja Sesuai Kebutuhan


Yang namanya berbelanja sesuai dengan kebutuhan tentunya akan membuat sobat kosngosan memilih barang apa saja yang benar-benar berguna untuk kebutuhan hidup mu sehari-hari. Seperti misalnya seorang mahasiswa yang hidup ngekost entunya tidak terlalu membutuhkan peralatan gym, bukan? atau seorang pelajar belum membutuhkan mobil dan barang branded.


Belanja Sesuai Kualitas Produk


Banyak dari kita yang berbelanja berdasarkan brand atau merek nya saja. Padahal sebenarnya ada produk yang harganya lebih murah namun memiliki fungsi dan manfaat yang sama. Katakanlah ketika membeli smartphone, dengan merek A harga tiga juga, dengan merek B harga 2 juta, sama sama memiliki spesifikasi dan kualitas yang sama, namun hanya berbeda merk.

Nah bagi orang yang hemat tentunya dia akan lebih memilih harga yang 2.000.000 Karena dia sudah mendapatkan manfaat yang sama dengan mengeluarkan duit yang lebih sedikit


Tidak Suka Pamer


Orang-orang yang selalu hidup apa adanya tidak akan suka untuk melakukan yang namanya pamer dan narsis terhadap apa yang dia miliki, sekalipun itu lebih Wah dari orang lain. Karena dia sadar bahwa wa apa yang dia dapatkan hari ini belum tentu dia miliki keesokan harinya, jadi orang yang hemat tidak akan berlaku sombong terhadap harta yang dia miliki


Berburu Promo dan Diskon


Tentu saja orang hemat akan mempertimbangkan setiap harga dari barang yang akan dibeli. Dan apabila dia menemui promo atau diskon terhadap barang yang benar-benar sobat kosngosan kan butuhkan, maka sudah barang tentu itu menjadi daftar untuk dibeli. Disini perlu diperhatikan bahwa kamu tidak membeli barang karena ada promonya, tetapi lebih kepada, mencari barang yang kamu butuhkan yang ada promonya


Menabung Sesuai Tujuan


Orang-orang hebat tentunya akan menyisihkan sebagian dari pendapatan mereka untuk ditabung dan disimpan. tidak masalah apakah kamu menyimpan uang tersebut di bank, brankas milikmu atau di media lainnya. Akan tetapi perhatikan juga untuk menyimpan uang dalam jangka waktu lama karena akan berakibat inflasi. Jadi alangkah baiknya kamu menyimpan uang dalam bentuk emas.


Melakukan Investasi


Menabung berbeda dengan investasi. Karena orang hemat juga tidak puas untuk menyimpan uangnya tetapi juga untuk mengembangkan uangnya sehingga uang yang berdiam jam akan bisa lebih diberdayakan lagi dan bisa menghasilkan keuntungan. Seperti misalnya kamu melakukan investasi di bidang properti, saham atau reksadana


Selalu Bersyukur


Dan terakhir orang-orang yang hemat adalah sobat kosngosan yang selalu bersyukur atas pemberian Tuhannya. Kamu tidak pernah mengeluh, dan selalu bersifat dermawan seperti bersedekah atau membantu orang-orang disekitar yang membutuhkan. Karena perilaku hemat itu berbeda dengan pelit. Orang hemat tetap mengutamakan membantu sesama sementara orang pelit tidak akan melakukannya

Baca juga : Cobain 10 Cara NGIRIT Laundry Kiloan


Kata Penutup


Berhemat dan menggunakan sesuatu secara cara maksimal dan sesuai dengan fungsinya adalah prinsip dasar yang harus dimiliki oleh manusia, sebagai makhluk yang diberikan akal oleh Tuhan. Coba bayangkan apabila setiap manusia bersifat hemat dan menghindari ketamakan, pemborosan dan foya foya? Maka pastinya kondisi bumi akan lebih baik daripada saat ini.

Ketika kamu telah selesai membaca pembahasan ini, dan mendapatkan inspirasi serta motivasi untuk berperilaku hemat, maka silahkan sebarkan informasi positif ini kepada teman-temanmu yang lain yang ada di media sosial dengan cara tekan tombol share di bawah, terimakasih.
Oleh rezaharahap