6 Contoh Konsep Operasional Penelitian Skripsi, Tesis dan Disertasi

Apa itu konsep operasional? Buat kamu yang pernah membuat karya tulis ilmiah seperti Skripsi, Tesis, Disertasi atau Makalah dan Laporan, pastinya pernah membuat sub bab konsep operasional. Konsep operasional adalah suatu instruksi dalam melakukan penelitian, berbentuk kata-kata yang menggambarkan suatu gejala yang diamati diuji dan ditentukan kebenarannya oleh si peneliti

Konsep operasional disebut juga sebagai kerangka konsep, konsep pemikiran, atau konsep penelitian. Definisinya sangat beraneka ragam sesuai dengan pendapat para ahli. Seperti misalnya Bapak Husein Umar yang menilai konsep operasional adalah bentuk penentuan dari suatu konstruksi sehingga menjadi variabel ataupun sesuatu yang dapat diukur

Berbeda lagi dengan pendapat dari Bapak Asep Hermawan yang menyatakan bahwa konsep operasional merupakan penjelasan Bagaimana peneliti bisa mengukur suatu variabel Baik itu dengan angka maupun atribut tertentu

Bagian ini biasanya kita masukkan di bab pendahuluan, karena termasuk salah satu bagian perencanaan Sebelum melakukan penelitian. Dengan adanya konsep operasional maka peneliti bisa menentukan ke arah mana proses penelitian berlangsung

Baca juga : Contoh Manfaat Penelitian Skripsi, Tesis dan Disertasi


Tips Konsep Operasional


Ada banyak sekali istilah yang dipakai oleh peneliti dalam menjelaskan bagian dari konsep operasional. Ada yang menggunakan istilah bagian operasional, konsep penelitian, kerangka konsep, bentuk penelitian dan sebagainya. Pada intinya, sub bab ini adalah bagian penting yang menjelaskan arah penelitian secara luas.

Untuk itu perlu kamu perhatikan beberapa langkah dibawah ini untuk membuat konsep operasional yang lebih baik :

Pertama

Pilihlah variabel apa saja yang akan kamu teliti. Pastikan fungsi variabel sebagai variabel bebas, terikat, variabel luar dan sebagainya

Setelah itu cari pengertian konseptual yang terperinci mengenai masing-masing variabel yang pilih tersebut. Bisa dari kamus, textbook, atau penelitian terdahulu yang relevan. Kamu juga bisa merumuskannya sendiri

Kedua 

Identifikasi bagian mana saja yang bisa mengukur variabel tersebut. Terdapat lebih dari satu metode untuk mengukur variabel. Jadi kamu harus mengamati, membandingkan dengan permasalahan lain, menanyakan, dan trial error metode lain.

Ketiga

Pilih cara yang benar dilakukan untuk merumuskan suatu variabel. Pastikan spesifik dan jelas. Seperti misalnya berdasarkan pada kuesioner standar atau metode yang baru. Rincilah bagaimana memperlakukan data yang diperoleh

Pilih level pengukuran dalam penelitianmu, yaitu dari nominal,ordinal, interval dan rasio. Kamu bisa menuliskannya dalam bentuk narasi, tabel, diagram atau juga grafik. Umumnya kalau pada skripsi atau tesis berupa tabel, dan untuk jurnal publikasi ilmiah umumnya berupa narasi.

Untuk lebih jelasnya, teman teman kosngosan bisa langsung tonton video yang sudah mimin upload dibawah ini, tepatnya di channel youtube milik kosngosan. Semoga bisa bermanfaat, jangan lupa subscribe juga ya channel nya




Contoh Konsep Operasional


Contoh 1

Konsep operasional

Kajian ini berkenaan dengan efektivitas pengelolaan waktu pelayanan bimbingan konseling. Efektivitas adalah ukuran tentang bagaimana sebaiknya melaksanakan suatu sistem yang ada dengan sistem yang dikehendaki dan harus dipelihara.

Berdasarkan konsep tersebut yang dimaksud dengan efektivitas dalam kajian ini adalah segala suatu pengelolaan waktu pelayanan bimbingan konseling yang membutuhkan efektivitas dalam dunia pendidikan khususnya melalui program bimbingan konseling di sekolah.

Adapun indikator dari efektivitas pengelolaan waktu pelayanan bimbingan dan konseling itu adalah:

1. kecukupan waktu, maksudnya dengan waktu yang telah tersedia guru pembimbing bisa melaksanakan kegiatan bimbingan konseling.

2. ketepatan pelaksanaan, guru pembimbing dapat melaksanakan kegiatan bimbingan konseling dengan memperoleh goal sesuai tujuan.

3. Tepat sasaran, guru pembimbing dapat mencapai target pekerjaan yang telah direncanakan.

Efektivitas suatu kegiatan tergantung dari terlaksana tidaknya perencanaan, karena perencanaan maka melaksanakan pelayanan BK menjadi baik dan efektivitasnya berjalan dengan baik pula.

Efektivitas suatu program dapat diukur dengan melihat hasil yang dicapai. Hal tersebut tentu saja tidak boleh menyimpang dari tujuan. Jika memang tujuan sudah tercapai dengan waktu, tepat pelaksanaan dan tepat kualitas, maka efektivitas dari suatu program dapat dikatakan baik. Karena 3 unsur di atas sudah terpenuhi, maka efektivitas dari program sudah teruji dengan baik.

Dari paparan di atas bisa diambil kesimpulan bahwa indikator efektivitas adalah jika tujuan waktu yang direncanakan dalam perencanaan dapat terwujud. Pelaksanaan dalam perencanaan dapat terealisasi dengan baik, hal tersebut dapat dibuktikan dengan tercapainya tujuan seperti yang telah ditetapkan

(Kosngosan mengambil dari skripsi yang berjudul : Efektivitas pengelolaan waktu pelayanan bimbingan konseling)


Contoh 2

Konsep Operasional

Dalam penelitian ini akan menguji pengaruh antara DPK, NPL, dan suku bunga SBI terhadap jumlah penyaluran kredit modal kerja. Hal ini terlihat dari kerangka pemikiran seperti yang tampak pada gambar di bawah ini :

contoh konsep operasional

(Diambil Dari Penelitian Yang Berjudul :(Diambil Dari Skripsi Yang Berjudul : Analisis Pengaruh Dana Pihak Ketiga, Non Performing Loan, Dan Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia Terhadap Jumlah Kredit Modal Kerja Yang Disalurkan Pada Bank Swasta Devisa Nasional Oleh : Annisa Risky Amalia. S)


Contoh 3

3.1. Konsep Penelitian
Dalam suatu penelitian, metode yang digunakan sangat menentukan tingkat kebenaran dan kepercayaan terhadap data yang terhimpun. Untuk mengamati dasaran penelitian ini, penulis mengunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif yaitu menjelaskan fenomena secara mendalam melalui pengumpulan data.

Kecenderungan untuk mengunakan metode penelitian ini, didasarkan pada pertimbangan bahwa metode ini dianggap sangat relevan dengan materi penulisan skripsi, karena penelitian yang dilakukan hanya bersifat deskriptif yaitu mangambarkan apa adanya dari kejadian yang diteliti.

Terdapat 5 (lima) macam metodologi penelitian yang mengunakan pendekatan kualitatif yakni : fenomenoligi, etnografi, studi kasus, historis, metode teori dasar(grounded theory). Dalam hal ini penelitian yang digunakan yakni penelitian metode studi kasus. Menurut Maxfield dalam Nazir (2003) studi kasus adalah penelitian tentang status subjek yang berhubungan dengan suatu fase yang khas dari keseluruhan personalitas.

Dengan kata lain studi kasus akan mempelajari secara holistik mulai dari latar belakang, sifat dan karakter yang khas dari suatu kasus secara mendalam. Pengumpulan data metode studi kasus ini dilakukan dengan studi lapangan, observasi, perbandingan antara kategori, fenomena dan situasi berdasarkan berbagai penilaian, seperti kajian induktif, deduktif, dan verifikasi hingga datanya bersifat jenuh

(Diambil Dari Skripsi yang berjudul : Peranan Sistem Informasi Manajemen Terhadap Peningkatan Pelayanan Pada Proses Pembuatan E-Ktp Dispenduk Capil Di Kota Sorong Oleh Marta Butty)


Contoh 4

2.4 Konsep Operasional

Berikut merupakan Konsep Operasional yang diambil berdasarkan hasil telaah pustaka dan penelitian terdahulu. Kerangka pemikiran teoritis yang diajukan meliputi variabel budaya organisasi, motivasi, kepuasan kerja, dan kinerja karyawan

Gambar 2.1

contoh konsep operasional

(Diambil Dari Skripsi yaitu : Pengaruh Budaya Organisasi Dan Motivasi Terhadap Kepuasan Kerja Dalam Mempengaruhi Kinerja Karyawan Kantor Unit Pt Telkom Regional Iv Semarang, Oleh : Meyta Indraswari)


Contoh 5

A. Bentuk Penelitian

Bentuk penelitian yang digunakan dalam skripsi ini yaitu penelitian dalam bentuk deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan mempergunakan data primer yang diperoleh melalui survei, peneliti ini memiliki dua jenis data:

1. Data Primer

Data primer adalah data langsung yang diperoleh dari pimpinan, supervisor, dan karyawan perusahaan yang berkompetensi memberikan keterangan secara langsung dengan cara wawancara langsung

2. Data Sekunder

Data sekunder merupakan jenis data yang didapatkan dari konsumen tetap PT. Toyota Hadji Kalla atau informan kedua, kemudian dari studi pustaka dengan mempelajari berbagai tulisan, buku, dan skripsi yang berhubungan dengan penelitian ini. Data Sekunder, merupakan data yang diperoleh dari dokumentasi perusahaan. Untuk lebih jelas bentuk penelitian di gambarkan sebagai berikut :

contoh konsep operasional

Diambil Dari Skripsi Berjudul : Analisis Strategi Pemasaran Mobil Merk Toyota Innova Pada Pt. Hadji Kalla Cabang Alauddin Di Kota Makassar Oleh : Hery Maulana Ari


Contoh 6

D. Kerangka Konsep

Kerangka konsep merupakan suatu uraian dan visualisasi hubungan atau kaitan antara konsep satu terhadap konsep yang lainnya, atau antara variabel yang satu dengan variabel yang lain dari masalah yang ingin diteliti.. (Notoatmodjo, 2012, p.83).


Pada penelitian ini yang menjadi variabel independent yaitu Peran, lama kerja , dan Jabatan fungsional perawat sedangkan yang menjadi variabel dependent yaitu Pelaksanaan Kegiatan Perkesmas. Pada penelitian ini kerangka konsep yang digunakan dapat digambarkan sebagai berikut :


konsep operasional

Baca juga : Contoh Hipotesis Penelitian Pada Skripsi, Tesis dan Disertasi


Kata Penutup


Konsep operasional sangat penting dalam penulisan karya tulis ilmiah baik itu dalam bentuk Skripsi, Disertasi maupun Tesis. Sebagai seorang mahasiswa akhir kamu harus mempelajari teknik penulisannya sesuai dengan contoh yang sudah mimin kosngosan berikan diatas.

Semoga pembahasan kita kali ini bisa bermanfaat buat teman-teman terutama untuk mahasiswa yang sedang atau akan melakukan pembuatan tugas akhir. jangan lupa untuk Klik tombol share, bagikan ke teman teman sosmed mu ya
By

0 Response to "6 Contoh Konsep Operasional Penelitian Skripsi, Tesis dan Disertasi"

Post a Comment

head ads

inline ads

inline ads 2

bottom ads