30 Contoh Masalah dalam Keluarga dan Solusinya

Apa saja contoh konflik dan problematika yang sering terjadi didalam keluarga? Untuk itu pada kesempatan kali ini kosngosan akan memberikan beberapa artikel berita yang menunjukkan berbagai jenis problematika dalam kehidupan rumah tangga, berikut solusinya. Karena dalam keluarga selalu ada jalan keluar yang harus ditangani oleh kedua orangtua agar tidak berdampak terhadap anak anak

Sering sekali kita menonton berita terkait masalah keluarga yang terjadi di tengah masyarakat kita. Atau ada juga artikel dari media massa yang memberitakan masalah dalam keluarga yang disebabkan oleh berbagai faktor, seperti finansial, kecemburuan dan sebagainya.

Selain itu kamu juga mungkin pernah ditugaskan untuk mengerjakan karangan tulisan bagaimana cara menghindari konflik dengan anggota keluarga di dalam rumah. Tentu saja masing masing keluarga berbeda cara penanganannya, karena faktor penyebab dan karakter didalamnya juga berbeda. untuk itu dibutuhkan pendekatan dalam menangani hal semacam ini.

Baca dulu : Contoh Masalah Sosial di Masyarakat dan Kantor


Problematika Keluarga


contoh masalah keluarga

1. Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)


Apa yang dimaksud dengan KDRT? Adalah suatu tindakan yang terjadi dalam rumah tangga baik dilakukan oleh istri atau suami maupun anak yang berdampak terhadap fisik Psikologi dan keharmonisan dalam keluarga tersebut

Hal ini merupakan permasalahan yang cukup pelik dan sering terjadi dalam keluarga. Umumnya terjadi karena ketidakcocokan pendapat, atau terjadi salah satu faktor penyebab sehingga kekerasan tersebut terjadi.

Lalu bagaimana solusinya?

Apabila sobat kosngósan mengalaminya silakan lapor ke Komnas HAM atau komnas Anak. Diperlukan penanganan segera untuk menghindari terjadinya kontak fisik yang lebih membahayakan korban. Bicarakan dengan baik-baik apa permasalahan utamanya dan apabila memang tidak bisa dihindari lagi maka perceraian adalah solusi satu satunya


2. Masalah Keuangan atau Finansial


Tidak pelik dalam satu keluarga terjadi suatu permasalahan terkait keuangan atau Financial. Misalnya seorang suami yang mengalami kebangkrutan sehingga tidak bisa lagi untuk menafkahi keluarganya.

Atau seorang istri yang tidak bisa mengatur dan memanajemen kondisi keuangan keluarga dengan baik. Sehingga uang yang diberikan suami atau uang yang dihasilkan tidak bisa optimal untuk dimanfaatkan demi keberlangsungan keluarga.

Lalu bagaimana solusinya?

Adapun solusi dari permasalahan terkait keuangan ini adalah kembali berembuk antara suami dan istri, terkait pengelolaan keuangan secara lebih baik. Diperlukan komunikasi yang Intens dan apabila diperlukan bantuan dari konsultan keuangan dan software yang membantu untuk mengatasi si manajemen ekonomi yang lebih baik dalam satu keluarga


3. Ketidakhadiran si buah Hati


Tujuan dari dibentuknya keluarga adalah salah satunya untuk berkembang biak, dengan kata lain tujuan untuk berkeluarga adalah untuk memperoleh anak di mana anak dianggap sebagai salah satu rezeki dan perekat hubungan keluarga yang semakin harmonis.

Namun permasalahan sering sekali muncul apabila waktu pernikahan sobat kosngosan sudah menjelang 1 tahun namun istri belum juga mendapatkan momongan. Biasanya akan banyak pembicaraan negatif dari keluarga dan Tetangga sehingga memunculkan adanya gesekan internal

Lalu apa solusinya?

Saat ini perkembangan teknologi kedokteran sangat maju sehingga bisa membuat program bayi tabung untuk suami istri yang mengalami kesulitan dalam memperoleh anak. Selain itu berkonsultasilah kepada dokter kandungan mengenai apa saja yang harus dilakukan untuk mengadakan program hamil


4. Berbedanya pola Asuh Anak


Nah lain halnya karena ketidakhadiran buah hati, justru ini sering terjadi cek cok antara suami dan istri mengenai perbedaan pola atau sistem asuh si kecil, antara suami menginginkan anak di asuh oleh istri saja, atau istri lebih suka menitipkan anak ke mertua, dan sebagainya.

Lalu bagaimana solusinya?

Sobat kosngosań pastinya sudah memiliki pandangan dan rencana tentang bagaimana cara mendidik anak yang baik sesuai dengan kemauan diri sendiri, namun perlu untuk dibincangkan kembali antar keluarga, bagaiman seharusnya pola yang tepat dan disetujui oleh semua pihak dengan sistem win win solution


5. Perselingkuhan


Diantara permasalahan keluarga yang paling pelik ini adalah salah satu persoalan yang sangat serius dan besar. Beruntunglah bagi keluarga yang kedua pasangannya tidak melakukan perbuatan tercela ini.

Salah satu atau dua dua nya berpotensi untuk melakukan perselingkuhan, di mana istri atau suami menjalin hubungan dengan orang lain tanpa sepengetahuan pasangannya. Ini adalah perbuatan yang bisa menghancurkan hubungan rumah tangga

Apa solusinya?

Harus sobat kosngosan tahu bahwa yang namanya menikah berarti siap untuk menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing dari pasangan. Jauhkan hal-hal negatif yang bisa mendorong untuk berbuat selingkuh. Apabila terlintas maka segeralah instropeksi diri, jauhkan diri dari potensi tersebut.


6. Memiliki Keluarga Tiri


Ini adalah salah satu permasalahan yang cukup jarang ditemui dalam keluarga. Biasanya keluarga tiri adalah mereka yang mendapatkan keluarga dari Ayah atau Ibu yang menikah lagi. Hubungan dengan saudara tiri ini cenderung tidak dekat dengan keluarga kandung

Masalahnya adalah apabila keluarga tiri ini ikut menumpang tinggal dalam satu keluarga, sehingga sedikit banyaknya bisa mempengaruhi kehidupan rumah tangga seseorang

Solusinya bagaimana?

Jadilah keluarga yang mandiri. Apabila perlu kamu harus sudah tinggal terpisah dari mertua dan orang tua walaupun itu hanya berjarak beberapa meter saja asalkan berbeda rumah. Apabila ada keluarga tiri yang meminta untuk menginap, maka Jelaskan pada mereka mengenai konsekuensi Untuk tetap menjaga hak dan kewajibannya masing-masing


7. Kurangnya Kepercayaan


Dalam menjalin rumah tangga, kamu tidak bisa berlaku overprotektif seperti pada masa pacaran dahulu. Karena sifat kalian sudah harus dewasa, dan saling memberikan kepercayaan satu sama lain. Menghormati istri atau suami, bukan berarti berhenti menghargai pendapat nya.

Bagaimana solusinya?

Menghormati istri atau suami juga berarti saling menjaga privasi dan memberikan ruang untuk melakukan kegiatan yang sobat kosńgosan sukai, selama masih dalam level yang tidak merusak hubungan


8. Kehidupan diatas Ranjang


Berbicara mengenai hubungan suami istri biar tidak lepas dari kehidupan ranjang atau seksual. Bagi sebagian pasangan mendapatkan istri atau suami yang yang bermasalah terhadap kehidupan seks, bisa menyebabkan harmonisan rumah tangga menjadi retak dan terganggu. Misalnya suami yang mengalami ejakulasi dini, atau istri yang tidak subur dan sebagainya.

Bagaimana solusinya?

Inilah pentingnya keterbukaan sehingga apabila salah satu pasangan mengalami masalah seputar kehidupan di atas ranjang maka segera berkonsultasi kepada dokter ahli. Kamu juga perlu untuk mengecek secara rutin kesehatan organ kelamin dan segera melaporkan hal-hal kecil yang dirasa sepele namun sangat berpengaruh dalam kehidupan seksual


9. Suami kurang Bisa Menafkahi


Sebenarnya ini hampir sama dengan permasalahan terkait finansial seperti yang dijelaskan di awal tadi, namun perbedaannya di sini adalah lebih kepada suami yang bermalas-malasan dan tidak mampu untuk menafkahi keluarga secara maksimal.

Tentu saja ini menjadi permasalahan yang cukup banyak dialami istri. Biasanya sobat kosngosan yang mendapatkan suami bermalas-malasan akan membantu bekerja sehingga waktu bersama anak juga akan berkurang.

Bagaimana solusinya?

Itulah pentingnya untuk mendapatkan suami yang bertanggung jawab dan bekerja keras. Oleh sebab itu sebelum memilih suami pastikan dia benar-benar memiliki kriteria pria yang pantang menyerah.

Apabila sudah terlanjur mendapatkan suami yang bermalas-malasan, maka berikan dia sugesti, ajak ke konsultan keuangan, atau laporkan kepada mertua supaya mereka bisa menasehatinya dengan baik baik.


10. Istri kurang Bisa Mengatur Rumah Tangga


Tadi dikatakan bahwa suami tidak bisa menafkahi keluarga, dan sekarang permasalahan yang cukup sering terjadi juga di keluarga Indonesia adalah sang istri yang tidak mampu untuk mengelola rumah tangga

Terkadang istri yang baru berperan sebagai ibu rumah tangga tidak bisa mengatur keuangan, atau ketika sudah menjadi ibu, tidak bisa untuk mendidik anaknya dengan maksimal. Biasanya pemahaman istri yang seperti ini masih belum matang dan masih terbawa sifat kekanak-kanakan ketika sebelum menikah

Apa solusinya?

Istri yang baik tentunya yang bisa mengelola dan mengatur rumah tangga. Itulah sebabnya direkomendasikan sobat kosngosán sebagai istri tidak bekerja dan fokus untuk mengelola rumah tangga saja sementara suami untuk menafkahi. Namun yang terpenting adalah bagaimana istri bisa belajar untuk bekerjasama dengan suami dalam mengelola keluarga, dan apabila ada kesalahan maka dia bisa menerima masukan dari suami


11. Mertua Ikut Campur


Ini adalah salah satu permasalahan yang sangat sering terjadi di dalam keluarga Indonesia. Apabila kamu mendapati orang tua dari pasangan yang cenderung overprotektif atau sering mengatur urusan internal dalam keluarga

Sehingga membuat peran suami menjadi tidak lagi superior terhadap istri, karena ada campur tangan mertua di dalamnya. Tentu saja permasalahan ini ini bisa mengakibatkan hubungan suami istri menjadi tidak harmonis

Lalu apa solusinya?

Mertua yang ikut campur adalah mereka yang memang tidak mengerti mengenai prinsip kemandirian dalam rumah tangga bagi anak-anaknya. Itulah makanya perlu untuk segera pindah dan mencari rumah sendiri walaupun mengontrak asalkan tidak tinggal bersama mertua.

Apabila mertua masih ikut campur, Jelaskan kepada mereka mengenai tanggung jawab dan peran masing-masing suami istri sehingga mintalah mereka untuk memberikan kepercayaan penuh kepada anak-anaknya untuk mengatur dan mengelola urusan rumah tangganya sendiri


12. Kurangnya Komunikasi


kurangnya komunikasi pasangan

Dalam suatu hubungan yang namanya komunikasi adalah salah satu faktor penting yang berperan dalam perangkat hubungan agar selalu harmonis.

Setiap keputusan dan kegiatan yang dilakukan dalam keluarga haruslah dikomunikasikan terlebih dahulu secara bersama-sama, sehingga istri dan suami memiliki kontribusi yang sama untuk membuat keputusan penting dalam rumah tangga. Namun banyak sekali komunitas yang tidak berjalan semestinya dan mengakibatkan terjadinya konflik.

Buat yang ingin lebih romantis lagi, kamu bisa update koleksi kata kata romantis buat suami yang jauh bekerja diluar dengan quotes disini

Bagaimana solusinya?

Sobat kosngosan harus belajar untuk mendengar dan memberikan saran kepada pasangan masing-masing. Jangan cuma bisa marah-marah dan melakukan penilaian sepihak. Bicarakan semuanya dengan kepala dingin, dan berikan pasangan untuk menyampaikan hak yya serta bermusyawarahlah dengan baik


13. Semakin Melebarnya Perbedaan


Yang namanya Keluarga terdiri dari istri dan suami yang memiliki karakteristik dan pandangan yang berbeda beda.

Keluarga yang ideal adalah mereka yang menyatukan perbedaan tersebut dalam satu bingkai sehingga terjadinya ketidakharmonisan yang saling berkolaborasi. Namun beberapa Keluarga banyak yang tetap mengalami perbedaan dan pada akhirnya muncul pertengkaran

Lalu apa solusinya?

Sama seperti pada permasalahan sebelumnya ini adalah akibat dari kurangnya komunikasi dan saling pengertian dari semua pihak. Istri yang baik adalah yang bisa menghormati suaminya, sementara suami yang baik adalah yang bisa menyayangi istrinya


14. Berbeda Prinsip dan Keyakinan


Prinsip dan keyakinan antara suami dan istri dalam menjalin hubungan harus Selaras dan Senada supaya bisa membangun bahtera rumah tangga yang kokoh dari waktu ke waktu. Yang namanya prinsip dan keyakinan sebenarnya tidak perlu sama tetapi harus bisa saling melengkapi dan bertemu di tengah


15. Berbeda Visi Misi


Hampir sama dengan prinsip dan keyakinan, dalam menjalin rumah tangga haruslah menetapkan visi dan misi apa yang harus dicapai dalam beberapa tahun kedepan secara bersama-sama. Dan biasanya Apabila terjadi perbedaan maka suami dan istri akan merasa hubungan tidak harmonis

Bagaimana solusinya?

Oleh karena itu sebelum menikah, sobat kosngosan perlu untuk membicarakan visi dan misi apa yang akan kalian raih dalam satu tahun, dua tahun, tiga tahun, lima tahun dan dekade depan. rancanglah visi-misi dengan matang apabila perlu untuk dicatat dalam software di perangkat elektronik milik kalian


16. Perubahan Fisik


Seorang suami dan tindakan senang melihat istrinya semakin gemuk dan kulit keriput. Begitu juga dengan istri yang tidak suka dengan suaminya yang yang berperut besar, mengalami kebotakan, ubanan dan sebagainya. Namun suka ataupun tidak suka yang namanya perubahan fisik pasti akan terjadi, sehingga kamu harus menghadapinya dengan lebih percaya diri

Bagaimana solusinya?


Ketika kamu mencintai pasangan hanya dengan berlandaskan fisik dan materi saja, maka Bersiaplah untuk mendapati pasanganmu tua dimakan oleh waktu. Ada baiknya untuk memilih pasangan yang benar-benar sepaham, dan mencintai kita apa adanya, sehingga apabila terjadi perubahan fisik dalam diri kita dan dirinya tidak menjadi permasalahan yang serius


17. Pembagian Tugas yang Tidak Merata


Sering sekali istri merasa bahwa tugasnya sebagai ibu rumah tangga sangat berat seperti membersihkan rumah, mengurus anak anak, mempersiapkan masakan, mencuci pakaian dan sebagainya.

Sementara suami merasa bahwa pekerjaannya yang selalu lembur selalu tidak dihargai. Nah dengan adanya pembagian tugas yang tidak merata ini, sobat kosngosan akan mengalami yang namanya konflik dalam rumah tangga

Bagaimana solusinya?

Istri dan suami harus bisa membagi tugas secara merata sesuai dengan kesepakatan bersama. Suami juga tidak harus malu untuk membantu istri di dapur atau mengurus anak. Intinya setiap pasangan memiliki tanggung jawab dan haknya masing-masing yang harus ditunaikan


18. Sering Membandingkan Pasangan


Apakah istrimu sering membandingkan mu dengan suami temannya yang suka memberikan hadiah? Atau seorang suami yang sering membandingkan istrinya dengan istri temannya yang lebih cantik dan langsing? Ini adalah salah satu perbuatan yang dapat menyebabkan terjadinya konflik dalam rumah tangga

Lalu bagaimana solusinya?

Istri yang baik adalah yang menerima kondisi suami apa adanya, begitu juga dengan suami yang menyayangi istri apa adanya. Jangan suka membanding-bandingkan pasanganmu dengan orang lain, karena kamu harus tahu bahwa itu adalah jodoh yang sudah ditetapkan untukmu berarti sobat kosngosan harus bisa menerima dan berjuang untuk memperbaiki kekurangannya nya


19. Pisah Ranjang


Berpisah ranjang atau tidak satu ranjang seperti biasanya suami istri adalah salah satu puncak dari konflik rumah tangga sebelum terjadinya perceraian. Biasanya Pisah Ranjang terjadi karena konflik yang sudah berkepanjangan, kemudian sampai berpengaruh kepada kondisi psikis sehingga suami merasa tidak nyaman lagi untuk tidur bersama dengan istrinya atau sebaliknya

Bagaimana solusinya?

Tentu saja kita harus melihat jenis permasalahannya terlebih dahulu. Kira-kira Apa yang menyebabkan terjadinya Pisah Ranjang tersebut? Apabila kamu merasakan beberapa faktor terjadi seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, maka lakukan sesuai dengan solusi yang sudah dijelaskan di atas

Adapun permasalahan lain yang sering terjadi di dalam keluarga adalah sebagai berikut :

20. Suami Istri Terlalu Sibuk dengan Pekerjaan
21. Tidak ada waktu untuk mengurus anak -anak
22. Istri tidak bisa memasak
23. Mertua ikut campur dalam permasalahan keluarga
24. Istri atau suami yang bergantung kepada orangtuanya
25. Anggota keluarga tidak aktif di masyarakat
26. Tidak memberikan apresiasi dan sering membandingkan anak dengan orang lain
27. Memberikan perlakukan kepada orangtua dan mertua secara tidak adil
28. Merasa terkekang tinggal bersama mertua
29. Mendapati fitnah dan gunjingan dari tetangga
30. Anak kabur dari rumah, dan masih banyak lagi.

Baca juga : Tips Menjadi Orang Tua Milenial yang Baik


Kata Penutup


Kehidupan dalam rumah tangga memang penuh dengan lika liku yang harus dihadapi apa pun yang terjadi. Dengan demikian, sobat kosngosan bisa menjadi pribadi yang lebih dewasa dan matang dalam menjalin hubungan rumah tangga yang semakin harmonis

Semoga beberapa contoh permasalahan dalam keluarga yang mimin jelaskan diatas, bisa bermanfaat dan bisa kita hindari bersama. Khususnya buat yang masih single, segera cari jodohmu supaya bisa menikmati indahnya berumah tangga. Share artikel ini apabila kalian merasa bermanfaat ya! terimakasih
By

head ads

inline ads

inline ads 2

bottom ads