Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

17 Cara Menjadi Sales Pemula yang Baik dan Hebat

Bagaimana cara menjadi marketing yang baik dan benar? Marketing atau sales merupakan profesi yang menantang. Baik sebagai sales mobil, sales motor, bahkan sampai sales rokok kamu diharuskan untuk menjual produk yang sudah menjadi tanggung jawabmu kepada calon konsumen, dengan penjualan tersebut, nantinya kamu akan digaji.

Kalian para pemburu lowongan pekerjaan mungkin sering melihat iklan loker yang mencari sales. Sebagian dari kalian mungkin belum familier dengan pekerjaan yang satu ini, tapi ingin mencobanya.

Sales merupakan suatu jabatan atau profesi yang dalam sebuah perusahaan bertugas untuk mendistribusikan produk perusahaan agar diterima oleh pihak toko atau konsumen langsung.

Bekerja sebagai sales ibarat harus memiliki ilmu seni dimana seorang sales mempengaruhi, mengajak, dan meyakinkan calon konsumen agar membeli produk yang ditawarkan.

Pada dasarnya, kinerja para sales dalam suatu perusahaan sangat berpengaruh terhadap untung ruginya sebuah perusahaan tersebut. Jika sales mahir merayu dan membujuk pelanggan

Apalagi sampai mengubah pembelian satu kali menjadi langganan di berbagai titik toko atau perorangan, maka keuntungan perusahaan akan lebih meningkat.


Tips Menjadi Sales yang Hebat


cara menjadi sales


Untuk merayu dan membujuk calon pembeli, seorang sales harus menguasai berbagai hal. Salah satunya adalah pengetahuan tentang produk yang sedang ditawarkan.

Contohnya, jika sobat kosngosan seorang sales yang sedang menawarkan produk skin care, maka kamu harus tahu apa manfaat skin care ini untuk kulit dan dapat menjelaskannya dengan baik. Lebih lanjut, berikut akan dibahas tips menjadi sales pemula. 

Baca juga : Contoh Bisnis MLM yang Berbahaya


1. Melakukan pendekatan yang baik dan meninggalkan first impression yang baik pula

Seperti kata orang-orang, kesan pertama itu sangat krusial. Jika kamu meninggalkan kesan pertama yang buruk, bukannya membeli produk yang kamu tawarkan, yang ada para calon konsumen malah kabur.

Selain itu, kamu juga harus memperhatikan cara pendekatan kamu terhadap pelanggan dengan mempertimbangkan apakah kamu mengganggu waktu mereka, apa mereka akan membutuhkan produk yang kamu tawarkan, dan lain-lain.


2. Menguasai pengetahuan tentang produk dari A sampai Z

Seorang sales yang baik harus bisa menjelaskan apa produk yang dijual, apa manfaatnya untuk calon konsumen, dan yang terpenting kenapa mereka harus membeli produk tersebut.

Kamu harus menggunakan bahasa yang to the point, dalam artian, tidak berbelit-belit dan dapat menjawab pertanyaan calon konsumen tentang produk yang ditawarkan dengan memuaskan.

Biasanya, pertanyaan yang tidak dapat dijawab atau jawaban kamu tidak memuaskan akan membuat calon konsumen enggan membeli produk yang kamu tawarkan.


3. Mencari Klien yang Tepat sasaran

Dalam mendistribusikan produk yang kamu tawarkan, sobat kosngosan harus tahu kepada siapa seharusnya produk tersebut dipromosikan. Jika pemasaran kamu tepat pada pasarnya, maka kemungkinan besar penjualan perusahaan akan meningkat.

Sebaliknya jika kamu mempromosikan produk bukan pada orang yang tepat, maka kemungkinan target penjualan tidak akan tercapai.

4. Mempertahankan hubungan baik dengan konsumen

Perlu diingat bahwa seorang sales harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Setelah seorang konsumen membeli produk yang ditawarkan, seorang sales baiknya mempertahankan hubungan yang baik dengan para pelanggannya

Karena hubungan yang baik dengan banyak orang sedikit banyak dapat menunjang penjualan. Bisa saja kan, dengan menjaga hubungan yang baik, seorang konsummen yang melakukan transaksi satu kali akhirnya menjadi pelanggan tetap.


5. Mengetahui dengan baik tentang produk pesaing

Mengetahui produk pesaing sama pentingnya dengan mengetahui produk sendiri. Informasi mengenai keunggulan, target pasar, corak, warna, kelemahan, dan lain-lain dapat kamu sampaikan ke pihak produksi untuk ditindaklanjuti.

Bisa saja mereka akan mengisi “kelemahan” dari produk pesaing agar menjadi kelebihan produk yang ditawarkan oleh perusahaan tempat kamu bekerja.


6. Rajin memeriksa ketersedian produk di toko-toko

Melakukan pengembangan pasar merupakan sesuatu yang harus dilakukan oleh seorang sales. Kamu harus memastikan bahwa produk yang kamu tawarkan tersebar seluas-luasnya di penjuru kota

Bahkan Indonesia, untuk menunjang penjualan dan menguntungkan perusahaan. Sobat kosngosan.com juga harus rajin mengelilingi pasar-pasar untuk memastikan produk kamu ada di sana dan mengganti produk-produk yang sudah expired dengan produk-produk baru dari perusahaan.


7. Peka terhadap peluang

Persaingan di dunia bisnis sangat ketat. Kalau kamu tidak ingin perusahaan merugi dengan turunnya angka penjualan, maka kamu harus peka melihat peluang. Peluang yang dimaksud di sini adalah peluang untuk memasarkan produk yang kamu tawarkan.

Semakin sering kepekaan ini kamu asah, semakin baik pula kemampuan kamu sebagai sales profesional.


8. Mendengarkan konsumen

Mendengarkan yang dimaksud di sini bukan duduk dan pura-pura mendengarkan ocehan pelanggan ya. Terkadang, pelanggan ingin berbincang dengan kamu, baik itu tentang masalah pribadinya yang berkaitan dengan produk atau tidak atau tentang kekurangan produk yang kamu tawarkan.

Mendengarkan pelanggan bisa menjadikan kamu seorang sales yang menyenangkan dan mempererat relasi yang sudah kamu bangun.


9. Mengatur waktu dengan baik

Layaknya pekerjaan lain, seorang sales harus memiliki time management yang baik. Jika time management amburadul, pekerjaan akan terbengkalai, peluang akan lewat, dan target penjualaan tidak akan tercapai. Sebagai seorang sales, kamu harus bisa mengatur waktu dengan baik, sehingga semua detil pekerjaan dapat selesai pada waktunya.

Sisa waktu yang kamu miliki setelah mencapai target dapat kamu gunakan untuk refreshing. Segila apa pun kamu bekerja untuk meningkatkan penjualan, selalu ingat untuk meluangkan sedikit waktu untuk me time dan menyegarkan pikiran.


10. Selalu optimis

Sales yang optimis dapat memberikan energi positif untuk selalu mencoba lagi jika mengalami penolakan. Kamu perlu menanamkan dalam diri kamu bahwa penolakan itu biasa. Setelah penolakan, pasti ada penerimaan.

Rangkul lah sifat optimis ini agar kamu tidak down jika ditolak oleh calon konsumen. Sebaliknya, jika kamu ditolak, pertahankan hubungan baik dengan mereka dan carilah prospek lain yang mungkin ada di sekitarmu.


11 Memberikan testimoni ditemani ahli

Untuk mendapatkan berbagai informasi seputar produk saja tidak cukup. Kamu perlu untuk membeerikan testimoni langsung mengenai kondisi produk saat dipakai.

Kalau perlu bawalah ahli atau orang yang paham dengan produk tersebut agar kamu bisa meyakinkan calon konsumen supaya mereka tidak terkena tipu. Hadirnya ahli ini dapat membantu mengecek kondisi produk tersebut baik dari dalam maupun luar, maupun interior dan aksesorisnya dengan tepat.



12. Memberikan informasi terkait produk dengan lengkap

Hal pertama yang perlu kamu lakukan sebelum menjual produkmu adalah memberikan info sebanyak mungkin terkait produk tersebut kepada calon konsumenmu. Kamu bisa memberikan info tersebut secara offline maupun online.

Untuk lebih baiknya, kamu bisa mempelajari terlebih dahulu produk tersebut sambil memberikan media informasi lengkap mulai dari merk, harga, tahun hingga spesifikasi lainnya. Tentu ini memudahkan konsumenmu dalam menggali informasi.

Selain itu kamu juga bisa memberikan informasi berupa buku-buku atau majalah maupun bertanya langsung ke ahlinya atau ke teman kamu yang sudah punya pengalaman dalam produk tersebut. Berbagai informasi yang kamu gali dapat membantu konsumenmu dalam mengambil keputusan yang tepat untuk memilih produk yang berkualitas.


13. Memberikan Jaminan atau Garansi

Tentunya sobat kosngosan yang ingin menjadi sales harus bisa memberikan kepastian untuk memberikan produk yang berkualitas kepada konsumen. Jadinya hal yang penting untuk memberikan jaminan atau garansi supaya konsumen merasa nyaman dan aman dalam membeli produk tersebut


14. Pendekatan Secara Personal

Hal yang paling disukai oleh konsumen, adalah ketika didekati dengan personal. Kenapa? karena sobat kosngosan juga pastinya suka apabila didekatin dengan cara pribadi, eksklusif dan ditangani dengan cara yang khusus. Jadi sebagai sales, jadilah yang memprioritaskan konsumen, seperti istalah "pembeli adalah raja"


15. Mempelajari Kebiasaan dan Sifat Konsumen

Hal yang paling penting juga adalah ketika seorang sales telah mempelajari konsumennya ataupun calon konsumennya. Hal ini menyangkut kebiasaan dan sifat dari konsumen yang suka apa. Jadi kamu bisa mendekati dan memberikan solusi terhadap kebiasaan konsumen ini. Dan bisa menawarkan produk yang kamu jual


16. Menawarkan Solusi

Penting juga adalah untuk memberikan solusi, bukan hanya produk. Apa yang kamu sukai dari suatu produk adalah apakah produk tersebut menjadi solusi dari masalah yang kita hadapi. Oleh karena itu, sebagai sales, penting juga untuk memberikan solusi, mempelajari masalah yang banyak dihadapi oleh konsumen


17. Memberikan Pelayanan After Sales

Layanan after sales, atau setelah penjualan adalah faktor penentu dari kualitas produk dan sales. Lihat saja produk iphone, samsung atau produk elektronik yang memberikan layanan tambahan kepada konsumen setelah konsumen memakai produk mereka.


Risiko Menjadi Sales


Kamu yang sudah membaca sampai sejauh ini mungkin sekarang sedang berpikir apakah ada risiko menjadi sales. Jawabannya, iya, ada. Goal dari seorang sales adalah meningkatkan angka penjualan.

Jika kamu gagal berkali-kali dalam melakukannya, kemungkinan kamu bisa dipecat oleh perusahaan karena dinilai tidak berkontribusi dalam mencapai keuntungan penjualan. Oleh karena itu, kamu tidak boleh bermalas-malasan dan memasrahkan angka penjualan pada takdir.

Jika kamu memutuskan untuk meniti karir sebagai seorang sales, maka kamu harus siap bekerja di bawah tekanan, dimana kamu harus berhasil mencapai target penjualan atau bahkan melampauinya. Kamu harus cerdas membagi waktu dan meningkatkan skill komunikasi yang dapat kamu gunakan saat merayu calon pelanggan.

Selain itu, sobat kosngosan harus siap dan menguatkan mental jika kamu mengalami berbagai penolakan yang datang dari calon konsumen. Bahkan, kamu harus siap menghadapi berbagai karakter dari konsumen yang kamu temui di lapangan, mulai dari yang ramah sampai yang sinis sekali pun.

Jika kamu menekuni profesi ini, sebenarnya profesi ini sangat membantu di bidang finansial. Saat kamu jeli melihat prospek, pandai berkomunikasi dan membujuk pelanggan, rajin memasarkan produk, bukan tidak mungkin kamu malah bisa membuka bisnis sendiri di kemudian hari dan menjadi seorang penguasaha yang sukses.

Baca juga : Cara Resign Mendadak yang Sopan

Kata Penutup


Menjadi sales, memang menjadi salah satu pilihan karier yang cukup menarik. Apabila kamu memiliki jiwa untuk marketing dan penjualan, maka salah satu pilihan sales adalah pilihannya. Apakah kamu tertarik? Bisa lho mendapatkan fee dan keuntungan yang lumayan banyak dari pekerjaan ini.

Demikian pembahasan mimin kosngosan kali ini, semoga bisa bermanfaat buat teman teman yang ingin bercita cita buat menjadi sales pemula yang mulai merambah ke dunia marketing.
Oleh rezaharahap