Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Intrapreneur dan Entrepreneur

Apa yang dimaksud dengan intrapreneur dan entrepreneur? Kedua istilah ini kerap kali dibandingkan satu sama lain. Karena memang sama sama memiliki akhiran preneur. Kita bisa sepakat untuk mendefenisikan secara singkat bahwa "preneur" ini mengarah kepada pelaku usaha. Sedangkan intrapreneur disini adalah mereka yang bertugas untuk mencari inovasi dan berkreasi terhadap pengembangan kemampuan wirausaha karyawan dalam suatu perusahaan. Sedangkan entrepreneur adalah seorang yang kreatif serta inovatif yang membawa ide baru untuk memulai bisnis nya sendiri. Keduanya tentu memiliki perbedaan yang mencolok bukan?

Misalnya dari elemen status, entrepreneur itu orangnya memulai bisnis secara mandiri, dengan ide atau konsep baru yang dia ciptakan. Sedangkan seorang intrapreneur hanya memiliki jiwa pengusaha yang tidak bisa merealisasikan idenya dengan membangun usaha sendiri, karena masih terikat menjadi karyawan perusahaan.

Dari elemen tujuan, kita bisa membedakan seorang entrepreneur yang bekerja bertujuan untuk menerapkan inovasi serta menciptakan hal yang baru dari nilai usahanya. Seorang intrapreneur bekerja yang bertujuan meningkatkan daya kompetitif dan pengakuan pasar dimana perusahaannya bekerja. Intinya intrapreneur hanya memiliki tujuan yang sudah ditetapkan oleh perusahaan, sedangkan entrepreneur bebas menentukan tujuannya kedepan seperti apa.


Contoh Intrapreneur

Baiklah langsung saja kita akan bahas mengenai contoh dari intrapreneur yang bisa kamu temukan dalam suatu lingkungan perusahaan. Semoga beberapa contoh dibawah ini bisa memberikan pemahaman lebih baik buat teman teman kosngósan sekalian :

Baca juga : Contoh Wirausaha bidang Sosial


1. HRD PT Kosngosan yang Diberikan Kewenangan untuk Merekrut Karyawan yang Memiliki kemampuan dalam berwirausaha untuk Ide Produk Baru Mereka yang akan diluncurkan di bulan depan mendatang. Nantinya beberapa orang akan bekerja menciptakan produk baru yang kemudian akan dipilih berdasarkan keputusan rapat pemegang saham.


2. Seorang Ketua Pisi Produk sebuah perusahaan BUMN yang diberi wewenang untuk melakukan inisiatif kewirausahaan independen dalam hal pengembangan dan peluncuran produk baru untuk perusahaan tersebut. Pisi produk ini memiliki beberapa anggota yang memiliki tugas masing masing untuk melakukan riset, desain dan pemilihan konsep produk yang telah disepakati


3. Pemegang Saham yang Menyetujui Pembentukan Anak Perusahaan Baru yang Fokus untuk Mengembangkan Produk Turunan dari Produk perusahaan yang sudah ada. Pembentukan Anak perusahaan baru ini sepenuhnya bersifat Independen dan terbebas dari campur tangan Perusahaan Induk


4. Perusahaan Kosngosan yang bergerak di Bidang Perlengkapan Baju Seragam, mengadakan lomba terbuka untuk seluruh karyawannya di Kantor cabang di Indonesia untuk membuat desain baju seragam produk terbarunya dalam rangka menyambut 17 Agustus. Pemenang dari desain tersebut akan dijadikan sebagai produk seragam baru yang dijual dalam edisi terbatas


5. Pimpinan pabrik Olahan Minuman Kaleng menginstruksikan kepada Ketua Pisi Pengembangan Produk untuk menciptakan varian rasa baru bagi minuman kaleng mereka dan membebaskan Pisi tersebut untuk mengadakan riset dan pembuatan produk baru


6. Owner PT. Mie Kosngosan menunjuk Kepala Bagian Produksi untuk menciptakan varian mie instan baru dalam rangka menyambut ulang tahun perusahaan. Owner ini membebaskan kepala bagian produksi untuk melakukan riset dan pemilihan produk tersebut.


7. Seorang CEO Startup bidang Pendidikan melakukan program "1 Day 1 Think" dimana setiap karyawan nya wajib memberikan ide bisnis baru yang masih segar setiap satu kali seminggu. Hal ini bertujuan untuk menjaga perusahaan tetap bisa berinovasi ke depannya.


Contoh Entrepreneur

contoh intrapreneur entrepreneur

Nah setelah membahas intraprenur, kita kita akan bahas entrepreneur yang kebanyakan orang mengartikannya sebagai seorang pengusaha. Tentu saja beberapa contoh dibawah ini adalah beberapa bidang yang membuat seseorang bisa menjadi spesialisasi usahanya sendiri. 


ArtPreneur

Kalau kamu seorang seniman atau yang menyukai seni, maka bisa mencoba menjadi seorang pengusaha dibidang seni, seperti musik, karya grafis, dan produk seni lainnya. Pengusaha jenis yang ini menjadikan karyanya sebagai produk komersial yang menghasilkan uang dan keuntungan. Dengan kreativitas yang tiada habis.

Entrepreneur ini sadar dengan apa yang dia miliki, kemampuannya untuk menghasilkan karya senin dan juga dalam berbisnis. Ada banyak sekali tokoh pengusaha yang lahir dari seorang seniman, seperti misalnya Aamir Khan (perdana mentri pakistan), Michael Dell, Sujiwo Tejo dan contoh tokoh lainnya yang mana mereka yang dapat digolongkan dalam kategori ini


TechnoPreneur

Bagi kamu yang suka dan ahli dibidang teknologi, bisa menjadi pengusaha dibidang IT. Entrepreneur ini kerap kali dihubungkan dengan startup, dimana perusahaan rintisan yang berfokus pada pengembangan teknologi yang menjadi solusi atas permasalahan masyarakat. Technopreneur adalah mereka yang menggunakan bantuan teknologi untuk melakukan usaha sesuai tujuan komersial.

Technopreneur in memang masih baru dikenal di Indonesia. Namun belakangan ini perkembangan semakin pesat, dan dampak dari produk yang mereka hasilkan sudah cukup terasa bagi masyarakat. Sebut saja Nadiem Makariem yang merupakan seorang technopreneur asal Indonesia yang sukses mendirikan GoJek, atau di luar negeri ada Bill Gates, Mark Zuckerberg, Elon Musk atau Jeff Bezos yang menjadi beberapa orang terkaya di dunia saat ini.


FoodPreneur

Dari namanya saja sobat kósngosan sudah tahu pastinya pengusaha ini memiliki produk dibidang apa. ya, makanan. Karena makanan adalah salah satu kebutuhan pokok manusia, jadi bisnis dibidang ini bisa dibilang tidak ada matinya. Di perkotaan, tren makanan sehat organik semakin berkembang. Inilah yang menjadi peluang usaha saat ini

Semakin banyak orang yang mendirikan tempat makan, restoran atau kafe dan menghadirkan usaha kuliner. Pengusaha ini sangat mengerti mengenai tren yang sedang berlaku di dunia kuliner, mereka juga eksis di media sosial. Ada yang berprofesi sebagai cheff seperti Arnold Poernomo, atau bahkan yang tidak punya latar belakang kuliner seperti Ria SW


SocialPreneur

Sosial prenur adalah mereka yang memiliki bisnis namun juga tidak melupakan nilai nilai sosial dalam membantu orang orang yang membutuhkan disekitar mereka. Tidak hanya sekedar menyumbang dalam bentuk uang atau bantuan lain, akan tetapi dengan menjadi social entrepreneur juga bisa memberikan keuntungan secara komersial. Di Indonesia sendiri saat ini sudah mulai bermunculan tokoh2 social entrepreneur, sehingga menjadikan banyak inovasi baru yang mulai dibutuhkan untuk membantu masyarakat. 


MusicPreneur

Memiliki usaha dibidang musik menjadikan kamu lebih bisa menghasilkan lagu atau musik yang produktif. Karena dengan karya musik mu, kamu bisa mendapatkan uang dari hasil royalti atau bagi hasil karya karya mu. 

Musik sebenarnya juga bukan hanya bisa jadi hiburan buat masyarakat, tetapi jugam musik bisa menjadi sumber penghasilan bagi musisi. Seperti misalnya musisi dangdut legendaris Rhoma Irama, Ariel Noah, Ahmad Dani, dan lainnya. Mereka mendapatkan uang dari hasil royalti lagu yang mereka ciptakan


EcoPreneur

Isi lingkungan menjadi sangat krusial belakangan ini, apalagi fenomena global warming yang bisa mengubah suhu permukaan bumi menjadi tidak terkontrol. Oleh karena itu apabila kamu memiliki fokus dibidang linkungan, maka tidak ada salahnya untuk menjadi ecopreneur, atau pengusaha yang bergerak dibidang lingkungan alam. 

Jenis entrepreneur ini tidak hanya bertujuan untuk mendapatkan keuntungan, mereka juga menjalankan usaha dengan dasar kepedulian atas kelestarian dan dampaknya bagi lingkungan sekitar. Usaha yang mereka jalankan berdampak positif bagi lingkungan, seperti dengan menciptakan dan memproduksi produk yang ramah lingkungan


Mom/DadPreneur

Menjadi orang tua tidak membuat kamu berfokus hanya mengurus anak atau mencari uang dengan cara konvensional. Sobat kosngosan bisa memanfaatkan peran mu sebagai orang tua untuk menjadi seorang pengusaha. Bagaimana caranya? Misalnya seorang Ibu rumah tangga yang menjalankan usaha nya di tengah kesibukannya sebagai seorang yang mengurusi rumah tangga. Hal ini menjadi tantangan bagi seorang ibu. Atau ayah yang punya channel youtube dan membuat konten keluarga untuk membagikan tips membesarkan anak. 


PoliticPreneur

Walaupun sering dicap sebagai pemangku kekuasaan yang memanfaatkan jabatan untuk usahanya sendiri, tapi jenis politic prener ini adalah salah satu pengusaha yang bisa saja positif. Karena dia bisa memanfatkan jabatannya dibidang politik untuk mengembangkan usahanya. Akibatnya banyak lowongan kerja terserap.


AcademicPreneur

Seorang guru atau dosen yang punya usaha sampingan dalam mencari keuntungan selain daari pekerjaan utamanya sebagai pengajar di sekolah atau perguruan tinggi. Ada banyak tenaga pengajar bidang akademis yang memiliki bisnis sampingan seperti membuka jasa les privat, atau bagi dosen mereka melakukan penelitian bekerja sama dengan perusahaan untuk mendapatkan proyek tertentu. Selama tidak mengganggu profesinya, maka menjadi academic preneur adalah salah satu pilihan yang bisa dicoba.

Baca juga : Contoh Wirausaha Sekitar Tempat Tinggal


Kata Penutup

Kedua Konsep ini yaitu entrepreneur dan intrapreneur adalah hal penting yang harus dimiliki oleh bangsa Indonesia untuk bisa memajukan ekonomi mikro dan makro.  Buat kamu yang ingin untuk memiliki suatu usaha fleksibel, maka kamu bisa memilih menjadi seorang entrepreneur di salah satu bidang. 

Atau buat kamu yang jadi seorang karyawan di suatu perusahaan, bisa menjadi tentang intrapreneur nanya mengembangkan suatu produk baru untuk perusahaan tersebut. Demikian beberapa materi yang disampaikan oleh admin kosngosan.com, Jangan lupa untuk Klik tombol share dan bagikan artikel ini ke sosial media kalian masing-masing

Oleh rezaharahap