Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

15 Cara Jualan Sembako Biar Laris Manis

Bagaimana cara berdagang sembako dari rumah yang sukses? Berjualan atau berdagang merupakan salah satu pekerjaan yang telah dilakukan manusia sejak jaman dahulu. Selain karena jam kerjanya yang fleksibel, isi yang di juga beragam. Penting bagi pedagang untuk memilih produk yang akan dijual kepada konsumen. Salah satu produk yang paling banyak dibutuhkan konsumen adalah sembilan bahan pokok. Istilah ini sering disingkat dengan "sembako".

Daftar Barang Toko dari Sembilan Bahan Pokok ini terdiri dari beberapa produk, diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Beras (atau bahan karbohidrat lainnya seperti jagung, sagu atau ubi)
  • Gula pasir
  • Garam
  • Telur
  • Daging (bisa ayam, ikan, sapi, kambing, dll)
  • Sayuran dan buah-buahan
  • Minyak goreng
  • Susu
  • Gas LPG

Keuntungan warung sembako untuk menjadi produk yang dibutuhkan sehari-hari sangatlah besar, mengingat bahan-bahan yang termasuk kedalam kategori ini adalah kebutuhan pokok seperti beras, telur, gula, minyak serta barang-barang lainnya.

Oleh karena itu, kosngosan akan memberikan beberapa tips bisnis sembako sukses, supaya barang tersebut cepat laku dan cepat perputaran uangnya di toko kalian. Simak beberapa tips nya dibawah ini ya.


Cara Jualan Sembako Biar Laris

cara jualan sembako

Untuk menarik minat pembeli dalam berbelanja barang sembako, kamu harus menerapkan beberapa strategi yang mungkin sepele, tapi penting untuk perkembangan usahamu. Simak tips dan trik dalam menjual sembako agar laris pada bagian dibawah ini :


1. Strategi Harga

Para konsumen akan cenderung mencari barang yang sama dengan selisih harga sekalipun itu hanya Rp.500 atau Rp.1000 saja. Strategi penurunan harga ini patut dicoba, patok harga yang lebih rendah dibandingkan dengan toko lain.

Lakukan survei pasar dan bandingkan dengan harga barang dari toko lain. Bila perlu terapkan prinsip ekonomi “aktivitas dagang yang menguntungkan berbagai macam pihak”.

Dengan sedikit menurunkan harga katakanlah Rp.100- Rp.500 pada setiap produk yang dijual, akan membuat toko sembako kalian lebih menarik dan menimbulkan minat berbelanja pada konsumen. Dagangan semakin laris dan pedagang diuntungkan.

Lebih baik menjual banyak barang dengan untung sedikit namun konsisten daripada ingin meraup untung banyak namun kesulitan menjual sembako.


2. Memilih Distributor Sembako dengan Harga yang Murah

Agen atau distributor barang adalah poin utama untuk mematok harga jual. Masih berhubungan dengan strategi pertama, semakin murah tempat tengkulak barang, maka kemungkinan untuk membuat strategi harga semakin besar.

Beberapa aplikasi digital dapat memudahkan pedagang untuk mencari agen dengan harga termurah, tentu saja dengan kualitas barang yang bagus.

Namun bila kalian lebih suka melakukan pengecekan harga secara offline, tentu saja akan semakin baik karena dengan ini pedagang dapat melihat langsung ketersediaan barang dan kapasitas barang.


3. Menempatkan Toko pada Posisi Strategis

Lokasi toko juga mempengaruhi keberhasilan penjualan sembako. Usahakan sebelum memulai bisnis, carilah lokasi strategis seperti tempat pemukiman penduduk yang ramai dan mudah dijangkau seperti di depan jalan raya.

Bila lokasi untuk memulai usaha sangat sepi, sangat kecil kemungkinan bila bahan sembako yang akan dijual dapat laris manis. Selain strategi penempatan toko, pastikan tidak banyak pesaing di deaerah sekitar tempat usaha sobat kósngosan.


4. Menentukan Modal Terbaik

Modal adalah langkah awal dalam memulai suatu bisnis, tanpa adanya modal yang jelas pebisnis akan kebingungan dalam membeli bahan pokok untuk kebutuhan dagang.

Saat modal yang dikeluarkan semakin besar, kemungkinan untuk menjual sembako lebih banyak dan lebih masuk akal. Namun kuantitas barang dapat diakali bila kita menemukan agen yang menjual harga miring namun dengan kualitas baik seperti poin diatas.


5. Pemilihan Nama Toko yang Menarik

Sekali lagi, beberapa aspek dan detail penting perlu diperhatikan agar membuat strategi penjualan sembako agar semakin laris manis dapat berjalan sempurna.

Nama toko perlu menjadi pertimbangan untuk menarik minat pembeli. Nama toko yang unik dan singkat biasanya akan mudah diingat, nama pemilik toko juga dapat menjadi penanda kepemilikan.


6. Melengkapi Barang Dagangan

Pelanggan akan mencari toko yang biasanya menjual kebutuhan paling lengkap. Apalagi sembako yang memang merupakan keperluan pokok.

Tentu saja sebagai pembeli kita ingin banyak mendapatkan pilihan dan barang yang bervariasi. Oleh karenanya, penting untuk selalu memperhatikan stok barang dan kelengkapannya. Prioritaskan kebutuhan-kebutuhan yang akan selalu dicari dalam jumlah banyak seperti beras, telur dan gula.

Barang-barang penunjang lain yakni pembalut, shampoo dan gas LPG juga tidak ada salahnya disediakan. Siapa tahu saat pelanggan sobat kosngosan sedang mencari kebutuhan sembako ternyata tertarik juga untuk membeli kebutuhan lain.


7. Retail Barang

Tampilan suatu produk akan meningkatkan minat beli, begitupun dengan penataan barang dagangan atau retail barang. Seringkali yang menjadi kiblat dalam retail barang adalah toko-toko besar atau toserba franchise yang menjamur dikalangan masyarakat.

Bila ingin usaha yang kalian kelola lebih maju dan tidak ketinggalan zaman, ada baiknya untuk meniru sistem dari toko-toko tersebut. Seperti dalam penataan barang, menempatkan barang sesuai dengan kategorinya akan membuat pelanggan lebih mudah dalam mencarinya.

Tempatkan barang dalam etalase kaca, rak lemari maupun kotak-kotak tertentu agar tampilan barang lebih rapi. Tidak ada salahnya juga untuk menambah pencahayaan disekitar barang dan menempatkan barang pada posisi tertentu yang lebih strategis.


8. Memberikan Pelayanan Terbaik

Ada faktor-faktor yang menarik minat pembeli untuk datang lagi berbelanja di sebuah toko, pertama karena harganya, kedua kualitasnya dan yang terakhir karena pelayanannya.

Orang yang ingin berbelanja tidak suka bila menunggu lama, berikan pelayanan yang cepat dan ramah sehingga pelanggan tidak perlu menunggu untuk ditanyai dan bahkan berteriak-teriak memanggil penjual. Selalu pastikan barang yang diterima pembeli aman, tidak rusak, dan tidak bocor.


9. Berikan Diskon pada Momen Tertentu

Pada hari-hari besar atau hari libur nasional, aktifitas kebanyakan dilakukan dirumah bersama orang tercinta. Biasanya para ibu-ibu akan banyak memanfaatkan momen tersebut untuk membuat hidangan untuk para anggota keluarga.

Timing ini sangat cocok untuk dimanfaatkan pedagang karena kemungkinan pembeli akan semakin ramai.

Tidak ada salahnya meberikan potongan harga dihari-hari spesial bila harga kebutuhan pokok di pasaran sedang stabil. Langkah ini akan membuat pembeli semakin setia untuk berbelanja di toko kalian.


10. Lakukan Promosi Online

Selain membuka toko secara offline, sebagai pedagang baiknya mengikuti arus globalisasi. Sekarang ini toko-toko online yang menjual berbagai macam keperluan primer seperti barang-barang sembako semakin merajalela.

Promo-promo yang ditawarkan juga bukan main, tentunya akan ada berbagai macam pertimbangan sebelum membuka toko secara online.

Saatu lagi cara bila sobat kosngósan ingin memaksimalkan promosi toko secara offline, saat ada pembeli datang berbelanja berikan brosur toko yang berisi promo-promo menarik bulanan atau potongan yang bisa di dapatkan bila berbelanja dalam jumlah tertentu.

Mungkin akan memakan biaya tambahan untuk cetak brosur, desain, dll. Namun langkah tersebut dapat dicoba untuk menjadi alternatif cara menarik minat belanja pelanggan.


11. Membuat Jam Operasional yang Lebih Lama

Tetapkan jam buka toko yang lebih lama daripada toko pesaing, misalnya toko dibuka dari pagi hingga pukul sembilan malam. Sistim ini akan meningkatkan persentase terjualnya barang-barang sembako lebih banyak.

Pada pagi hari misalnya, aktifitas akan lebih padat dan waktu terasa sangat singkat. Bila momen-momen urgent datang seperti kehabisan minyak goring atau beras, toko kalian akan menjadi penyelamat pada saat-saat dibutuhkan.


12. Membangun Komunikasi dan Relasi yang Baik dengan Pelanggan

Terkadang beberapa pelanggan akan mencari perhatian penjual untuk membangun komunikasi, tidak ada salahnya sebagai pedangan yang baik kalian memberikan senyuman ramah dan sedikit berbasa-basi

Hal ini supaya pelanggan merasa nyaman dan senang berbelanja di toko kalian. Menanyakan barang yang dibutuhkan juga akan menambah nilai plus dimata pembeli.

Beberapa tips lain yang bisa membantu seperti :

13. Membuat Desain Spanduk Warung Sembako yang Keren dan Menarik Perhatian

14. Membangun Lapangan Olahraga (Badminton, Voli atau Takraw) di dekat Warung Sembakomu

15. Memasang Wifi untuk Pembeli


Kata Akhir

Persaingan bisnis ini memang cukup tinggi. Karena mungkin saja selagi sobat kosngosan sedang memulau usaha sembako di suatu kota, sebetulnya sudah banyak warung sembako lain yang sudah dikenal orang orang disekitarnya.

Jadi untuk memenangkan persaingan, tentu saja kualitas barang, harga yang kompetitif, lokasi yang strategis serta pelayanan maksimal harus diperlukan.

Terimakasih sudah mengikuti pembahasan sampai habis, jangan lupa untuk klik tombol share dan bagikan artikel ini ke linimasa social media masing masing ya, bookmart juga halaman blog ini

Oleh rezaharahap