Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

15 Cara Membuat Rencana Bisnis yang Perlu Diperhatikan

Dalam pembuatan rencana bisnis yang perlu diperhatikan adalah memahami permasalahan konsumen, memiliki database pelanggan yang spesifik, mempelajari digital marketing dan membuat media untuk mengumpulkan pasar. Selain itu kamu juga harus menerapkan prinsip 4P dalam rencana bisnis mu, yaitu place (lokasi bisnis), price (harga jual), promotion (pemasaran) serta personal (SDM pelaku bisnis).

Menurut Wikipedia, Rencana Bisnis atau Business Plan adalah pernyataan formal terhadap tujuan berdirinya sebuah usaha, alasan mengapa sang owner yakin bahwa tujuan tersebut akan dicapai, strategi dan rencana apa yang akan dijalankan untuk mencapai tujuan tersebut. Rencana bisnis berisi informasi mengenai latar belakang usaha atau tim yang bertanggung jawab memenuhi tujuan tersebut.

Suatu bisnis membutuhkan rencana bisnis agar lebih terarah dan teratur. Adanya rencana bisnis membuat kegiatan yang tertuang dalam rencana bisnis dapat direalisasikan secara optimal baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang


Langkah Membuat Rencana Bisnis

Namun ada beberapa hal yang perlu sobat kosngosan perhatikan dalam membuat rencana bisnis yang baik, berikut adalah ulasannya :


1. Membuat Ringkasan Kasar Bisnis

Ringkasan kasar mengenai bisnis yang ingin Kamu lakukan adalah langkah awal untuk membuat rencana bisnis yang baik. Umumnya pada ringkasan kasar bisnis hanya membutuhkan satu atau dua halaman saja.

Pada ringkasan kasar, Kamu hanya mencantumkan sasaran dari bisnis, operasional yang dibutuhkan, langkah pemasaran, dan biaya yang dibutuhkan. Ringkasan kasar diperlukan sebagai gambaran yang lebih baik untuk membuat rencana bisnis.


2. Berkonsultasi dengan Orang yang Berpengalaman

Konsultasi kepada ahli atau orang yang lebih berpengalaman juga menjadi hal yang perlu diperhatikan. Setelah Kamu membuat ringkasan kasar

Kamu dapat mendeskripsikan bisnis yang akan Kamu bangun dengan orang yang berpengalaman. Dari sana akan tercipta pemahaman tentang bisnis yang ingin Kamu lakukan, sehingga konsultasi akan lebih efektif.


3. Memperhatikan Kompetitor

Kompetitor atau pesaing adalah salah satu hal yang perlu Kamu cermati dengan baik. Tujuannya adalah untuk mengetahui keunggulan maupun kelemahan pesaing. Kelemahan pesaing terhadap produk atau jasanya akan menjadi celah bagi Kamu.

Kelemahan kompetitor dapat juga menjadi bahan renungan Kamu untuk menciptakan produk atau jasa yang lebih baik. Celah ini dapat Kamu manfaatkan untuk mencari peluang keunikan yang tidak dimiliki oleh kompetitor.


4. Mempelajari dan Menyusun Target Pasar

Pengetahuan mengenai target pasar diperlukan untuk menunjang rencana bisnis Kamu. Ketika sobat kosngosan sudah mempertimbangkan berkecimpung di suatu bisnis di bidang jasa atau produk, hal selanjutnya yang perlu diputuskan adalah target pemasaran barang atau jasa.

Target pemasaran yang tepat akan menyebabkan rencana bisnis Kamu akan terealisasi dengan baik. Selain itu, mempelajari dan menyusun target pasar juga memberikan Kamu informasi mengenai kebutuhan maupun keinginan pasar seperti apa.


5. Mempelajari Manajemen Keuangan

Melakukan bisnis sangat membutuhkan pemahaman dalam manajemen keuangan. Hal ini dibutuhkan untuk menganalisis modal dan laba yang diperoleh agar bisnis bisa berjalan dengan baik dan terus berlanjut.

Selain mempelajari keuangan, proses pengaturan dan pengontrolan perlu diperhatikan dan dijalankan sesuai ketentuan yang telah diatur.


6. Membuat Daftar Kebutuhan sebelum Menjalankan Bisnis

Untuk membuat rencana bisnis, daftar alat dan bahan yang dibutuhkan juga diperlukan untuk menunjang kegiatan operasional bisnis.

Daftar kebutuhan untuk operasional akan memudahkan Kamu dalam melakukan survey harga dan menentukan besaran modal yang dibutuhkan.


7. Membuat Tujuan atau Target Pencapaian yang Realistis

Bisnis yang sukses tentu menjadi impian para pebisnis, akan tetapi kenyataan terkadang tak seindah bayangan. Menentukan tujuan atau pencapaian yang cukup realistis dapat menjadi salah satu faktor penting. Terlalu berambisi akan membuat Kamu tidak fokus dengan tujuan dan langkah bisnis yang Kamu ambil akan kurang tepat.

Oleh karena itu, buatlah target pencapaian yang sesuai dengan analisis pasar dan kemampuan Kamu. Bisnis yang baru dirintis emang membutuhkan waktu, tenaga, dan pikiran, sehingga dapat berkembang dengan baik.


8. Melakukan Evaluasi dari Pengalaman Orang Lain

Evaluasi tidak hanya dilakukan saat bisnis sudah mulai berjalan, namun evaluasi dapat dilakukan juga sebelum menjalankan bisnis.

Evaluasi akan menghasilkan solusi, sehingga kegagalan dari pengalaman orang lain dapat menjadi masalah yang perlu Kamu evaluasi. Evaluasi juga dapat dilakukan saat uji coba suatu produk, sebelum melakukan bisnis.

Evaluasi masalah dari pengalaman orang menjadikan rencana bisnis Kamu lebih matang dan berkualitas. Oleh karena itu, penting untuk melakukan evaluasi masalah dari kendala-kendala yang dialami orang lain.


9. Menyusun Strategi Pemasaran

Selanjutnya untuk menyusun rencana bisnis, Kamu memerlukan pengetahuan dalam menyusun strategi pemasaran. Strategi pemasaran diperlukan untuk mengenalkan produk Kamu kepada masyarakat yang merupakan target pemasaran. Sobat kosngosan dapat menggunakan sosial media, website, atau strategi pemasaran lainnya.

Buatlah strategi pemasaran yang unik dan baik, sehingga menarik perhatian pembeli. Saat ini dengan hanya menggunakan smartphone dan internet, Kamu dapat melakukan pemasaran tanpa mengeluarkan biaya promosi yang besar.

Berikut contoh kata promosi produk lewat tiktok


10. Modal Usaha

Modal usaha merupakan salah satu faktor penting untuk berjalannya suatu bisnis, sehingga perlu dicantumkan juga di dalam rencana bisnis.

Modal usaha dapat Kamu peroleh melalui investor dengan sistem bagi hasil, uang pribadi, mengajukan proposal pendanaan kepada pemerintah, atau mengajukan pinjaman di bank. Tuliskan secara detail mengenai modal usaha ini.


11. Buatlah Daftar Orang yang akan Dilibatkan dalam Bisnis

Selain daftar barang, daftar kebutuhan orang yang dilibatkan juga dibutuhkan dalam rencana bisnis. Hal ini akan memudahkan Kamu dalam berkomunikasi dan meringankan pekerjaan Kamu. Orang yang Kamu libatkan dapat berasal dari keluarga, teman, maupun mitra bisnis.

Daftar orang yang terlibat akan memudahkan Kamu nanti saat melakukan pembagian beban kerja sesuai dengan kemampuan masing-masing orang. Oleh karena itu, daftar ini juga penting untuk dicantumkan dalam rencana bisnis.


12. Keunikan Produk atau Jasa

Keunikan produk atau jasa adalah hal penting yang harus dicantumkan dalam rencana bisnis. Hal ini dikarenakan produk atau jasa akan di tawarkan kepada pembeli, sehingga untuk membedakannya dengan kompetitor keunikan produk perlu ditonjolkan.

Adanya keunikan produk atau jasa akan membuat masyarakat lebih mudah mengingat produk atau jasa Kamu. Dapat dikatakan bahwa keunikan produk atau jasa adalah identitas dalam bisnis Kamu.


13. Rencana Pengembangan

Rencana pengembangan yang realistis dapat Kamu cantumkan pada rencana bisnis. Keunggulan dalam mencantumkan rencana pengembangan bisnis dalam rencana bisnis adalah untuk menarik investor.

Karena biasanya investor juga tertarik pada keberlangsungan jangka panjang bisnis, sehingga rencana pengembangan bisnis menjadi salah satu bagian yang menarik bagi investor.


14. Menjalin Kerjasama

Sebelum melakukan rencana bisnis, Kamu perlu menjalin relasi dengan pihak-pihak yang sekiranya masuk ke dalam ruang lingkup bisnis Kamu.

Misalnya, jika sobat kosngosɑn akan melakukan bisnis penjualan tanaman hias, Kamu perlu menjalin kerjasama dengan supplier pot dan tanaman hias. Hal ini akan membuat Kamu lebih terarah dalam membuat rencana bisnis, karena ruang lingkup kerja dikenal dengan baik.


15. Manajemen Operasional

Sebelum merancang rencana bisnis, manajemen operasional juga perlu dipertimbangkan. Manajemen tidak hanya bertanggung jawab dalam memproses, mengendalikan, dan memproduksi produk.

Meskipun merupakan tahap teknis ketika bisnis berjalan, manajemen operasional sebaiknya sudah dipertimbangkan sejak awal sebelum rencana bisnis dibentuk.

Ada banyak hal yang perlu diperhatikan diperhatikan dalam merencanakan bisnis. Akan tetapi semua ulasan di atas memang perlu menjadi perhatian khusus.

Hal ini dikarenakan menyusun rencana bisnis yang baik akan memudahkan Kamu dalam merealisasikan rencana bisnis dengan baik. Evaluasi, kolaborasi, dan kerjasama juga dapat menjadi pendukung Kamu saat mulai menjalankan bisnis.

Oleh karena itu, dalam membuat rencana bisnis, cantumkan hal-hal yang memang perlu Kamu cantumkan, baik dari kebutuhan yang sederhana hingga kebutuhan yang penting dalam menunjang bisnis Kamu.


Infografis Cara Membuat Rencana Bisnis

Bagian Akhir

Membuat perencanaan bisnis memang bukanlah hal yang bisa dilakukan dalam waktu satu hari saja. Sobat kosngosan membutuhkan kesabaran dan kecermatan dalam mempelajari pergerakan pasar yang dinamis.

Kamu butuh merencanakan supaya produk mu dapat dikenal dan pada akhirnya dibeli oleh konsumen yang kamu targetkan. Semoga informasi diatas bermanfaat. Jangan lupa share artikel ini ya

Oleh rezaharahap