Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Ekonomi Sirkular dan Contohnya

Mengapa penting konsep Ekonomi Sirkular diterapkan di Indonesia? Hal ini dikarenakan sumber daya kita terbatas, sehingga penggunaannya haruslah mengedepankan sistem yang berkelanjutan. Dan konsep ekonomi ini dinilai paling tepat untuk menjaga keberlangsungan sumber daya Indonesia.

Beberapa tujuan dari penerapan konsep Ekonomi Sirkular yaitu untuk mengurangi limbah yang dihasilkan produksi, mendorong produktivitas sumber daya lebih baik, meningkatkan kemampuan daya saing, mengatasi kelangkaan sumber daya dimasa depan, mengurangi dampak lingkungan dari limbah, serta menjaga lingkungan dan alam.

Apa perbedaan ekonomi sirkular dengan ekonomi liner (tradisional)? Bisa dilihat dari pemanfaatan sumber daya-nya, dimana dalam konsep ekonomi sirkular ini, sumber bahan baku bisa berasal dari bahan yang didaur ulang. Konsep ini mengedepankan pemanfaatan daur ulang sampah, emisi dan meminimalisir energi yang terbuang.

Selain itu, perbedaan lain yang bisa sobat kosngosan perhatikan adalah dari prinsip-nya. Prinsip ekonomi sirkular adalah "use, return, and make", berbeda dengan prinsip linear economy yaitu "beli, gunakan dan buang".


Ekonomi Sirkular Adalah

Pengertian Ekonomi Sirkular Adalah

Kalau diteliti secara umum, pengertian ekonomi sirkular (circular economy) adalah suatu konsep ekonomi yang mengedepankan pemanfaatan sumber daya supaya bisa dipakai selama mungkin, dan meregenerasi hasil akhir yang telah dipakai untuk kemudian dipergunakan kembali dalam tujuan yang berbeda.

Menurut wikipedia, Ekonomi sirkular (Berdaur, Melingkar) adalah alternatif dari ekonomi linier tradisional (buat, pakai, buang), yaitu pelaku ekonomi menjaga supaya sumber daya yang ada.

Yang bisa dipakai selama mungkin, bagaimana sobat kosngoꜱan bisa menggali nilai maksimum dari penggunaan sumber daya tersebut, kemudian memulihkan dan meregenerasi produk dan bahan pada setiap umur layanan yang telah dipakai.

Menurut laman europarl, Circular economy adalah model produksi dan konsumsi, yang melibatkan cara untuk berbagi, menyewa, menggunakan kembali, memperbaiki, memperbarui, dan mendaur ulang bahan dan produk yang ada selama mungkin. Dengan cara ini, siklus hidup produk bisa diperpanjang.

Menurut laman ellenmacarthurfoundation, "The circular economy is a systems solution framework that tackles global challenges like climate change, biodiversity loss, waste, and pollution". 

Artinya, Ekonomi Sirkular adalah sebuah sistem solusi kerangka kerja yang digunakan untuk menangani tantangan global seperti perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, limbah, dan polusi.

Ekonomi sirkular adalah model yang fokus pada memperpanjang siklus hidup produk, bahan baku atau sumber daya yang ada. Hal ini dilakukan supaya bisa dipakai selama mungkin dengan konsep berkelanjutan. 

Adapun prinsip ekonomi sirkular adalah pengurangan limbah dan polusi, menjaga produk dan material terpakai selama mungkin serta meregenerasi sistem alam. Jadi kita bisa mencapai lebih banyak tujuan dengan menggunakan lebih sedikit sumber daya.


Contoh Ekonomi Sirkular

Setelah kosngosan membahas mengenai defenisi dari Ekonomi Sirkular, maka kita akan memberikan beberapa contoh dari penerapan konsep ekonomi terbaharukan ini, seperti berikut :

1. Mengumpulkan sedotan plastik dari berbagai industri makanan dan minuman. Kemudian menjadikan sedotan bekas untuk dibuat kerajinan seperti aksesoris, bunga artifisial, dan berbagai kerajinan lainnya yang memiliki nilai ekonomis untuk dijual kembali

2. Adanya pengembangkan pemanfaatan limbah plastik sebagai campuran aspal. Setiap 1 kilometer jalan dengan lebar 7 meter, membutuhkan campuran limbah plastik sebanyak 2,5 hingga 5 ton. 

Ini merupakan kerjasama antara Kementerian PUPR, Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (Adupi)

3. Pemanfaatan plastik sebagai bahan dasar pembuatan seragam klub di Liga Inggris yang sebagian di antaranya dibuat dari daur ulang botol plastik.

4. Acer telah mengeluarkan produk Acer Aspire Vero. Laptop yang terbuat dari bahan plastik post consumer recycled (PCR), menggunakan bahan material plastik PCR dengan komposisi 30 persen pada rangka dan 50 persen pada keycap. 

Inovasi ini berhasil mengurangi konsumsi emisi karbon dioksida (CO2) sebesar 21% dibanding dengan laptop plastik dengan ukuran yang sama

5. Pemanfaatkan limbah pertanian seperti bonggol jagung sebagai bahan pembuatan briket. Briket adalah sebuah blok bahan yang dapat dibakar yang digunakan sebagai bahan bakar untuk memulai dan mempertahankan nyala api.

6. Kain perca yang biasanya jadi limbah untuk industri konveksi, bisa dimanfaatkan menjadi kerajinan seperti taplak meja, tas, hiasan dinding serta masih banyak kerajinan yang bisa dibuat dari limbah ini

7. Mining logam dari limbah elektronik yang termasuk limbah B3 dengan limbah padat rumah tangga yang pengolahannya harus berbeda. 

Logam yang didapatkan dari pengolahan limbah ini bisa sobat koꜱngosan gunakan kembali untuk berbagai industri, termasuk emas dan tembaga.

8. Pembuatan Kertas Daur Ulang dari limbah Kertas yang sudah tidak dipakai. Produk yang bisa di daur ulang kembali dan dijadikan sebagai kertas yang punya tampilan lebih bagus

9. Kerajinan Kaleng Bekas dan Gelas yang menjadi sampah yang sering ditemui, misalnya membuat gift box dari kotak permen, membuat kotak pensil dari botol kaca, membuat guci dari pecahan gelas dan sebagainya.

10. Pembuatan Gas Methan, yang memanfaatkan sampah organik (seperti kotoran dan limbah rumah tangga) yang dikumpulkan dalam satu wadah

Kemudian terkandung gas yang sangat potensial bagi energi yaitu gas methan yang bisa digunakan sebagai bahan bakar rumah tangga

Baca juga : Contoh Teknologi yang Ramah Lingkungan


Kata Penutup

Semoga sobat kosngosan menyadari betapa pentingnya konsep ekonomi sirkular ini.  Dan oleh Kementerian Perindustrian saat ini memang sudah menetapkan beberapa prinsip utama dari konsep ini yaitu Reduce, Reuse, Recycle, Recovery dan Repair. 

Jadi, sebagai pelaku usaha dan masyarakat yang menggunakan barang ekonomi kita wajib menerapkan lima prinsip ini dan bisa kita lakukan dalam menjaga lingkungan yang semakin asri. 

Semoga bermanfaat, jangan lupa untuk klik tombol share dan bookmart juga halaman ini!

Oleh rezaharahap