lomba blog traveloka

Bagaimana Menghargai Waktu Agar Tidak Terbuang Percuma


Tips Cara Manajemen Waktu
Memanfaatkan waktu lenggang untuk produktif
Sobat kosngosan, kali ini mimin akan membicarakan sesuatu yang spesial, dan tentunya sangat vital peranannya bagi hidup anak kos, mahasiswa, murid atau siswa kebanyakan. Kita akan membahas mengenai managemen waktu yang baik bagi kalian yang suka buang waktu yang nggak jelas.


Tips Manajemen Waktu Untuk Meraih Kesuksesan


Seperti dulu kala, sewaktu kita masih kecil, orang tua sering mengajarkan bahwa “waktu adalah uang”, atau bagi orang arab mengatakan “waktu ibarat pedang”. Orang-orang dahulu memang terkenal dengan “penghormatan mereka akan waktu” yang dianggap terlalu berharga untuk dibuang dan dipermainkan.

Masalahnya, generasi zaman sekarang seperti mahasiswa, anak sekolah hingga anak kos lebih membalikkan keadaan “waktu adalah uang’ menjadi “uang adalah waktu”. Ketika kita berbicara mengenai kebiasaan anak muda kebanyakan, mayoritas banyak yang tidak menghargai waktu dalam kehidupan sehari-harinya.

Seperti kecanduan menghabiskan waktu dengan bermain game online, atau bisa tidak merasa khawatir sama sekali akan terlambat masuk mata kuliah saat di kampus. Ini semua tentu membuat para orang tua dikampung merasa khawatir, sekaligus merasa tidak berhasil mendidik anak-anaknya. Tapi apakah ini benar?

Tentu kita harus memulai segalanya dari diri kita sendiri. Sebagai orang tua, tentu hal pertama yang dilihat sebelum dia mengenal dunia luar adalah dari orangtua. Jadi, ketika kita hendak menerapkan disiplin kepada anak, kita harus terlebih dahulu mengubah perilaku kita sebagai objek pertama yang ditiru oleh si anak.

Selain itu, tanamkan peraturan sedini mungkin kepada anak. Ingat, orang tua adalah “Pemberi kebutuhan” bagi anak, bukan “Pemberi keinginan” anak. Maksudnya adalah ketika orang tua menuruti segala keinginan dari anak. Kita sebagai orang tua mesti membatasi dan mampu memfilter hal yang patut untuk anak, dan tentunya jangan berlebihan.

Cara managemen atau mengatur waktu yang efisien dan efektif sangat jarang diterapkan orangtua kepada anak. Kebanyakan orang tua tidak tega untuk membatasi keinginan anak. Bagaimana membuat anak menghargai waktu? Banyak anak kos , mahasiswa dan para pelajar yang mengalami sifat hedonis, pamer, ingin diakui, sehingga tak pelak membuat kiriman bulanannya membengkak. kalau sudah begini, orang tua yang merasa kesal. 


Untuk orangtua, terapkanlah disiplin dan berlakukan hukuman bagi anak yang melanggar peraturan atau tidak mematuhi peraturan.

Nah, kembali ke menghargai waktu, seorang anak kos, mahasiswa dan pelajar yang baik akan merencanakan segala aktifitasnya setiap hari. Untuk meraih masa depan cerah, jangan buang waktumu bermalas-malasan dengan zona nyamanmu. Kamu harus berani "keluar dari comfort zone". 

Buatlah perencanaan matang, jangan sering titip absen, (bagi mahasiswa) atau pura pura sakit (bagi pelajar) seimbangkanlah dunia ademik mu dengan dunia organisasi. Perbanyak kenalan, termasuk dekat dengan dosen. Siapa tau justru dunia kerja yang kamu harapkan setelah wissuda nanti justru kamu dapatkan dari dosenmu.

Oke, mungkin sekian dari postingan Bagaimana Cara Membuat Anak kost, pelajar dan mahasiswa untuk Menghargai Waktu supaya lebih Efektif Dan Efisien. Oh ya, terakhir, sebagai anak kos, mahasiswa dan pelajar kita juga harus menyediakan waktu yang cukup bersama orang tua. 


Luangkan beberapa waktu kamu untuk menemaninya saat santai. Pulang kampunglah. Karena bukan hanya kesuksesanmu yang mereka harapkan, tapi waktu yang cukup untuk disamping mereka. Jadilah selalu teman curhatnya. Jangan sampai apa yang dialami oleh anak kos, mahasiswa dan kaum pelajar tidak pernah diketahui oleh orang tua

Sekian, terimakasih telah berkunjung di kosngosan. Jangan lupa komentarnya ya!

G+