Cara Menjadi Pengusaha ketika Masih Mahasiswa

Cara Menjadi Pengusaha ketika Masih Mahasiswa

Cara Menjadi Pengusaha Mahasiswa

Beberapa cara menjadi pengusaha dibawah ini bisa kamu terapkan bila kamu yang seorang mahasiswa memang ingin menjadi seorang enterpreneur yang sukses di kemudian hari. Seperti apa langkah-langkahnya? Kali ini kosngosan akan memberikan beberapa tips nya.

Siapa yang ingin menjadi pengusaha? Untuk sukses sedini mungkin, maka kebanyakan pengusaha memulai bisnis nya semenjak masih menjadi mahasiswa. Karena selain masih penuh dengan energi, memulai bisnis ketika kuliah akan memberikan kamu pengalaman yang tak ternilai harganya.

Ditambah lagi, karena sekarang ada banyak bank memberikan bantuan modal untuk wirausahawan yang notabene adalah mahasiswa. Modal dari instansi keuangan ini bisa kamu manfaatkan untuk membuka usaha yang kamu minati. Selain itu juga menjadi pengusaha ketika mahasiswa akan menutup peluang kamu menjadi pengangguran sehabis wisuda kelak.

Baca juga : Cara Mendapatkan Dana Hibah untuk Modal Usaha

Bila memang berniat hendak membuka usaha ketika kuliah, ada baiknya kamu mempersiapkan diri. Ketahui ada beberapa ciri-ciri pengusaha yang harus kamu terapkan dalam kehidupan sehari hari, seperti yang mimin lansir dibawah ini :

Seorang mahasiswa harus mampu memotivasi diri sendiri

Ketika menjadi seorang karyawan, orang lain yang menyuruhmu melakukan sesuatu, baik secara langsung ataupun tidak. Kamu terbiasa melakukan tindakan yang diarahkan orang lain. Namun berbeda bila menjadi seorang pengusaha, kamu harus mengarahkan tindakanmu sendiri. Kamu tidak bisa hanya duduk dan berharap klien akan datang atau tiba-tiba seseorang datang dengan melakukan kerjasama bisnis dengan kamu. Memotivasi sendiri berarti memberikan dukungan terhadap diri sendiri.

Seorang mahasiswa harus mampu fleksibel

Jika kamu mulai berbisnis, kamu tidak lagi memiliki pekerjaan wajib dan tanggung jawab yang jelas. Berbeda dengan menjadi karyawan yang harus terikat masuk kantor dan jam kerja. Ketika kamu memulai usaha, tidak ada lagi atasan. Sebagai seorang pemilik usaha, kita adalah orang yang akan berhadapan dengan krisis apapun dan memecahkan masalah demi memajukan usaha. Kita sebagai owner adalah orang yang harus membuat segala keputusan terkait bisnis.

Seorang mahasiswa harus mampu membuat rencana

Jika ingin memulai usaha, kamu perlu mengembangkan keahlian dalam perencanaan baik jangka pendek dan jangka panjang; yang akan menjadi bagian besar dalam bisnis yang kamu kerjakan. Ketika akan memulai usaha, salah satu tugas kita adalah bekerja dengan business plan. Saat bisnis  berjalan baik, kita akan membuat perencanaan baru (sedetil apapun) untuk mencapai target baru.

Seorang mahasiswa harus mampu mengenali peluang

Kebanyakan mahasiswa melakukan apa yang sudah ditugaskan kepadanya. Jika kamu memulai usaha, kamu harus menjadi seseorang yang secara konstan melihat peluang dan mampu mengenalinya. Mungkin hanya peluang kecil, seperti kesempatan menjemput pelanggan baru, atau yang besar, seperti menempatkan produk di grosir yang terkenal, akan tetapi sebagai pemilik usaha  kita harus tetap melakukannya untuk mengembangkan bisnis kedepan

Seorang mahasiswa harus konsisten

Memulai usaha memerlukan waktu dan usaha yang keras dan konsisten. Kita benar benar harus total dalam memberikan 100 persen perhatian kita. Kita perlu memberikan upaya yang konstan dan konsisten. Tidak ada usaha yang berhasil dari seorang pengusaha yang kurang maksimal dalam berbisnis. Jadi mumpung jadi mahasiswa, konsistensi bisa dipupuk sedini mungkin dan akan memberikan hasil yang tidak mengecewakan.

Seorang mahasiswa harus mampu menghadapi resiko ketidakpastian

Sebagai seorang pengusaha sambil kuliah, tidak ada jaminan produk atau layanan yang kamu tawarkan masih disukai oleh banyak orang pada bulan bulan berikutnya. Tidak ada jaminan juga bahwa konsumen akan datang lagi dan menawarkan bisnis baru.

Membuka bisnis berarti harus berani mengambil resiko kerugian dan kebangkrutan. Namun percayalah, bila dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dari kuliah kedalam bisnis, maka akan dapat meminimalisir resiko kerugian itu sendiri. Jadi penting mempersiapkan diri dalam menghadapi resiko ketidakpastian dalam berbisnis.

Demikian artikel yang mimin lansir dan edit dari tulisannya Susan Ward, seorang penulis yang juga dikutip di pengusahamuslim.com pada salah satu halamannya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kalian para mahasiswa untuk menjadi pengusaha sukses dan berhasil menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar. Jangan lupa berkomentar!