Cara Memulai Bisnis Anak Muda Generasi Z

Cara Memulai Bisnis Anak Muda Generasi Z

Cara Memulai Bisnis Anak Muda Generasi Z

Anak sekolah dan kuliah yang termasuk dalam generasi Z sekarang ini dihadapkan dengan tantangan perubahan trend usaha yang semakin mengarah kepada bisnis yang mengandalkan teknologi dan informasi. Kali ini kosngosan akan membahas tips memulai bisnis bagi anak anak muda generasi Z ini agar dapat meminimalisir terjadinya kegagalan dalam berbisnis.

Berbisnis memang membutuhkan daya juang yang tinggi untuk merintisnya. Apalagi menjadi seorang pengusaha muda dimana kebanyakan teman sebaya kita menghabiskan waktu untuk having fun, kita dengan senang hati membuang kegiatan yang dinilai tidak ada manfaatnya tersebt untuk digunkan kepada kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti memulai bisnis kecil kecilan.

Namun banyak anak muda (generasi Z) yang sedikit gagal paham dalam menjalani bisnis di zaman sekarang. Mereka cenderung tidak sabaran dan bersikap egois ketika memulai bisnis. Kali ini kosngosan akan memberikan beberapa tips buat kamu anak muda generasi z yang ingin memulai bisnis tanpa merasakan kegagalan. Berikut beberapa tipsnya :

Mulailah Bisnis dengan Partner Kerja

Baik Mark Zuckenburg, Steve Job dan pendiri startup terkenal lainnya pasti memiliki teman yang bisa membantu mereka dalam memulai bisnis. Karena setiap orang pasti membutuhkan orang lain dalam memulai bisnis nya tersebut.

Memiliki teman kerja sangat dianjurkan agar sebaiknya memulai usaha dengan partner yang walaupun jumlahnya sedikit, tetapi berkualitas. Hal ini juga bisa berpengaruh terhadap bisnis ke depannya.

Baca juga : Bisnis Google adsense untuk Mahasiswa dan Pelajar

Dengan memiliki teman atau rekan bisnis, saran dan ide ide yang kalian hasilkan akan lebih tersinkronisasi dan menghasilakan kombinasi ide bisnis yang mengagumkan. Pengambilan keputusan bisnis juga akan  lebih matang dan tidak tergesa gesa.

Hindari Berbisnis dengan Egoisme Tinggi

Banyak pebisnis milenial atau kaum Z yang masih memiliki ego tinggi terhadap bisnis yang dilakoninya. Seperti keinginan untuk menangani semua bisnisnya sendiri, mencari modal sendiri, mengatasi masalah sendiri dan semua dilakukan secara individual. Sebenarnya, untuk memajukan sebuah bisnis diperlukan adanya kerjasama dengan pihak lain.

Kamu yang ahli pemasaran misalnya memutuskan untuk mendirikan jasa desain grafis yang bukan dibidangmu. Untuk langkah pertama katakanlah kamu sukses mengajak beberapa klien dalam suatu project, akan tetapi kamu tetap harus mencari partner kerja yang benar benar menguasai desain grafis agar nantinya klien puas dengan produk yang kalian tawarkan.

Melakukan Riset dan Review Bisnis

Penting sekali untuk melakukan ulasan terhadap produk yang kamu jual, model bisnis seperti apa yang nantinya akan digeluti, hingga karakteristik partner kerja. Lakukam review bisnis untuk setiap tiga atau enam bulan sekali agar selalu bisa dilihat apa saja kekurangan yang harus diperbaiki. Review bisnis bisa dilakukan secara berkesinambungan sehingga akan menghasilkan inovasi baru baik dalam perkembangan produk maupun model bisnis.

Pebisnis yang sukses juga selalu melakukan riset atau penelitian. Dapat membaca pergerakan trend pasar, meneliti perilaku konsumen yang akan berguna dalam pengembangan bisnis. Penelitian bsinsi ini sangat perlu dilakukan secara terus menerus dan berkala untuk mempersiapkan rencana bisnis selanjutnya.

Membuat Rencana Bisnis untuk Jangka Panjang dan Jangka Pendek

Rencana bisnis atau business plan penting dilaksanakan sejak tahun pertama dimulainya bisnis, termasuk membuat jurnal dan anggaran. Dengan merumuskan business plan, kamu bisa melihat seperti apa kegiatan bisnismu, apakah perlu merekrut karyawan baru, mencari pinjaman modal, ekspansi cabang baru dana sebagainya.

Terakhir, berbisnis di waktu muda memang menjadi tantangan tersendiri bagi kamu yang mengharapkan kesuksesan sedini mungkin. Percayalah, untuk kamu yang tidak mudah putus asa dalam berbisnis, akan mendapatkan kesuksesan tercepat bila dibandingkan mereka yang tidak berjuang sepenuh hati.

Demikianlah artikel bisnis terkait Cara Memulai Bisnis Anak Muda Generasi Z. Setelah membaca artikel ini, mimin harapkan kalian semakin termotivasi dalam menjalankan bisnis sedini mungkin. Karena zaman sekarang trend young enterpreneur itu sudah mewabah. Tidak zaman lagi menengadahkan tangan meminta duit kepada orang tua. Saat nya kita mandiri secara finansial. Ayo silahkan berkomentar bila ada yang ingin ditanyakan.

Buka Komentar