Cara Menulis Laporan Praktikum yang Baik dan Benar

Cara Menulis Laporan Praktikum yang Baik dan Benar

Cara Menulis laporan praktikm

Laporan praktikum merupakan salah satu bentuk penulisan laporan berdasarkan kegiatan praktikum baik dilakukan pada tingkat sekolah maupun perguruan tinggi. Kali ini kosngosan akan memberikan salah satu contoh laporan praktikum dan cara menulis laporan praktikum yang tentunya sesuai aturan kaidah yang berlaku. Oleh karena itu marik simak pembahasannya dibawah ini.

Praktikum memang menjadi kegiatan sehari hari bagi jurusan saintek atau yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan alam seperti biologi, kimia, fisika dan ilmu alam lainnya. Kegiatan praktek langsung untuk mengaplikasikan teori yang didapat dinilai cukup efektif dalam menjelaskan ilmu dengan melihat fenomenanya secara langsung.

Kegiatan praktikum bisa saja dilakukan di dalam ruangan seperti di laboratorium atau di luar ruangan seperti di kebun, lapangan atau jalan raya. Dalam melakukan praktikum, biasanya murid atau mahasiswa akan dibagi kedalam beberapa kelompok untuk kemudian melakukan pengamatan terhadap fenomena atau masalah yang terjadi.

Baca juga : Cara Membuat Laporan Keuangan Toko Online

Nah dalam penulisan inilah kemudian teknik penulisan laporan praktikum perlu dipelajari supaya memudahkan kamu dan pembaca dalam memahami informasi yang sesungguhnya didalam laporan tersebut.

Cara Penulisan Laporan Praktikum yang Baik dan Benar


Cara Menulis laporan praktikm

Laporan praktikum sering kali menjadi momok yang cukup menakutkan bagi para mahasiswa. Terlebih bagi sebagian jurusan yang mengharuskan adanya kegiatan praktikum dan setiap mnggu harus menulis laporan tulis tangan.

Kebanyakan yang dipikirkan oleh para mahasiswa itu adalah bagaimana cara membuat laporan yang sesuai dengan harapan dosen juga asisten dosen dan mendapatkan nilai yang memuaskan dengan laporan yang berkualitas.

Menulis laporan praktikum tidaklah sembarangan. Ada beberapa kaidah dan format yang berlaku yang harus disesuaikan, seperti pemilihan kata, penyajian data dan sumber sumber yang diambil haruslah dapat dipertanggung jawabkan.

Baca juga : Contoh Laporan Pratikum yang baik dan benar

Langkah langkah menulis laporan praktikum seperti panduan di bawah ini :

Cover dan Judul Laporan


Membuat halaman sampul dapat kamu dahulukan dengan menulis judul kegiatan praktikum  yang telah dilakukan. Kamu juga bisa menambahkan gambar pada tengah-tengah halaman seperti lambang kampus, tiga garis sejajar atau gambar yang sesuai dengan topik praktikum. Sementara bagian paling bawah bisa kamu isi dengan identitas seperti nama, nomor induk, jurusan, fakultas, perguruan tinggi dan tahun.

Kata Pengantar dan Daftar isi


Sebenarnya ini adalah bagian opsional. Kamu bisa menulis kata pengantar untuk mempercantik laporanmu. Selain itu daftar isi juga memudahkan asisten dosen untuk membaca laporan praktikummu. Baca "cara membuat daftar isi secara otomatis di word" untuk tutorial selengkapnya.

Pendahuluan


Penulisan BAB 1 atau pendahuluan harus memperhatikan agar susunan kalimat dan isinya sesuai dengan kaidah penulisan laporan yang benar. Bagian ini memiliki sub judul, yaitu latar belakang, rumusan masalah dan tujuan pembuatan laporan.

Namun beberapa penulis juga memberikan sub judul manfaat penulisan laporan untuk mengetahui seperti apa kontribusi laporan terhadap pembaca secara umum. Kamu bisa memulai membuat bab 1 atau pendahuluan dimulai dari bagian pertama.

Studi Literatur


Bab ini berfungsi untuk memberikan dasar atas sumber penulisan laporan dalam menyampaikan pembahasan di dalam laporan. Agar laporan dinilai sebagai suatu karya tulis yang ilmiah dan memiliki sumber rujukan yang dapat dipercaya.

Kamu harus menyajikan hubungan antara beberapa konsep yang dipakai dalam menjelaskan kegiatan praktikum yang dilakukan. Sedangkan konsep-konsepnya dijelaskan melalui beberapa variabel yang akan dikaitkan dengan para peneliti sebelumnya dengan tema atau topik yang sama.

Pembahasan


Bab pembahasan dalam laporan praktikum adalah inti dari laporan itu sendiri. Isinya adalah kegiatan dan hasil analisis atau eksprimen yang dilakukan baik didalam ruangan maupun di luar ruangan. Dilakukan analisis data sehingga menghasilkan kesimpulan sementara atau hipotesis.

Bab pembahasan juga bisa mengandung banyak sub bab, tergantung kebutuhan praktikan dalam menjelaskan kepada pembaca mengenai pemecahan masalah atau objek praktikumnya. Pada sub-bab ini, praktikan wajib mengulas hasil praktikum yang dilakukan secara konkret dengan menggunakan bahasa yang lugas dan jelas.

Penutup dan Kesimpulan


Bagian terakhir dari laporan praktikum adalah penutup yang menyajikan kesimpulan dan saran kritik. Isi dalam penutup adalah rangkuman dan kesimpulan hasil analisis terhadap kegiatan praktikum juga dari interpretasi analisis data yang mana berupa implikasi (kesimpulan berdasar data) dan dapat juga berupa inferensi (kesimpulan berdasar referensi).

Kesimpulan laporan praktikum juga mesti dibuat dengan menggambarkan secara singkat isi dari karya ilmiah yang telah dijelaskan sebelumnya. Dalam membuat kesimpulan kamu seharusnya menghindari memberi kesimpulan hal hal yang tidak dibahas dalam kegiatan praktikum, atau menyimpulkan dengan bertele-tele dan terkesan monoton. Kesimpulan haruslah lugas dan mudah untuk dipahami.

Selain kesimpulan, praktikan perlu memberikan saran yang bersifat membangun. Kritik atau saran juga berisi kekurangan dari laporan yang diharapkan bisa diperbaiki oleh praktikan selanjutnya apabila ingin melakukan penelitian dengan menggunakan topik atau alat analisis yang sama, demi penyempurnaan laporan tersebut.

Daftar Pustaka


Setelah berhasil membuat bagian utuh dari laporan, maka seterusnya adalah kewajiban praktikan untuk mencantumkan sumber dan referensi yang dikutip di setiap pernyataan pada bagian Daftar pustaka.

Banyak praktikan yang kesulitan menerapkan penulisan daftar pustaka yang baik dan benar dalam akhir tulisannya. Penulisan ini dimulai dengan memperhatikan urutan abjad di penulis.

Penulisan Daftar Pustaka dari Sumber Buku, dimulai dari Nama penulis ditulis paling awal. Cantumkan tahun terbit dari buku yang teman-teman gunakan sebagai referensi. Tuliskan judul buku referensi secara lengkap dengan italic. Lihat contoh dibawah :

Silver, John F. 2010. Success 4. Bandung: Indonesia Publishing House

Lampiran


Lampiran menjadi bagian terakhir dari laporan praktikum yang berisi pelengkap data yang berbeda atua bukti lain yang memberikan pemahaman yang lebih baik dari materi tertulis. Lampiran itu bisa berupa gambar, diagram, grafik, berita, bukti, kuisioner atau dokumentasi dari setiap kegiatan praktikum.

Demikianlah artikel mengenai Contoh Laporan Praktikum dan Cara Menulis yang Baik dan Benar kali ini, semoga dapat membantumu dalam menulis laporan yang sesuai. Bagi kamu yang merasa artikel ini cukup bermanfaat, silahkan bagikan dengan menyertakan link-nya kepada teman-temanmu yang lain. Berikan juga komentarmu dibawah ini.

Buka Komentar