Cara Menghasilkan Uang bagi Mahasiswa dari Jual Beli Barang Bekas

Cara Menghasilkan Uang bagi Mahasiswa dari Jual Beli Barang Bekas

Baca juga :

Sekarang jual beli barang bekas tidak perlu khawatir lagi lho. Media sosial bisa menjadi media buat anak kost  atau mahasiswa yang mau menjual atau pun membeli barang impiannya tanpa ngecek saldo atm atau menunggu awal bulan tiba. Kamu bisa memanfaatkan teknologi kece untuk mendapat penghasilan tambahan dari penjualan barang bekas milikmu.

Mimin akan share pengalaman sekaligus review bagaimana menjual barang barang bekas yang masih memiliki nilai ekonomi untuk dijual kembali di media sosial untuk mendapatkan uang tambahan belanja. Penasaran? Mari simak pembahasannya dibawah ini.

Barang bekas memang tidak banyak yang suka. Ada orang yang anti dengan barang bekas, lebih menyukai barang baru meskipun itu mencekik biaya hidupnya. Bagi kamu mahasiswa yang hidup sebagai ana kost, tidak ada salahnya menggunakan barang bekas bukan?

Seperti misalnya ketika kamu disuruh mencari buku kuliah yang sudah tidak terbit lagi di peredaran. Mau tidak mau, hunting buku bekas massif dilakukan. Pencarian di pasar loak, toko buku dan pasar buah juga nihil adanya.

Nah, seorang teman kost menyarankan mimin buat nyari di salah satu media sosial penyedia barang bekas. Katanya banyak buku second disana. Setelah klik Book dan submenu Akademis, scrolling, akhirnya mimin mendapatkan buku permintaan dosen tersebut.

Baca juga : Contoh Bisnis Mahasiswa terbaru yang Prospektif

Tidak butuh waktu lama. Karena memang teknologi sudah maju ya. Kamu bisa mencari barang barang bekas baik dari marketplace nya langsung, atau di forum dan grup online yang bersistem face to face antara buyer dan seller.

Nah ketika kamu menemukan barang bekas yang dicari, kamu bisa langsung menghubungi seller yang kebetulan masih dalam satu kota tersebut. Transaksinya upayakan untuk dilakukan di tempat yang ramai atau kalian bisa menggunakan rekening bersama.

Satu lagi, bila ternyata barang yang kamu pesan tidak sesuai dengan deskripsi, maka kamu bisa klaim. Inilah pentingnya untuk cod, atau langsung ketemuan untuk mengecek barang yang bersangkutan.

Nah, barang - barang bekas yang kamu cari memang haruslah berkualitas. Sebagai mahasiswa, mimin merasakan betul manfaat internet sekarang ini.  Harga yang ditawarkan lebih rendah dan bisa mengamankan budget bulanan bukan.

Tips Menjual Barang Bekas dengan Harga Tinggi


barang bekas

Baiklah, bagi kamu yang masih memiliki barang bekas di kamar atau gudang rumah milikmu, mimin sarankan untuk menjualnya saja. Akan tetapi perhatikan beberapa hal dibawah ini agar nantinya harga yang kamu tawarkan tidak sampai jatuh.

1. Pastikan barang yang dijual masih bagus dan memiliki nilai ekonomi


Pastinya tidak ada orang yang mau membeli barang bekas yang rusak, kecuali jika sudah diberitahu sebelumnya. Oleh karena itu memastikan bahwa barang  mu masih bagus adalah hal wajib yang musti dilakukan.

Apabila barang mu sudah ada yang lecet atau rusak, kamu masih bisa menjualnya. Akan tetapi berikan keterangan yang sejujurnya mengenai kondisi barang tersebut, dengan mempertimbangkan harga yang kamu berikan tentu lebih murah.

2. Jual barang yang banyak dicari orang dan bermanfaat luas


Ada barang bekas yang tidak laku dijual karena memang tidak banyak yang mencarinya dan juga manfaatnya rendah. Seperti misalnya kamu punya cover smartphone bekas, masker atau botol parfum bekas. Beberapa barang ada yang memang harus dibuang ketika sudah digunakan, ada yang masih memiliki nilai ekonomi.

Jadi juallah barang yang banyak dicari orang dan punya manfaat luas. Seperti kamu punya gitar yang sudah tidak dipergunakan lagi, atau earphone bluetooth yang sudah menganggur lama di laci meja kamar mu.

3. Jual di marketplace yang khusus menjual barang secondhand


Juallah barang bekas mu di marketplace yang khusus menjual barang bekas seperti OLX atau Prelo. Atau kamu juga bisa menjualnya di forum dan grup online khusus jual beli seperti grup facebook jual beli dan sebagainya. Berikan deskripsi yang jelas kasih alamat dan kontak mu supaya mereka yang tertarik bisa menghubungi mu nanti.

4. Transaksi aman dengan COD atau Rekber


Apabila calon pembelimu berada di daerah yang sama denganmu, lebih baik kamu melakukan COD atau ketemuan langsung. Kamu bisa memberi waktu dia untuk mengecek kondisi barangnya terlebih dahulu dan apabila sudah deal, kamu bisa langsung transaksi.

Namun apabila lokasi pembeli mu cukup jauh, maka kamu bisa menggunakan jasa rekening bersama untuk ber transaksi. Bagi yang belum tahu, rekber adalah jasa dimana uang pembeli terlebih dahulu ditransfer ke rekening rekber, setelah barang dikirimkan dan sudah berada di tangan pembeli, maka dana tersebut kemudian diserahkan kepada mu.

5. Berikan nilai tambah terhadap barang bekasmu


"Kenapa sih mesti beli barang secondhand atau barang bekas? Kenapa tidak beli barang baru saja, lebih terjamin bukan?" kata orang awam. Nah untuk menjawabnya, memang semuanya terserah kepada pembeli.

Kalau ada barang bagus, anti-KW, terus murah dengan transaksi simpel mengapa tidak? Jadi sebagian orang ada yang memang lebih mengutamakan fungsi barang tersebut ketimbang mempermasalahkan baru atau tidaknya.

Kamu bisa menambah nilai pada barang mu tersebut agar terlihat baru, berbeda atau memiliki nilai tambah yang bisa dijual dengan harga lebih mahal. Seperti misalnya kamu punya gitar bekas, kamu bisa lapisi dengan cat atau pernis agar mengkilat kembali, atau kamu punya buku kampus bekas, kamu bisa kasih cover baru terhadap buku tersebut untuk dijual kembali dengan harga yang lebih mahal.

Baca juga : Contoh Peluang Investasi Mahasiswa dan Pelajar

Sekarang kalau kamu punya barang bekas berkualitas, dan kepepet hendak membayar sewa kost atau lunasin hutang, mending kamu menjual barang bekas tersebut dengan mengikuti saran dari mimin diatas. Demikian artikel mengenai Jual Beli Barang bekas kali ini, semoga dapat bermanfaat bagi kalian. Jangan lupa untuk memberikan komentar dibawah ini ya.
Buka Komentar