Contoh Aglomerasi Industri, Ekonomi dan Geografi di Indonesia

Bagi kamu yang pernah mempelajari berbagai ilmu di sekolah maupun perguruan tinggi, pasti pernah mendengar istilah aglomerasi. Istilah ini cukup umum untuk menunjukkan serangkaian kegiatan pengumpulan elemen menjadi satu kesatuan dengan tujuan tertentu. Ada banyak ilmu yang menggunakan istilah ini untuk menjelaskan fenomena yang terjadi.

Istilah aglomerasi bisa saja berbeda beda tergantung dari konsep dan jenis ilmu yang membahasnya. Seperti misalnya contoh aglomerasi dalam bidang industri adalah pengumpulan beberapa produsen atau pabrik dalam satu wilayah produksi yang sama sehingga menimbulkan efektifitas dan efisiensi dalam kegiatan produksi.

Ada lagi aglomerasi dalam bidang geografi, dibidang kimia dan juga contoh aglomerasi yang terjadi di pedesaaan dan juga daerah perkotaan. Jadi bila kamu ingin mencari tahu seperti apa pengertian, contoh dan konsep dalam aglomerasi bisa membaca postingan kosngosan kali ini. Karena konsep aglomerasi itu luas, jadi diperlukan beberapa pemisahan sesuai dengan bidangnya masing masing.

Baiklah sebelum membahas mengenai contoh aglomerasi, sebaiknya kita bahas terlebih dahulu mengenai defenisinya. Aglomerasi merupakan konsep umum yang merujuk kepada adanya upaya pengumpulan beberapa elemen ke dalam suatu lokasi tempat dengan berbagai tujuan yang lebih menguntungkan.

Baca juga : 16 Lowongan Kerja Shift Malam Terbaru yang Bisa Dicoba untuk Pengangguran

Apa keuntungan diadakannya aglomerasi ini? Salah satu keuntungan yang bisa didapatkan secara umum adalah dimungkinkannya suatu sistem ekonomi yang memiliki tingkat efisiensi dan efektifitas yang tinggi dalam produksi, pengangkutan barang atau pengadaan sarana pelayanan umum.

Contoh aglomerasi industri di Indonesia


Contoh aglomerasi dalam geografi sangat berhubungan dengan pusat pabrik atau produsen yang berbeda beda dan dikumpulkan kedalam satu wilayah yang relatif sama.

Keuntungan aglomerasi muncul jika kegiatan yang terkait satu sama lain terdapat di satu konsentrasi wilayah yang sama. Keterkaitan tersebut dapat berupa bahan baku dan pasar.

Jika keuntungan itu besar maka otomatis para pengusaha akan memilih lokasi kegiatan industri yang terkonsentrasi dengan kegiatan lainnya. Pemilihan lokasi akan cenderung tersebar bila keuntungan aglomerasi tersebut nilainya kecil. Hal inilah yang menjadi patokan berhasil atau tidaknya suatu konsep aglomerasi.

Adapun contoh kasusnya seperti misalnya Kawasan Industri Cikarang, Bekasi yang memiliki 2.125 unit pabrik 25 negara berlokasi di kawasan tersebut dan saling support satu sama lainnya.

Selain itu daerah Batam juga menjadi salah satu contoh aglomerasi industri di Indonesia. Tahun 2016 lalu, dari 1.800 perusahaan yang terdaftar di Batam dan kini Batam masih harus berjuang untuk memperbaiki ekonominya karena ada banyak pabrik dan perusahaan yang tutup operasi.

Kawasan Industri Pulogadung, di jakarta yang dikelola oleh PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) juga menjadi salah satu contoh aglomerasi di Indonesia.

Contoh lain sebenarnya ada banyak seperti pasar Senen, pasar minggu, pasar rebo merupakan pengelompokan tempat berjualan berdasarkan hari pasaran. dan kegiatan industri terpusat di kawasan Jababeka dan Pulogebang.

contoh aglomerasi

Dalam aglomerasi industri dikenal adanya kawasan industri (industrial estate), yaitu suatu pemusatan kegiatan industri pengolahan yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana, misalnya listrik, air, telepon, jalan, dan tempat pembuangan limbah, yang telah disediakan oleh perusahaan pengelola kawasan industri.

Contoh aglomerasi geografi


Secara sederhana, geografi yang berkaitan dengan kependudukan, berhubungan dengan pusat-pusat pertumbuhan penduduk.

Seperti pembangunan rumah susun yang mengumpulkan beberapa masyarakat dengan level menengah kebawah untuk bisa memiliki perumasahan yang layak huni, atau pendirian residence mewah atau apartemen untuk kalangan pebisnis.

Contoh lain dari aglomerasi geografi di daerah perkotaan adalah terjadinya pemusatan penduduk berdasarkan status sosial dan ekonomi melalui kawasan slum area, menengah ke atas, dan kawasan elit.

Contoh aglomerasi ekonomi


Sebenarnya aglomerasi dalam konsep ekonomi tidak jauh berbeda dengan aglomerasi dalam konsep industri. Karena industri juga menjadi bagian ekonomi, maka contoh aglomerasi tersebut merupakan bagian dari contoh aglomerasi dalam ekonomi juga.

Jadi aglomerasi dalam bidang ekonomi industri juga banyak ditemukan di Indonesia seperti di daerah Batam, Pulogadung, Cikarang, Jababeka, Pulogebang, Karawang, Bekasi. Dibwah ini adalah daftar lengkap kawasan ekonomi industri yang baru di Indonesia :

1. Jawa Barat - Cilamaya/Karawang (3.100 Ha) - Majalengka (877 Ha)
2. Jawa Tengah - Kendal (795,6 Ha) - Boyolali (282 Ha)
3. Jawa Timur - Gresik (4.285 Ha) - Lamongan (950 Ha) - Jombang (812,2 Ha)
4. DI Yogyakarta - Kulonprogo (2.646 Ha)
5. Sumatera Utara - Sei Mangkei (2.002 Ha) - Kuala Tanjung (2.000 Ha)
6. Kepulauan Bangka Belitung - Bangka (765,4 Ha)
7. Riau - Tanjung Buton (1.000 Ha)
8. Lampung - Tanggamus (2.000 Ha)
9. Sulawesi Selatan - Gowa (842,1 Ha) 10. Sulawesi Tengah - Palu (1.500 Ha)
11. Kalimantan Selatan - Batu Licin (530 Ha)
12. Kalimantan Timur - Kariangau (1.989,5 Ha)
13. Maluku Utara - Halmahera Timur (300 Ha)
14. Papua Barat - Tangguh (2.152 Ha)
15. Sulawesi Utara - Bitung (610 Ha).

Baca juga : Alternatif Melamar Pekerjaan Selain PNS untuk Fresh Graduate yang Perlu Dicoba

Demikianlah pembahasan mengenai Contoh Aglomerasi Industri, Ekonomi dan Geografi di Indonesia kali ini, semoga bermanfaat bagi kamu yang sedang mencari bahan dan materinya. Jangan lupa bagikan postingan ini di media sosialmu dan juga berikan komentar mu dibawah ini.
By

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel