Kata Bijak Pecinta Kopi, Filosofi buat Status dan Caption Keren

Kopi adalah minuman hitam yang berasal dari bubuk kopi, diolah dari biji kopi dengan serangkaian proses dan pencampuran berbagai bahan. Didunia ini, ada banyak pecinta kopi. Dan kali ini, kosngosan akan memberikan kalian beberapa kumpulan quotes terbaik untuk pecinta kopi, dan senja.

Nah kali ini kosngosan akan memberikan kalian kumpulan quotes mutiara khas pecinta kopi, yang bisa kalian gunakan untuk update di social media kalian seperti caption di instagram, status di whatsapp atau facebook, tweet di twitter dan sebagainya.
kata kopi

Banyak dari kita meremehkan minuman kopi, padahal kegiatan menikmati kopi sangatlah mendasar, dan fundamental. Suatu kegiatan yang hanya bisa diraih jika kita "berupaya" meluangkan waktu terlebih dahulu untuk menikmati setidaknya segelas kopi. Meski "meluangkan waktu" sulit bagi sebagian orang, tapi ada sebagian yang lain bahkan sanggup meluangkan waktu lima kali dalam sehari, ya, hanya demi kegiatan ini. Wow!

Kita juga sebenarnya harus mensucikan gelas-gelas, sendok-sendok yang hendak kita pakai terlebih dahulu. Lalu dalam mengolahnya pun kita memilah dan menggunakan bahan yang terbaik, sehingga terciptalah minuman kopi paling nikmat.

Baca juga : Kumpulan Kata Ucapan Senja, Selamat Sore khas Anak Indie

Kita memilih bulir gula yang paling putih, yang paling bersih, harum dan manis. Bahkan kopinya kita pilih yang pekat, yang disangrai dengan api yang membara atas dasar cinta, lalu diseduh dengan air yang sangat panas, bahkan panasnya sanggup mengalirkan setiap rasa, bersama air panas nan suci itu.

Kumpulan quotes mutiara untuk pecinta kopi


Buat kalian para pecinta kopi, simak kata kata indah yang mimin rangkai dibawah ini. Mungkin kalian bisa sambil scrool, sambil ngopi, dan menemukan inspirasi buat kreatifitas kalian. Check these out!

Seduhlah kopi yang di waktu senja, dan rasakan sensasi imajinasi yang mengalir di otak. Mari menulis, membuka Nalar dan menjemput kesuksesan di masa depan

"Maka Celakalah orang-orang yang ngopi, (yaitu) orang-orang yang lalai dengan kopinya" Ketika otak telah mengumandangkan kesadaran untuk ngopi, tapi dia tidak bersegara ngopi, alias menunda-nundanya. Meskipun pada akhirnya tetap ngopi, Ya ngopi, tapi telat...

Cinta itu bebas, namun dia juga tidak bisa dipaksakan. Cinta menyatukan dua perbedaan, seperti gula dan kopi, yang saya seduh di sore ini.

caption kopi

"Ada juga, ngopi tapi asal-asalan, tidak mempelajari ilmunya, bikin kopi bukan dari biji buah kopi yang disangrai, tapi dari kulitnya biji kopi, ada juga yang tidak memperhatikan komposisi dari seduhan kopinya, bikin kopi dengan air dingin misalnya"

Simpan energimu untuk kesuksesan di masa mendatang. Jangan terburu-buru, ngobrol-lah dengan orang orang disekitarmu, sembari seruput kopi pahit, manis, kecut (mungkin)

"Ada orang yang ngopi, tetapi tak bisa menikmati seduhan kopinya. Ketika ngopi, dirinya, hati, pikiran, dan jiwanya melayang kemana-mana, tidak bisa fokus menikmati seduhan kopi dihadapannya."

Semangati hari kalian dengan menikmati secangkir kopi di waktu senja. Tarik nafas dan susun kembali rencana hidupmu keesokan harinya.

Baca juga : Kata Ucapan Selamat Malam buat Status dan Caption

"Lalai hingga meninggalkannya sama sekali, maksudnya sampai pada batas waktu, pada akhirnya dia tidak melaksanakan ngopi, ada banyak orang-orang yang tubuh dan pikirannya sangat sibuk hingga dia tidak sempat ngopi"

Tidak semua orang memang beruntung untuk dapat melaksanakan ritual ngopi ini, apalagi dengan api, kopi, dan panci yang mumpuni.

Kita memang pecinta kopi, namun bukan berarti hidup kita pahit. Kita adalah penikmat ulung, memberi inspirasi dan kreatifitas untuk lingkungan sekitar

Filosofi kopi, ternyata setiap kopi punya arti mendalam buat penikmatnya. Jadilah seperti itu, memiliki makna dalam setiap keputusan yang engkau ambil.

Se-perfect apa pun coffe yang kamu buatkan, tetaplah coffee memiliki sisi pahit didalamnya. Yang tidak mungkin kamu sembunyikan. Begitu juga dengan hidup, dengan senyuman, mungkin pahit itu akan segera sirna.

Secangkir kopi yang ku seruput di pagi ini, membisikkan kepadaku, bahwa yang hitam tidak selalu kotor, dan yang pahit tidak selalu menyedihkan.

Hidup ini, ibarat secangkir kopi yang menunggu untuk diseruput. Dimana pahit dan manis melebur menjadi satu, bertemu dalam kehangatan. Maka temukanlah kehangatan dalam hidup mu.

Karena dari kopi kita belajar, bahwa kepahitan dan hitam legamnya dirinya selalu dinikmati penikmatnya. Ada yang suka susu, namun kopi lebih memberi makna, kita semua bebas memilih kopi mana yang terbaik untuk dinikmati.

Sabar itu ibarat secangkir kopi yang menunggu untuk diminum, pahit di pangkal lidah, dan manis di penghujung- nikmatnya terasa

Kerinduan itu telah mengendap, ikhlas namun tidak pernah terbalas. Seperti endapan kopi yang tidak pernah diteguk.

status kopi

Ko-pi: Adalah hitam, pekat, pahit, sepahit dan pekatnya hidup, juga sepahit sindiran mertua

Tidak ada kata terlambat untuk meminum Kopi. Walaupun malam sudah tiba, karena lebih baik tidak bisa tidur, daripada tidak bisa "bangun".

Bangun tidur, memulai aktifitas tanpa "Ngopi" itu seperti ada sesuatu rantai makanan yang hilang.

Kita, aku dan kamu itu selalu bersama ibarat satu cangkir minuman kopi. Aku kopi-nya, dan kamu Ampas-nya. Awkwkkwkkw

Kopi itu pahit, namun tidak membuat ekspresi kecut bagi penikmatnya. Begitu juga anda, berkata pahit walau benar, tidak lantas membuat orang lain kecut.

Kopi itu pahit, yang manis itu adalah janji-janji nya untuk "aku tak bisa hidup tanpamu". Bulshittt

Baca juga : Quotes atau Kumpulan Kata Romantis dari Bang- Fiersa Besari

Tapi tak sedikit pula yang berlomba-lomba dalam meraih kenikmatan ritual ini, mereka tak henti-hentinya berlomba-lomba menghadirkan setiap apa yang paling baik dan suci yang mereka punya agar kegiatan ini terasa nikmat dan damai, mereka ingin menjadi orang yang paling wahid dalam hal menikmati kopi!.
Sesuatu yang hanya bisa dilakukan dan dinikmati dengan hati yang jujur, keilmuan yang mumpuni, dan tentunya "usaha" yang maha!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel