6 Tips Menghindari Penipuan Lowongan Kerja Abal Abal

Ada begitu banyak cerita penipuan lowongan kerja di Internet. Oleh karena itu Mimin kosngosan akan memberikan beberapa tips kepada kalian Bagaimana cara menghindari penipuan lowongan kerja yang bersifat abal-abal atau palsu. Mari simak pembahasannya di bawah ini.

Apa ciri ciri lowongan kerja asli dan lowongan kerja palsu? Tentunya kamu perlu mempelajarinya, sebelum mengalami kerugian materil. Ada begitu banyak korban penipuan lowongan kerja ini, mengadu bahwa mereka dikirimi email atau telepon dari seseorang yang mengatasnamakan perusahaan tertentu.

Oleh karena itu kita sebagai fresh graduate ataupun pencari kerja harus waspada terhadap penipuan lowongan kerja yang ada di internet maupun yang berseliweran. Tentunya kita tidak mau menjadi salah satu korban dari banyaknya Kasus penipuan kerja online ini.

Baca juga : Cara Menghadapi Pertanyaan Walk in Interview yang Baik dan Benar

Kejahatan penipuan ini sebenarnya terorganisir. Biasanya mereka memiliki berapa portal penyedia lowongan kerja dan membuat website company profile mengatasnamakan perusahaan tertentu dan kemudian mengarahkan korban untuk melakukan hal-hal yang mereka inginkan.

Berbagai modus mereka lakukan seperti menawarkan pekerjaan, dengan syarat seperti pembayaran administrasi, menjanjikan gaji besar diatas UMR dengan pekerjaan yang relatif lebih prestisius, dan terkadang menyuruh calon korban untuk pergi keluar kota dengan alasan untuk seleksi.

Lalu Bagaimana cara mengatasi dan mengetahui bahwa suatu lowongan pekerjaan itu palsu? Tentunya kamu harus mengetahui ciri-cirinya. Biasanya para fresh graduate masih polos, sehingga oknum penipu ini biasanya lebih menargetkan kalangan yang baru lulus kuliah ataupun sekolah dan saat ini sedang mencari kerja.

Apa kiat supaya terhindar dari penipuan lowongan kerja ini?


lamaran kerja

Mimin kosngosan akan memberikan tips sederhana untuk kalian semoga dapat berkenan dan kalian terapkan pada proses pencarian kerja kalian, berikut beberapa tips yang akan diberikan silakan Scroll ke bawah

1. Mengetahui ciri-ciri lowongan kerja palsu


Seperti apa ciri-ciri lowongan pekerjaan yang memang bersifat abal-abal? Ceritanya terdapat beberapa ciri-ciri yang bisa kamu lihat ya itu perusahaan tersebut biasanya menggunakan situs atau website yang memiliki domain gratisan atau murahan, bahkan ada yang menggunakan blogspot atau wordpress sebagai platform situsnya

Kebanyakan perusahaan tersebut menyediakan tempat tes yang jauh, terkadang mengirim surat pemberitahuan dalam bentuk SMS WhatsApp (baca disini cara mengirim lamaran lewat whatsapp) atau email menggunakan bahasa yang tidak formal atau tidak seperti surat perusahaan pada umumnya.

2. Mengetahui modus penipu lowongan kerja palsu


Adapun modus penipuan yang paling sering dilakukan oleh oknum tersebut adalah menawarkan pekerjaan dengan syarat yang mudah, bahkan sering tanpa melalui proses seleksi wawancara. Selain itu oknum tersebut biasanya menawarkan jenis lowongan pekerjaan yang beragam, jadi Apabila kamu tidak mau bekerja pada salah satu posisi kamu bisa dioper ke posisi lain. Intinya mereka hanya ingin memanfaatkan mu sebagai korban

3. Cek kembali profil, alamat dan kontak perusahaan tersebut


Sebelum memutuskan untuk bekerja pada perusahaan, ada baiknya kamu mengecek kembali alamat tes atau seleksi yang diberikan, biasanya perusahaan besar memang ada yang minta test di kantor pusatnya, namun jika penipu biasanya menyediakan tempat tes seperti di hotel, wisma atau tempat mencurigakan lainnya.

Silakan kamu googling mengenai profil perusahaan tersebut seperti sejarahnya alamat serta kontak resmi nya. Bila memang terlihat ada, dan punya kantor fisik, maka lanjut ke tips lain dibawah ini.

4. Tidak ada pemungutan sepersenpun pada biaya seleksi penerimaan karyawan baru


Ini sangat penting diketahui para fresh graduate atau pencari kerja (baca disini tips mencari kerja untuk fresh graduate), bahwa dalam mencari kerja perusahaan tidak memiliki hak untuk meminta sejumlah uang atau biaya kepada calon karyawan untuk membayar seleksi atau Tes yang dilakukan.

Kamu belum diterima menjadi karyawan di perusahaan tersebut, jadi logikanya kamu tidak perlu memberikan duit ke perusahaan tersebut. Jadi bisa dipastikan bahwa perusahaan yang meminta uang sebelum seleksi dilakukan kemungkinan besar adalah penipu

5. Periksa kembali standar gaji yang ditawarkan


Gaji atau income yang diberikan oleh perusahaan adalah tujuan awal kamu bekerja. Jadi sangat penting untuk mengetahui berapa besaran gaji mu setiap bulannya. Jadi apabila perusahaan tersebut memberikan penawaran gaji yang cukup besar dengan posisi yang relatif lebih rendah, tidak membutuhkan skill dan pengalaman yang mumpuni serta jenis pekerjaan yang umum, maka kamu patut curiga terhadap perusahaan tersebut.

Logikanya mana ada perusahaan yang mau memberikan gaji besar kepada karyawan yang tidak memiliki skill dan pengalaman yang mereka butuhkan. Jadi jangan sampai iming-iming gaji yang tinggi bisa membutakan logikamu dalam proses penerimaan lamaran kerja

6. Jangan menyebar lamaran kerja ke sembarang tempat


Sebagai pencari kerja dengan status fresh graduate atau baru lulus, memang maklum bagi kalian untuk menjatuhkan banyak lamaran ke berbagai perusahaan. Namun jangan sampai ini menjadi bumerang bagi kalian dengan memberikan informasi kontak ke pihak pihak yang tidak bertanggung jawab dan akan memanfaatkan kalian untuk penipuan yang tidak diinginkan. Jadi selektiflah memilih media penyedia lowongan kerja.

Baca juga : Tips Rahasia Supaya Cepat Diterima Lamaran Kerja oleh HRD Perusahaan

Sekian beberapa tips yang bisa mimin kosngosan sampaikan kepada kalian mengenai bagaimana cara menghindari penipuan lowongan pekerjaan yang saat ini semakin marak terjadi. Apabila kamu menemukan oknum tersebut jangan segan untuk melaporkannya ke pihak Kepolisian. Silakan tekan tombol share di bawah ini untuk membagikan tulisan ini di media sosial maksudmu. Terima kasih
By

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel