8 Cara Menghindari Penipuan Lowongan Kerja Palsu

Ada begitu banyak cerita penipuan lowongan kerja di Internet. Oleh karena itu Mimin kosngosan akan memberikan beberapa tips kepada kalian Bagaimana cara menghindari penipuan lowongan kerja yang bersifat abal-abal atau palsu. Mari simak pembahasannya di bawah ini.

Apa ciri ciri lowongan kerja asli dan lowongan kerja palsu? Tentunya kamu perlu mempelajarinya, sebelum mengalami kerugian materil. Ada begitu banyak korban penipuan lowongan kerja ini, mengadu bahwa mereka dikirimi email atau telepon dari seseorang yang mengatasnamakan perusahaan tertentu.

Oleh karena itu kita sebagai fresh graduate ataupun pencari kerja harus waspada terhadap penipuan lowongan kerja yang ada di internet maupun yang berseliweran. Tentunya kita tidak mau menjadi salah satu korban dari banyaknya kasus penipuan kerja online ini.

Kejahatan penipuan ini sebenarnya terorganisir. Biasanya mereka memiliki berapa portal penyedia lowongan kerja dan membuat website company profile mengatasnamakan perusahaan tertentu dan kemudian mengarahkan korban untuk melakukan hal-hal yang mereka inginkan.

Berbagai modus mereka lakukan seperti menawarkan pekerjaan, dengan syarat seperti pembayaran administrasi, menjanjikan gaji besar diatas UMR dengan pekerjaan yang relatif lebih prestisius, dan terkadang menyuruh calon korban untuk pergi keluar kota dengan alasan untuk seleksi.

Lalu Bagaimana cara mengatasi dan mengetahui bahwa suatu lowongan pekerjaan itu palsu? Tentunya sobat kosngosan harus mengetahui ciri-cirinya. Biasanya para fresh graduate masih polos, sehingga oknum penipu ini biasanya lebih menargetkan kalangan yang baru lulus kuliah ataupun sekolah dan saat ini sedang mencari kerja.

Baca juga : Cara Menghadapi Pertanyaan Walk in Interview yang Baik dan Benar


Kiat terhindar dari penipuan lowongan kerja


lowongan kerja palsu

Mimin kósngosan akan memberikan tips sederhana untuk kalian semoga dapat berkenan dan kalian terapkan pada proses pencarian kerja kalian, berikut beberapa tips yang akan diberikan silakan Scroll ke bawah

1. Mengetahui ciri-ciri lowongan kerja palsu


Seperti apa ciri-ciri lowongan pekerjaan yang memang bersifat abal-abal? Ceritanya terdapat beberapa ciri-ciri yang bisa kamu lihat ya itu perusahaan tersebut biasanya menggunakan situs atau website yang memiliki domain gratisan atau murahan, bahkan ada yang menggunakan blogspot atau wordpress sebagai platform situsnya

Kebanyakan perusahaan tersebut menyediakan tempat tes yang jauh, terkadang mengirim surat pemberitahuan dalam bentuk SMS WhatsApp (baca disini cara mengirim lamaran lewat whatsapp) atau email menggunakan bahasa yang tidak formal atau tidak seperti surat perusahaan pada umumnya.

2. Mengetahui modus penipu lowongan kerja palsu


Adapun modus penipuan yang paling sering dilakukan oleh oknum tersebut adalah menawarkan pekerjaan dengan syarat yang mudah, bahkan sering tanpa melalui proses seleksi wawancara. Selain itu oknum tersebut biasanya menawarkan jenis lowongan pekerjaan yang beragam, jadi Apabila kamu tidak mau bekerja pada salah satu posisi sobat kośngosan bisa dioper ke posisi lain. Intinya mereka hanya ingin memanfaatkan mu sebagai korban

3. Cek kembali profil, alamat dan kontak perusahaan


Sebelum memutuskan untuk bekerja pada perusahaan, ada baiknya kamu mengecek kembali alamat tes atau seleksi yang diberikan, biasanya perusahaan besar memang ada yang minta test di kantor pusatnya, namun jika penipu biasanya menyediakan tempat tes seperti di hotel, wisma atau tempat mencurigakan lainnya.

Silakan kamu googling mengenai profil perusahaan tersebut seperti sejarahnya alamat serta kontak resmi nya. Bila memang terlihat ada, dan punya kantor fisik, maka lanjut ke tips lain dibawah ini.

4. Tidak ada pemungutan biaya seleksi penerimaan karyawan


Ini sangat penting diketahui para fresh graduate atau pencari kerja (baca disini tips mencari kerja untuk fresh graduate), bahwa dalam mencari kerja perusahaan tidak memiliki hak untuk meminta sejumlah uang atau biaya kepada calon karyawan untuk membayar seleksi atau Tes yang dilakukan.

Kamu belum diterima menjadi karyawan di perusahaan tersebut, jadi logikanya sobat kosngosan tidak perlu memberikan duit ke perusahaan tersebut. Jadi bisa dipastikan bahwa perusahaan yang meminta uang sebelum seleksi dilakukan kemungkinan besar adalah penipu

5. Periksa kembali standar gaji yang ditawarkan


Gaji atau income yang diberikan oleh perusahaan adalah tujuan awal kamu bekerja. Jadi sangat penting untuk mengetahui berapa besaran gaji mu setiap bulannya. Jadi apabila perusahaan tersebut memberikan penawaran gaji yang cukup besar dengan posisi yang relatif lebih rendah, tidak membutuhkan skill dan pengalaman yang mumpuni serta jenis pekerjaan yang umum, maka kamu patut curiga terhadap perusahaan tersebut.

Logikanya mana ada perusahaan yang mau memberikan gaji besar kepada karyawan yang tidak memiliki skill dan pengalaman yang mereka butuhkan. Jadi jangan sampai iming-iming gaji yang tinggi bisa membutakan logimu dalam proses penerimaan lamaran kerja

6. Cek Alamat Email dan Website


Semua orang akan tahu bahwa perusahaan abal abal akan menggunakan email gratisan seperti @gmail, @yahoo, @hotmail dan sebagainya. Namun hal ini juga bukan merupakan patokan umum, karena sebagaian perusahaan kecil seperti bisnis startup terkadang masih menggunakannya.

Yang lebih penting lihat alamat email nya apakah menggunakan nama yang alay atau tidak biasa, atau justru terlihat profesional. Begitu juga dengan alamat website resminya, lihat apakah menggunakan domain berbayar atau justru gratisan yang masih berakhiran .blogspot atau .wordpress

7. Penggunaan Bahasa Iklan yang Tidak Biasa


Hal ini cukup sering dilakukan oleh para penipu, yaitu menggunakan bahasa yang informal, tidak baku dan terkesan memaksa dan "mudah" untuk melamar pekerjaan disana. Seperti penggunaan kata "Tidak Perlu Pengalaman" atau "Buruan Lamar! Posisi Terbatas" dan sejenisnya.

Apabila sobat kosngósan mendapati penggunaan kata kata seperti itu, maka perlu untuk diwaspadai perusahaan tersebut. Karena sejatinya perusahaan walaupun masih baru, tetaplah membutuhkan kriteria dan persyaratan yang tidak semua orang bisa masuk.

8. Jangan menyebar lamaran kerja ke sembarang tempat


Sebagai pencari kerja dengan status fresh graduate atau baru lulus, memang maklum bagi kalian untuk menjatuhkan banyak lamaran ke berbagai perusahaan.

Akan tetapi jangan sampai ini menjadi bumerang bagi kalian dengan memberikan informasi kontak ke pihak pihak yang tidak bertanggung jawab dan akan memanfaatkan kalian untuk penipuan yang tidak diinginkan. Jadi selektiflah memilih media penyedia lowongan kerja.

Tonton video panduan cara mengirim surat lamaran kerja lewat email yang baik dan benar, yang sudah mimin upload di channel youtube milik kosngosan dibawah ini, jangan lupa subscribe dan like juga ya



Baca juga : Tips Rahasia Supaya Cepat Diterima Lamaran Kerja oleh HRD Perusahaan

Kata Penutup


Sekian beberapa tips yang bisa mimin kosngośan sampaikan kepada kalian mengenai bagaimana cara menghindari penipuan lowongan pekerjaan yang saat ini semakin marak terjadi. Apabila kamu menemukan oknum tersebut jangan segan untuk melaporkannya ke pihak Kepolisian. Silakan tekan tombol share di bawah ini untuk membagikan tulisan ini di media sosial maksudmu. Terima kasih
By

0 Response to "8 Cara Menghindari Penipuan Lowongan Kerja Palsu"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel