Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

20 Sikap Percaya Diri di Sekolah, Rumah dan Masyarakat

Apa itu percaya diri? Rasa percaya diri yang disingkat PD atau dalam bahasa inggrisnya disebut juga Confidence adalah suatu sifat percaya dan yakin atas kemampuan diri sendiri yang kemudian menimbulkan rasa optimis, rasional, realistis, dalam mengerjakan suatu tanggung jawab yang diembannya. Orang yang percaya diri cenderung akan menyelesaikan permasalahan dengan pilihan terbaik, tidak ragu ragu dan percaya terhadap apa yang menjadi keputusannya.

Dalam berbagai bidang percaya diri sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Kamu yang bersifat confidence bisa menatap jauh ke depan dan merumuskan rencana apa yang akan sobat kosngosan lakukan untuk mencapai kesuksesan.

Kepercayaan diri sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor baik yang berasal dari dalam diri kita sendiri ataupun dari luar. Faktor ini disebut faktor internal dan eksternal. Faktor internal misalnya motivasi dan niat, sedangkan faktor eksternal misalnya pengaruh lingkungan sosial kebiasaan dan dorongan keluarga

Kamu perlu mengetahui beberapa ciri dan karakteristik dari sifat percaya diri yang perlu untuk dipupuk sejak dini yaitu diantaranya sebagai berikut :


  • Keyakinan kemampuan diri, sikap individu yang mengerti terhadap apa yang dilakukannya
  • Optimis, sikap individu yang berpandangan baik dalam menghadapi segala hal
  • Objektif, sikap yang memandang permasalahan sesuai dengan kebenaran semestinya, bukan persepsi
  • Bertanggung jawab, kesediaan individu dalam menanggung apa yang menjadi akibatnya
  • Rasional dan realistis, sikap yang menggunakan pemikiran yang diterima secara logis dan masuk akal

Baca juga : Tips Percaya Diri Berbicara Lancar di Depan Umum


Contoh Sikap Percaya diri di Sekolah


contoh sikap percaya diri

Tidak Mencontek Saat Ujian


Salah satu kebiasaan jelek yang masih sering kita lakukan adalah mencontek ketika ujian berlangsung. Ini merupakan bentuk ketidakpercayaan diri terhadap kemampuan sendiri dalam menjawab soal yang diberikan.

Dengan mencontek berarti kamu telah mengesampingkan kemampuan dirimu sendiri. kamu juga tidak bisa mengukur seberapa persen pemahamanmu terhadap materi yang diajarkan oleh guru. Sementara jawaban yang sobat kosngosán dapatkan juga belum tentu lebih baik dari hasil kerja kerasmu. Jadi stop mencontek dan jadilah percaya diri

Melaporkan Setiap Pelanggaran


Sebagai murid yang aktif dan percaya diri kamu harus melaporkan setiap pelanggaran yang terjadi di dalam sekolah kepada guru yang berwenang. Misalnya teman mu cabut pas guru tidak masuk, atau ada yang merokok dan pelanggaran lainnya. Dengan melaporkan setiap pelanggaran yang ada berarti kamu percaya diri dalam menjunjung norma dan peraturan sekolah yang berlaku

Berani Bertanya kepada Guru


Bertanyalah kepada guru apabila kamu merasa materi yang diajarkan belum sepenuhnya dipahami. Percaya dirilah untuk mengemukakan bagian mana yang seharusnya diperjelas dan diulangi lagi. Jangan takut, bertanya merupakan hak setiap murid yang harus didengarjakan oleh guru. Malah guru akan senang apabila mendapati muridnya aktif bertanya

Berinisiatif Melakukan Hal Baru


Sebagai salah satu murid yang kreatif, sobat kosngosan juga bisa berinisiasi untuk melakukan suatu yang yang berbeda dari sebelumnya. Seperti ketika mengikuti lomba kebersihan kelas, atau memberi masukan kepada guru mengenai game ice breaking di sela sela kegiatan belajar dan sebagainya.

Baca juga :Contoh Game Ice  Breaking di Kelas yang Keren

Mengemukakan Pendapat di Depan Kelas


Sebagai anggota kelas yang aktif kamu juga berhak untuk mengemukakan pendapat mengenai keputusan strategis yang akan ditetapkan di dalam kelas. Selain itu kamu juga bisa mengemukakan pendapatmu terhadap suatu pelajaran langsung kepada guru dengan cara yang santun dan tidak terkesan merendahkan


Membantu Teman yang Membutuhkan


Percaya diri juga harga termasuk dalam menolong teman yang sedang membutuhkan. Misalnya ketika dia lupa membaca alat tulis, kamu pinjami. Atau orangtuanya belum bisa melunasi SPP, kamu bisa mengumpulkan teman-teman yang lain untuk membantunya meminjami uang. Dan perilaku lain yang menggambarkan solidaritas kelas.

Aktif di Ekstrakulikuler


Kamu tidak cukup untuk menerima teori yang ada di dalam kelas saja. Untuk menambah pengetahuan dan pengalaman mu juga harus terlibat aktif dalam organisasi ekstrakurikuler baik itu seperti Pramuka, OSIS, PMR, Rohis atau ekskul lainnya. Dengan mengikuti ekskul tersebut sobat kosngosàn bisa menambah kepercayaan diri mu, bisa melatih jiwa kepemimpinan dan kerjasama tim.


Contoh Sikap Percaya diri di Masyarakat


Mengemukakan Pendapat pada Rapat Lingkungan


Sebagai negara demokratis setiap anggota masyarakat berhak mengemukakan pendapatnya ketika berlangsungnya musyawarah atau rapat lingkungan. Dengan memberikan pendapatmu mengenai solusi terkait Apa yang dibahas dalam rapat tersebut berarti kamu telah bersifat percaya diri terhadap kemampuanmu

Tampil pada Acara Kemasyarakatan


Banyak sekali acara kemasyarakatan yang bisa diikuti dan sobat kosngosan bisa menjadi panitianya. Seperti acara kemerdekaan 17 Agustus, acara peringatan isra miraj, maulid nabi, halal bi halal, pemilihan ketua RT dan RW, dan sebagainya.

Menyapa Tetangga Baru


Ketika ada tetangga baru yang selesai pindah rumah, kita bisa menyapa dan saling bercengkrama. Kegiatan sosialisasi ini akan membantu anggota masyarakat baru untuk menyesuaikan diri. Juga merupakan bentuk kepercayaan diri sebagai anggota masyarakat lama yang memberikan pengaruh positif kepada ada tetangga baru tersebut.

Aktif di Kegiatan Lingkungan


Setiap lingkungan tentunya memiliki kegiatan rutin yang harus dikerjakan. Misalnya gotong royong membersihkan drainase, musyawarah pemilihan ketua RT atau RW dan kegiatan lain. Dengan mengikuti kegiatan lingkungan maka akan mewujudkan kepercayaan diri sebagai anggota masyarakat

Menjadi Imam atau Muadzin di Mesjid


Bagi umat Islam seringkali ketika pengurus Masjid tidak ada, ada kita tidak siap untuk menjadi imam atau adzan ketika waktu salat tiba. Oleh karena itu kita harus meningkatkan kepercayaan diri supaya bisa lebih siap untuk menjadi imam atau azan ketika dibutuhkan

Mencalonkan Diri Kepala Lingkungan


Selanjutnya sebagai bentuk kepercayaan diri dalam lingkungan masyarakat kita juga berhak untuk mencalonkan diri sebagai ketua RT atau RW untuk menggantikan pengurus lama. Tentu saja kita harus melewati verifikasi dan persyaratan yang sudah ditentukan. Selain itu sobat kośngosan juga harus benar-benar fokus untuk mengurus warga dan memiliki waktu apabila mereka membutuhkan pengurusan administrasi


Contoh Sikap Percaya diri di Rumah


Berkomunikasi Dengan Saudara dan Orangtua


Satu bentuk kepercayaan diri yang harus dipupuk dalam keluarga adalah komunikasi yang Intens antara anak dengan orang tua. Dengan adanya komunikasi yang rutin maka terjadilah hubungan yang positif dan akrab. Sehingga anak tidak mencari tempat curhat lain yang bisa menjerumuskannya. Selain itu komunikasi juga menjadi media control bagi orang tua

Menyapa Tamu Baru


Nah ini menjadi kebiasaan buruk bagi kita ketika ada tamu asing yang tidak kita kenal datang ke rumah dan kita hanya berdiam diri dalam kamar. Hal tersebut mengindikasikan bahwa kamu tidak percaya diri untuk menyapa tamu baru tersebut. Ada baiknya sobat kosngosan memberanikan diri untuk menyapa dan berkomunikasi dengannya

Tampil di Acara Keluarga


Ada kalanya keluarga besar mengadakan acara di rumah dalam peringatan seperti lebaran, natal, imlek, dan sebagainya. Kamu harus tampil aktif Bila perlu menjadi panitia dan ikut mensukseskan acara tersebut. Dengan demikian kamu bisa dianggap sebagai orang yang PD terhadap orang lain.

Ikut Aktif di Arisan Keluarga


Arisan keluarga merupakan acara rutin yang mungkin digelar keluarga besar. Digelar di rumah setiap keluarga secara bergantian. Sebagai anggota keluarga kamu juga harus aktif dalam arisan seperti misalnya berperan sebagai pembawa acara atau doa

Bertanggung Jawab atas Kewajiban Rumah


Segala sesuatu yang menjadi kewajiban dalam rumah harus diselesaikan dengan penuh percaya diri dan tanggung jawab, tidak hanya tugas seperti membersihkan kamar tetapi juga lebih menjaga keharmonisan keluarga dengan tidak bertengkar, saling menyayangi dan menghormati satu sama lain.

Siaga Menjaga Rumah


Nah sifat terakhir yang harus dimiliki oleh anggota keluarga yang mencerminkan kepercayaan diri adalah menjaga rumah apabila memang ditugaskan oleh orang tua. Misalnya ketika orang tua pergi keluar kota dan sobat kosngosan harus menjaga rumah beberapa hari. Nah ini harus kamu emban dengan baik dengan tidak meninggalkan rumah dalam waktu lama.

Curhat kepada Orangtua


Curahan hati dari anak kepada orangtua menandakan bahwa hubungan keduanya baik dan terjalin intens. Anak yang menceritakan permasalahan hidupnya berarti dia telah mempercayakan orangtuanya sebagai teman berbagi, bersikap percaya diri dan yakin bahwa orangtua akan memberikan solusi yang terbaik untuk anak anaknya.


Baca juga : 25+ Kata Bijak Buat yang Introvert untuk Motivasi Hidup


Kata Penutup


Sikap percaya diri merupakan salah satu bentuk menghargai kemampuan diri sendiri dalam menyelesaikan suatu tanggung jawab. Kepercayaan diri sangat penting untuk proses pengembangan karir kedepannya. Termasuk percaya diri untuk tampil di muka umum dan berekspresi sesuai dengan passion kita.

Demikian pembahasan kosngosan mengenai beberapa sifat pengaplikasian percaya diri dalam kehidupan sehari-hari. Semoga bisa menjadi motivasi dan bahan referensi buat teman-teman sekalian. Apabila merasa bermanfaat silahkan tekan tombol share dan bagikan postingan ini ke teman-teman yang lain
Oleh rezaharahap