Contoh Teks Anekdot Menyindir Teman dan Mantan

Sedang mencari contoh teks anekdot menyindir? Anekdot adalah satu jenis teks yang berbentuk cerita, paragraf atau kalimat yang memiliki unsur sindiran secara tidak langsung yang bernada humor atau memiliki unsur kelucuan.

Ketika kamu ingin mengkritik atau menyindir sesuatu tanpa harus frontal atau mengenai subjek yang kamu inginkan maka kamu bisa membuat suatu teks anekdot. Dimana hanya beberapa orang yang mengetahui maksud dari pesan tersembunyi dari dalam teks tersebut.

Anekdot muncul seiring dengan sistem demokrasi yang semakin luas. Artinya sobat kosngosan sebagai warga negara, bebas untuk melakukan kritik dan bersuara terhadap sesuatu yang dianggap melanggar atau tidak sesuai dengan peraturan.

Jenis tulisan ini memiliki unsur pesan moral dan kebenaran secara umum. Oleh karena itu banyak yang menggunakannya ketika melakukan kritik terhadap suatu kebijakan yang yang menyangkut khalayak umum.

Struktur AnekDot

Seperti pada jenis teks pada umumnya, tentu saja teks anekdot juga memiliki struktur yang membedakannya dengan tulisan yang lainnya. Beberapa struktur anekdot diantaranya :

  • Adanya Abstraksi, pada bagian awal yang berisikan gamabaran mengenai isi teks
  • Adanya Orientasi, merupakan latar belakang dari suatu peristiwa pada teks
  • Adanya Event, merupakan serangkaian peristiwa yang terjadi dalam teks
  • Adanya Krisis, merupakan adanya permasalahan yang terjadi dalam teks
  • Adanya Reaksi, merupakan bentuk penyelesaian masalah dalam bagian konflik
  • Adanya Koda, merupakan perubahan yang terjadi pada tokoh dalam teks
  • Adanya Re-orientasi, merupakan bagian akhir atau penutup dari teks

Baca juga : Kata Kata Sindiran buat Caption dan Status


Teks AnekDot Singkat


kata anekdot menyindir teman

Buat teman-teman yang mungkin ingin melihat beberapa contoh dari teks anekdot buat menyindir seseorang, bisa membaca contoh yang sudah mimin kosngosan rangkum dibawah ini :

Ketika jam istirahat sekolah tiba, Andini bersama Kiah sedang berada di kantin. Mereka sibuk mengunyah makanan yang dibeli dari tadi. Karena sebentar lagi waktu masuk kelas, mereka jadi buru buru dan tidak punya waktu buat nge-gosip

Dan benar saja, lima menit kemudian bel masuk berbunyi. Mereka pun masuk kelas dan kini sudah bersiap mengikuti pelajaran Sosiologi dari Pak Zaenudin. Beliau ini terkenal dengan gaya mengajarnya yang eksentrik dan lucu. Sering bertanya ke murid-murid mengenai mata pelajarannya

"Kalian tau hewan, hewan apa yang paling kaya" tanya pak Zaenudin memulai kelasnya

"Saya tahu pak!" jawab Badariah, teman sebangku Andini yang dari tadi antusias

"Apa, Ba?" tanya pak Zaenudin

"BERUANG!!"

"Salah! Itu hanya hewan yang punya duit secara materialistis. Hewan yang paling kaya adalah ratunya semut. Punya pasukan banyak yang setia kepadanya"

"Lho pak, saya juga ada pertanyaan" Andini balik bertanya. Tiba tiba dia ingat sesuatu terhadap Badariah

"Apa itu?"

"Hewan, hewan apa yang banyak hutang nya?" tanyanya kembali

"Hmm, hewan apa ya?" Pak Zaenudiin mengernyitkan dahinya yang mulai plontos

"Ba-Boon, Pak! Ada singkatannya juga. Badariah banyak Boon!" jawabnya datar.

Sekelas pada bengong. Padahal emang teman sekelasnya itu punya kebiasaan ngutang tapi telat bayar.


AnekDot Menyindir Teman


Suatu ketika Harahap dan teman kelompok belajarnya sedang mengerjakan tugas di rumahnya di sore hari. Seperti biasa mereka mengerjakan tugas presentasi biologi yang telah di berikan oleh ibu guru Suzanna

Karena ini adalah rumah Harahap maka pastinya di rumahnya ada banyak sekali kucing peliharaan ibunya yang bertingkah laku lucu dan menggemaskan.

"Wah, kucing angora mu imut sekali ya, Hap!" Seru Zubaedah yang dari tadi asyik ngemil tiada henti

"Iya nih, aku juga jadi pengen punya satu, buat dipelihara dirumah" Tambah Ucok dari luar, yang barusan datang membeli camilan tambahan

"Kalian tahu nggak, selain imut, kucing kucing aku juga rajin belajar lho"

"Ah masa, Hap? Buktinya?"

"Kalian tidak percaya? Itu mereka kalau sedang ngumpul bareng ga ada yang makan dulu, harus kerjain soal dari Mama. Kecuali dua ekor kucing tuh, yang namanya Zubedah dan Ucok. Mereka kalo ngumpul sukanya langsung ngabisis wiskas doang, otak mah kagak kepake!"

Suasana pun hening


Contoh teks anekdot 2

Suatu hari di tempat pameran buku, ketika Sunarti sedang mengadakan reuni bersama teman Kuliahnya. Salah satu teman Sunarti ada yang bernama Wulan, datang terlambat ke pameran tersebut karena saat itu hujan turun deras. Wulan kemudian menyapa teman-temannya didalam ruangan tersebut.

Sunarti : "Hai Wulan, apa kabarmu sekarang?"
Wulan : "Baik, Alhamdulillah. Kamu apa kabar, Nar?"
Sunarti : "Baik juga lho, kamu sehat kan, Lan?"
Wulan : "Apa aku terlihat seperti sakit?"
Sunarti : "Iya, coba lihat kaki kamu, kok kecil sekali?"
Wulan : "Kakimu sakit? kok seperti bengkak?"
Sunarti : "Ini emang karena aku gendut"
Wulan : "Wah kamu makmur ya sekarang. Bagi lemakmu dong. Nanti hutang kamu yang dulu-dulu aku lunasin deh!"
Sunarti lalu pergi tidak menggubris lagi

Baca juga : Contoh Teks Sejarah Pribadi tentang Diri Sendiri


AnekDot Menyindir Mantan


teks anekdot menyindir mantan

Bangku Cibel berada di depan bangku Harahap. Mereka adalah siswa di sekolah swasta kosngosan. Zakiah berjalan ke arah bangku kosong di samping Cibel. Harahap masih tampak bengong saja sambil matanya melihat ke arah Zakiah. Zakiah tampak tersenyum ke arah Harahap.

Seketika mulut Harahap menganga dan matanya terbelalak. Ternyata gadis manis murid baru tersebut yang sedang berjalan ke arahnya terlihat membawa secarik kertas di selipan bukunya.

"Wah! mentang-mentang anak tentara berlagak seenaknya!" ketus Harahap dengan tanpa berbasa-basi lagi

Tiba-tiba dalam sekejap kertas itu ditepok ke jidat Harahap. Dia mulai membuka matanya, tangannya memegang kepalanya sambil meringis kesakitan. Tapi tidak ada siapa pun di dalam kelas

"Tampaknya tadi suara halilintar membuyarkan lamunan ku deh" Ketusnya

"Tuh KasBon kamu selama ngedate sama aku!" Ketus Zakiah disamping Cibel yang cuma bisa melongo

"Oalah... ternyata cuman kasbon toh" suasana hujan membawanya ke masa lalu ketika pertama kenal dengan Zakiah ketika masih SMP yang sekarang sudah pindah lagi ke kota setelah lulus. "Terus yang satu lagi itu apa? tanya Harahap melihat secarik kertas dari tangan kiri Zakiah

"Nih daftar mantan-mantan kamu yang sudah aku hubungi! Sebentar lagi bakal kesini buat nagih hutangmu juga!"

Ternyata Zakiah adalah cinta pertama Harahap yang tidak pernah diungkapkannya pada siapa pun. Dan kini mereka pun bertengkar habis


Contoh Teks Anekdot 2

Sapri adalah seorang mahasiswa tingkat akhir yang sedang mengerjakan skripsi-nya bersama teman satu kelasnya, Fitri. Mereka sedang berada di ruangan Pak Sai, dosen pembimbing yang akhir ini mulai sibuk karena banyak proyek di luar kampus.

Karena Pak Sai adalah dosen gaul, mereka sering ngobrol sesuatu tentang permasalahan anak muda zaman now.

"Fit, Pri, hubungan kalian itu sebenarnya seperti apa, sih?" tanya Pak Sai

"Eh, cuman teman kok, Pak!" Jawab Fitri cepat. Mukanya sedikit memerah mendengar jawaban itu

"Sebenarnya TTM, pak" Jawab Sapri begitu mendengar reaksi Fitri

"Lho, Bapak kok baru tahu ya? Teman Tapi Mesra kan? Pak Sai jadi sedikit tersenyum mengetahui hubungan kedua mahasiswa bimbingannya tersebut

"Tidak pak, Teman Tapi Mantan!" Jawab Fitri lagi

Pak Sai bengong. Sapri jadi salah tingkah, pura pura sibuk mengetik revisiannya yang tak kunjung selesai. Suasana berubah jadi kikuk dan dingin


Baca juga : Kumpulan Karangan Fiksi dan Non Fiksi Singkat


Kata Penutup


Teks atau kalimat anekdot merupakan suatu penggunaan bahasa yang yang banyak disukai oleh orang-orang yang ingin menyindir sesuatu tanpa langsung frontal menyinggung hal yang bersangkutan. Oleh karena itu jenis teks ini banyak dipakai untuk menyindir teman atau pasangan yang memang sudah tidak cocok lagi dengan kita

Asalkan digunakan dengan bijak maka kamu bisa memanfaatkan teks anekdot dengan baik. Kamu juga akan kelihatan lebih santun dalam bermedia sosial ketika menggunakan anekdot. Semoga contoh anekdot sindiran diatas bisa bermanfaat buat teman-teman kosngosan dan apabila kamu merasa perlu dibagikan silakan tekan tombol share di bawah
By