Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

21 Contoh Barang yang Dihasilkan dari Kegiatan Industri

Apa saja contoh barang yang dihasilkan dari kegiatan industri? Industri adalah sebuah proses dimana bahan mentah atau barang setengah jadi diolah menjadi barang jadi dengan tujuan untuk diperdagangkan. Dengan kata lain, bisa dikatakan kegiatan industri adalah kegiatan memproduksi barang tertentu yang tujuan akhirnya adalah untuk dipasarkan pada konsumen akhir

Dalam sebuah proses industri, jumlah tenaga kerja yang terlibat dan modal yang digunakan untuk kegiatan produksi dapat mencapai angka yang beragam. Jika dilihat dari jumlah tenaga kerja yang terlibat tanpa mempertimbangkan besar kecilnya modal yang dipakai, industri dikelompokkan menjadi empat, yaitu, industri rumah tangga, industri kecil, industri sedang, dan industri besar.

Pada industri rumah tangga biasanya tenaga kerja yang terlibat hanya 1-4 orang, dan biasanya para pekerja adalah anggota keluarga rumah tangga itu sendiri. Sedangkan industri kecil biasanya merupakan perusahan kecil dengan pekerja sekitar 5-19 orang. Di atas industri kecil ada industri sedang yang memilki pekerja sekitar 20-99 orang. Jenis industri dengan pekerja paling banyak adalah industri besar dengan pekerja lebih dari 100 orang.


Contoh Barang dari Kegiatan Industri

Baiklah langsung saja kita akan membahas beberapa contoh dari produk-produk yang dihasilkan melalui proses kegiatan industri, diantaranya adalah sebagai berikut :

Baca juga : Contoh Barang Ekspor Non  Migas


1. Makanan Kemasan Olahan

Berbagai jenis makanan banyak diproduksi dalam kegiatan industri, mulai dari cemilan tradisional seperti dodol dan keripik tempe sampai snack kemasan seperti keripik kentang dan wafer.

Pastinya sobat kosngosan sudah akrab dengan cemilan tradisional, bukan? Penganan ini biasanya diproduksi oleh industri rumah tangga dan industri kecil, sedangkan snack kemasan yang memiliki expired date lebih lama biasanya diproduksi oleh industri sedang dan besar.


2. Bahan Baku Kain

Kain merupakan produk yang dihasilkan dari industri tekstil. Kain dibuat dari bahan setengah jadi, yaitu benang dan pewarna pakaian. Bahan kain yang dibuat pun berbeda-beda yang kemudian akan menentukan harga kain di pasaran. Semakin bagus bahan yang dipakai untuk memproduksi kain, semakin mahal harganya di pasaran.


3. Pakaian atau Produk Tekstil

Pakaian dibuat dari bahan setengah jadi yaitu kain. Prosesnya melibatkan perancangan pakaian yang akan diproduksi dan menjahit kain menjadi jenis pakaian tertentu. Industri pakaian biasanya memproduksi satu model pakaian dalam jumlah yang besar dan ukuran dan warna yang bermacam-macam untuk dipasarkan ke toko-toko pakaian.


4. Sepatu dan sandal

Sepatu dan sandal merupakan barang pelengkap pakaian yang dipakai untuk melindungi dan memperindah kaki. Industri menggunakan bahan baku yang bermacam-macam untuk membuat sepatu dan sandal seperti kulit hewan asli, kulit suede, karet, denim, canvas, kulit sintetis, dan lain-lain. Harga sepatu dan sandal yang sobat kosngosan temui bisa beragam, tergantung dari bahan baku yang dipakai, model, dan brand perusahaan yang memasarkannya.


5. Pupuk Kimia

Pupuk merupakan produk yang diproduksi oleh industri pertanian. Pupuk biasanya dibutuhkan oleh petani atau pihak lain yang menanam tanaman. Pupuk digunakan untuk menjaga tanaman, mempercepat pertumbuhannya, dan meningkatkan kualitas hasil panen.

Dilihat dari bahan bakunya, pupuk digolongkan menjadi pupuk organik dan pupuk kimia. Pupuk organik adalah pupuk yang diproduksi menggunakan bahan baku alami seperti sisa tanaman, kotoran hewan, kotoran manusia, dan pelapukan kayu. Sedangkan pupuk kimia adalah pupuk yang terbuat dari bahan-bahan non organik atau senyawa kimia.


6. Pestisida Kimia

Produk lain yang dihasilkan dari industri pertanian adalah pestisida. Berbeda dengan pupuk, pestisida digunakan untuk menghilangkan hama dan gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.

Bahan baku pembuatan pestisida adalah tumbuhan, mikroorganisme, dan senyawa kimia sintetik. Banyak petani menggunakan pestisida untuk meningkatkan kualitas hasil panen yang bebas hama.


7. Perabotan

Perabotan yang dimaksud di sini adalah kursi, meja, lemari, rak, dan lain-lain. Bahan baku yang dipakai untuk memproduksi perabotan beragam, mulai dari kayu, plastik, kaca, dan lain-lain.

Untuk kayu, biasanya jika kayu yang dijadikan bahan baku bagus, maka harganya pun akan lebih mahal. Contohnya perabotan yang dibuat dari kayu jati harganya akan lebih mahal karena kualitas kayu jati yang terkenal bagus di pasaran.


8. Perhiasan

Perhiasan seperti kalung, gelang, cincin, dan anting-anting merupakan contoh barang yang diproduksi oleh industri pertambangan. Bahan baku mentah yang diperoleh langsung dari alam seperti emas dan perak diolah menjadi berbagai jenis perhiasan yang kemudian akan dipasarkan kepada konsumen.

Biasanya industri yang memproduksi perhiasan adalah industri besar karena bahan bahan baku yang didapat dengan modal yang tidak sedikit dan proses produksi yang rumit.


9. Barang elektronik

Alat elektronik seperti kabel, TV, dan kulkas merupakan contoh produk yang diproduksi oleh industri elektronik yang sering sobat kosngosan pakai. Sama dengan perhiasan, alat elektronik pun biasanya diproduksi oleh industri besar karena bahan baku, pengerjaan, dan alat produksi yang dibutuhkan sangat rumit. TV dan kulkas memiliki model dan spesifikasi yang berbeda-beda. Semakin besar dan canggih suatu alat elektronik, semakin mahal pula harganya.


10. Alat transportasi

Alat transportasi seperti sepeda, sepeda motor, dan mobil merupakan barang hasil produksi dari industri besar. Pengerjaannya lebih rumit dari produk-produk yang sudah dijabarkan di atas.

Tentu saja setiap alat transportasi memiliki kualitas dan spesifikasi yang berbeda-beda. Semakin canggih suatu alat transportasi dan semakin terkini modelnya, harganya pun akan semakin mahal.


11. Obat-obatan

Obat-obatan merupakan produk dari industri barang medis. Obat-obatan sendiri digolongkan menjadi obat bebas berlambang hijau, obat bebas terbatas berlambang biru, obat keras berlambang merah dengan huruf K, dan obat golongan narkotik dengan lambang tanda plus berwarna merah.

Selain itu, ada juga obat fitomarfaka, obat herbal terstandar, dan obat herbal atau jamu. Sebagian obat dapat dijual bebas dan dibeli tanpa resep dokter, namun sebagian lagi tidak dapat dibeli kecuali melalui resep dan rekomendasi dokter.


12. Bubuk Kopi

Kopi tentu bukan bubuk minuman yang asing bagi kalian. Kopi bubuk dibuat dari biji kopi yang dikeringkan kemudian dihaluskan menjadi serbuk. Kopi sendiri mengandung kafein yang dapat menghilangkan rasa kantuk pada manusia.

Kopi merupakan minuman yang digemari manusia, terutama orang dewasa. Kualitas kopi tergantung dari jenis tanaman kopi yang digunakan saat memproduksinya. Kopi-kopi tertentu dapat memiliki nilai jual lebih dibanding jenis kopi lainnya.


13. Gula

Gula merupakan produk hasil industri yang terbuat dari bahan baku tebu. Namun, ada juga gula buatan yang terbuat dari bahan kimia. Contoh gula alami yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari adalah gula pasir dan gula merah.

Sedangkan contoh gula buatan yang terbuat dari bahan kimia adalah sakarin. Tingkat kemanisan sakarin sangatlah tinggi dibanding gula pasir dan gula merah, sehingga penambahannya ke dalam makanan dan minuman harus dalam jumlah yang jauh lebih sedikit agar sobat kośngosan tidak merasakan pahit yang diakibatkan dari tingkat kemanisan yang sangat tinggi tersebut.


14. Buku Cetak

Buku siap cetak merupakan produk yang dihasilkan dari kegiatan industri berbahan dasar kayu. Kertas sendiri sangat dibutuhkan untuk kegiatan perkantoran dan sekolah. Harga kertas dan buku juga bervariasi, tergantung dari ketebalan, model, dan merknya.


15. Bahan Bakar Minyak

Industri yang menghasilkan BBM sangat penting peranannya untuk kebutuhan energi nasional. Energi menjadi penopang utama aktivitas produksi, sehingga bisa menumbuhkan perekonomian.

Ada banyak sekali contoh industri bahan bakar minyak seperti kilang pengolahan minyak mentah laut lepas, pembuatan biodiesel dari minyak kelapa sawit, dan sebagainya


16. Bubuk Cokelat

Industri pengelolaan Kakao menghasilkan produk siap konsumsi dalam bentuk bubuk coklat yang bisa diolah kembali ke dalam berbagai turunan produk, seperti permen, cokelat siap makan, tambahan bahan baku minuman, dan lainnya. Biji kakao yang didapat dari perkebunan, diolah kemudian diekspor ke luar negeri


17. Pulp dan Kertas

Industri pembuatan pulp dan kertas yang berasal dari kayu sangat dibutuhkan oleh berbagai pasar. Komoditas pulp dan kertas dari Indonesia juga sangat digemari dalam pasar global, hal ini didukung oleh tersedianya bahan baku di tanah air yang cukup banyak yaitu kayu.


18. Bricket Arang 

Apakah sobat kosngosan pernah mendengar briket? Ini adalah salah satu jenis bahan Energi yang berasal dari Arang yang dicampur dengan tepung kemudian diolah dalam bentuk padatan. Briket ini bisa dijadikan sebagai pengganti kayu bakar untuk menyalakan api


19. Semen

Semen adalah produk industri yang sering digunakan dalam proses pembangunan berbagai jenis bangunan. Selain melakukan penjualan domestik, Indonesia juga mengekspor semen ke negara-negarra lain dengan jumlah yang cukup besar.


20. Garam Beryodium

Walaupun banyak petani garam yang mengelola dan menghasilkan garam dari cara produksi tradisional, namun ada juga perusahaan yang menang mengelola dan dan menghasilkan garam beryodium dari proses industri yang lebih kompleks. Dan tentu saja garam yang dihasilkan lebih halus dan memiliki kandungan yodium tinggi yang baik untuk metabolisme tubuh.

Baca juga : Contoh Barang Impor


Kata Penutup

Dari pembahasan diatas kita bisa mengambil kesimpulan bahwa banyak sekali contoh barang yang dihasilkan dari kegiatan industri, namun tidak bisa dimasukkan semuanya dalam pembahasan kali ini.

Semoga saja materi di atas sudah bisa memberikan referensi atau tambahan pengetahuan buat teman-teman kosngosan.com. Sebagai bentuk partisipasi kalian jangan lupa untuk share atau bagikan artikel ini ke sosial media

Oleh rezaharahap