Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

20 Alasan Utama Penyebab Kegagalan Usaha Baru

Apa saja penyebab wirausahawan mengalami kegagalan dalam menjalankan usahanya? Sebagai seorang pemula kita harus tahu faktor-faktor apa saja yang bisa menyebabkan kegagalan dalam perencanaan dan juga realisasi usaha. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini, kosngosan akan membahas beberapa poin penting yang harus kamu hindari sebelum membuka usaha sendiri dan menjadi seorang wirausahawan. Apa saja kah itu? mari kita simak uraian lengkapnya dibawah ini

Faktor kegagalan dalam berwirausaha tidak hanya berasal dari dalam, tapi juga dari luar. Selain itu ada  penyebab tak terduga yang mengakibatkan pasar menjadi kacau, sehingga perekonomian tidak stabil. Hal ini harus dipahami oleh seorang pengusaha pemula, dengan mempersiapkan segala sesuatu resiko yang mungkin akan terjadi kedepannya.

Hal pertama yang harus kita lakukan adalah melakukan perencanaan dengan membuat bisnis plan. Dengan demikian kita dapat meminimalisir terjadinya kegagalan dan kebangkrutan usaha, karena sudah memiliki target plan yang jelas baik secara jangka pendek, menengah maupun panjang.

faktor penyebab kegagalan usaha


Faktor Penyebab Kegagalan Usaha Baru

Seperti yang sudah dijelaskan di awal, sesuai dengan judul dari artikel kosngosan.com kali ini, kita akan membahas satu persatu mengenai faktor dan juga penyebab terjadinya kegagalan dalam usaha baru yang dilakukan oleh entrepreneur pemula. Yaitu diantaranya sebagai berikut :

Baca juga : Kata Semangat Bangkit dari Kebangkrutan Usaha


1. Perencanaan yang Kurang

Sebelum melakukan usaha baru, usaha apapun itu pasti membutuhkan rencana, tujuan, visi dan misi dari usaha yang ingin dibangun. Tanpa adanya rencana yang mantap dan adanya goals yang tepat maka usaha kamu akan berputar di tempat tanpa tujuan. Kamu harus banyak mencari beberapa informasi dari pengusaha-pengusaha sukses lainnya. Cara lainnya yaitu dengan mengikuti seminar entrepreneur atau seminar lainnya.


2. Tidak Mengutamakan Riset di Pasar

Sebelum memulai bisnis dan usaha lainnya yang kamu inginkan. Lakukan riset di pasaran terlebih dahulu. Mencari tahu kondisi dan situasi seperti apa yang dibutuhkan di pasaran atau mencari tahu perkembangan di pasar melalui berita atau Koran. Tanpa melakukan riset di pasaran, produk kamu kemungkinan akan kurang diminati karena tidak sesuai dengan kebutuhan produsen atau merupakan produk yang sudah tidak tenar lagi.


3. Tidak Mempersiapkan Pemasaran yang Bagus

Cara mempersiapkan produk untuk pemasaran yang bagus adalah dengan tidak ambisius memproduksi barang yang banyak sebelum mengetahui cara memasarkan dan mempromosikan produk yang baik. Kamu pelu belajar mempersiapkan produk sedikit demi sedikit untuk pemasaran setiap harinya. Penting juga untuk belajar secara konsisten mengenai strategi marketing yang tepat, belajar psikologi pembeli dan juga mengetahui apa yang lagi viral dan trend saat ini.


4. Adanya Manajemen yang Buruk

Tidak melakukan catatan disetiap transaksi yang dilakukan memang merupakan hal yang sepele, namun cara ini merupakan sebuah penentu dari penyebab kegagalan dalam berusaha. Karena dari setiap catatan yang dibuat kamu bisa melakukan beberapa evaluasi dan mengetahui kesalahan-kesalahan yang bisa diperbaiki untuk esok harinya. 

Namun banyak pengusaha baru lebih memilih hal ini. Sehingga tidak sedikit yang usahanya hanya berjalan beberapa bulan saja. Karena tanpa manajemen yang baik inilah salah satu penyebab kegagalan dalam setiap usaha yang sobat kosngosan mulai.


5. Kurangnya Pengetahuan Tentang Pengelolaan Uang

Tidak pandai dalam mengelola keuangan juga merupakan penyebab gagalnya usaha baru menjadi tersendat dan bahkan menjadi gulung tikar akhirnya. Kurangnya pengetahuan tentang pengelolaan keuangan ini dapat menyebabkan kamu kesusahan dalam mengetahui pengeluaran, pemasukan, laba dan rugi dari setiap penjualan. Sehingga perlu melakukan pembukuan di setiap transaksi yang ada.


6. Perekrutan Pegawai yang Terlalu Banyak

Dalam memulai usaha baru, cobalah untuk meminimalisir perekrutan pegawai hal ini dapat menyebabkan kerugian sebelum usaha dimulai. Mulailah merekrut pegawai saat usaha kamu sudah sukses, tidak merekrut pegawai saat usaha baru dimulai. Hal ini akan berdampak dari banyaknya pengeluaran sedangkan pemasukan belum tentu banyak.


7. Tidak Menerima Saran Orang Lain

Jika mendengarkan komentar dan saran orang lain belum bisa kamu terima maka bersiap siaplah untuk kehancuran usahamu. Karena saran dan komentar dari orang-orang tidak akan selalu berupa hal yang negatif, maka berusahalah untuk mendengar dengan seksama beberapa komentar dari konsumen atau orang lain. 

Bisa saja itu adalah sebuah ide cemerlang yang bisa membuat produk kamu menjadi lebih baik lagi. Namun jika hal ini kamu abaikan maka bersiaplah untuk menerima kegagalan dengan produk anda ditinggalkan konsumen. Karena tidak sesuai dengan keinginan dari konsumen.


8. Cepat Menghabiskan Uang

Cepat menghabiskan uang setelah mendapatkan beberapa keuntungan dapat menyebabkan kamu kehilangan usaha baru kamu. Setidaknya, kamu harus menabung keuntungan dari usaha kamu terlebih dahulu sebelum menikmatinya dengan cara yang sia-sia.

Untuk keuangan bisnis kamu usahakan untuk memisahkan rekening pribadi dengan rekening usaha. Sehingga kamu bisa mengetahui modal yang kamu gunakan dan tidak bercampur dengan uang pribadi. Hal sepele ini dapat memudahkan kamu.


9. Terburu-Buru dalam Ekspansi

Hal ini bisa menjadi penyebab kegagalan kamu tanpa kamu sadari. Over ekspansi dilakukan oleh owner yang merasa telah sampai ke titik kesuksesan meski merupakan usaha yang baru dibangun. Hal ini dapat menyebabkan kesulitan nantinya bagi kamu. 

Ekspansi umumnya dilakukan dengan seksama, dimana dilakukan riset dan analisa terlebih dahulu sebelum kamu melakukan ekspansi supaya tidak terjadi kemacetan di tengah jalan. Sehingga nantinya kamu bisa mengetahui pertumbuhan bisnis kamu terlebih dahulu.


10. Tidak melakukan Pemasaran melalui sosmed

Melakukan pemasaran produk yang di desain dengan unik dan menarik di sosial media atau website dapat menambah penjualan kamu. Sobat kosngosan bisa membentuk resseler dan dropship dari sistem penjualan online ini.

Jika kamu tidak berniat membuka usaha dengan pemasaran di website dan sosial media maka produk kamu tidak akan banyak yang tahu dan hasil penjualan kamu juga tidak akan meningkat. Hal ini bisa membuat kamu kekurangan pelanggan bisa menyebabkan kamu gulung tikar nantinya.


11. Model Bisnis yang Tidak Sesuai

Pelanggan atau konsumen umumnya akan melakukan pembayaran yang setinggi mungkin dengan syarat kebutuhannya terpenuhi, jadi jika kamu tidak memiliki model bisnis yang tidak sesuai dengan kebutuhan para konsumen maka ini juga akan menyebabkan kegagalan dalam dunia bisnis kamu. Oleh karena itu penting untuk menciptakan model bisnis yang sesuai dengan target konsumen yang telah kamu tetapkan sebelumya


12. Kurang Memiliki Pengalaman Bisnis

Pengalaman bisnis yang baik akan menuntun kamu menjadi lebih baik dan dapat melakukan proses pembaharuan atau pembelajaran dari pengalaman-pengalaman yang pernah terjadi, namun jika kamu belum pernah melakukan bisnis sebelumnya maka akan ada celah yang menyebabkan kegagalan dalam usaha baru kamu. Selain itu perbanyak mencari pengalaman dan saran dari orang yang lebih paham dan professional dalam bidanga bisnis untuk pemula.


13. Tidak ada Kemampuan Memimpin

Pemimpin tidak hanya dalam hal-hal resmi lainnya namun dalam proses berbisnis kamu butuh seorang pemimpin yang dapat mengatur jalannya usaha kamu. Mengelola dan mengevaluasi laporan keuangan maupun produk kamu setiap harinya. Carilah pemimpin yang mengerti ilmu ekonomi dan akuntansi serta memiliki pengalaman yang cukup.

Jika kamu memiliki pemimpin dengan menajemen yang yang diterapkan buruk maka ini membuktikan bahwa awal dari salah satu penyebab kegagalan dari usaha baru.


14. Produk tidak Berkualitas dan Tidak Sesuai Manfaat

Memiliki produk yang hanya nilanya saja yang tinggi namun tidak seimbang dengan adanya kualitas dan manfaat yang tepat dari produk. Misalkan contoh hanya brand saja yang terkenal namun produknya hanya asal-asalan maka, orang-orang atau konsumen awalnya hanya akan mencoba untuk membeli produk yang kamu pasarkan karena penasaran. Setelah mengetahui bahwa produk kamu tidak berkualitas dan tidak memiliki manfaat yang sesuai, maka berikutnya siap-siaplah kehilangan pelangan.


15. Terlalu Cepat Bertindak

Jika saat awal tahun berbisnis terjadi pertumbuhan usaha yang sangat cepat. Jangan langsung melakukan tindakan cepat tanpa memiliki rencana. Misalkan melakukan investasi secara besar-besaran dan kemudian tiba-tiba bisnis kamu macet dan dapat mempengaruhi kegagalan usaha kamu.

Pertumbuhan usaha yang masih baru membutuhkan perencanaan yang harus hati-hati dan detail serta cermat sebelum bertindak. Cari informasi dan bertanya kepada pengusaha muda sukses lainnya supaya kamu mendapatkan waktu yang sempurna untuk melakukan hal lainnya. Seperti kapan wkatu yang tepat untuk membuat cabang ekspansi, investasi dan lainnya. Jika hal ini kamu lakukan secara terburu-buru dan bertindak cepat hal ini memicu kegagalan usaha kamu.


16. Marketing yang Tidak Efektif

Mengapa pemasaran sangat penting saat ini? Karena salah satu kunci kesuksesan usaha baru, terletak pada strategi pemasaran yang tepat dan benar. Sobat kosngosan yang tidak mengerti tentang pemasaran, dapat mepenyebabkan terjadinya kegagalan usaha yang akan membuat penjualan semakin turun drastis. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui kelebihan media digital yang sudah canggih seperti saat ini. Dengan memanfaatkan media internet, maka diharapkan pemasaran juga lebih efektif dan efisien


17. Pemilihan Lokasi yang tidak Strategis

Bagi kamu yang membuka usaha secara offline, tempat usaha adalah salah satu faktor yang sangat penting untuk dipertimbangkan. Apabila lokasi usaha yang kamu pilih jauh dari kerumunan dan tidak strategis, maka bisa dipastikan penjualan mu akan merosot. 

Namun lokasi usaha tidak serta-merta harus strategis, kamu bisa mengkombinasikan kan antara pemasaran secara offline seperti mendapatkan tempat yang kurang strategis, namun memaksimalkan pemasaran secara online sehingga orang-orang akan tetap mencari produkmu walaupun lokasinya tidak strategis. Tapi yang paling tepat adalah kamu harus mengkombinasikan kan antara tempat jualan yang strategis dengan pemasaran online yang masif


18. Pelayanan dan After Sales yang Buruk

Apakah kamu pernah mendengar bahwa pembeli adalah raja? Ini adalah salah satu poin penting yang harus kamu perhatikan. Untuk membuat usaha baru menjadi semakin berkembang, kamu harus memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen ataupun buyer.

Selain itu kamu juga tetap harus menjaga ikatan baik dengan pembeli setelah mereka menggunakan dan memakai barang tersebut. Inilah yang ingin makan dengan strategi after sale, yang nantinya akan berakibat terhadap  promosi tradisional dari mulut ke mulut antara konsumen yang puas kepada calon konsumen baru


19. Tidak punya Modal untuk Ekspansi

Bagaimanapun suatu usaha baru membutuhkan modal untuk ekspansi atau memperluas ruang lingkup bisnisnya. Apabila kamu seorang owner, dan merasa bahwa kamu sudah tidak bisa lagi untuk menghandle cakupan usahamu saat ini, maka sudah pasti kamu harus memperluas ruang lingkup usahamu.

Disinilah permasalahan muncul, apabila kamu tidak memiliki modal cukup, maka kamu akan merasakan bahwa bisnismu tidak bisa melayani konsumen dengan baik lagi. Ditambah lagi kamu tidak berani untuk mengambil resiko dengan meminjam uang demi memperluas kalau usahamu


20. Memiliki karyawan yang Tidak Kompeten

Anggaplah saat ini kamu sudah memiliki beberapa karyawan untuk menghandle beberapa pekerjaan dalam usaha barumu tersebut. Namun penting sekali untuk diingat bahwa karyawan adalah penopang utama dalam keberhasilan ataupun kegagalan suatu usaha.

Jadi apabila kamu memiliki karyawan yang tidak kompeten misalnya, sering terlambat, tidak memiliki kemampuan yang dibutuhkan, lelet dalam bekerja atau tidak produktif, dan sebagainya, maka sudah pasti usahamu akan lama-kelamaan mengalami kemunduran.

Baca juga : Contoh Usaha tidak Akan Mengkhianati Hasil


Kata Penutup

Membuka usaha baru membutuhkan yang namanya perencanaan matang, supaya bisnis yang dijalankan nantinya tidak mengalami kerugian dan kegagalan. Setelah mengikuti beberapa alasan dan juga penyebab kegagalan dalam membuka usaha baru seperti yang sudah dijelaskan di atas,

Maka diharapkan teman-teman kosngosan.com sekalian, bisa mempersiapkan diri dan menghindari penyebab hal tersebut. Semoga saja bisa bermanfaat dan menjadi referensi, jangan lupa untuk share dan bagikan artikel ini ke sosial media kalian masing-masing. Terima kasih

Oleh rezaharahap