Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

15 Cara Merawat Mesin Cuci 2 Tabung supaya Awet

Bagaimana cara merawat mesin cuci yang baik dan benar? Manfaat alat elektronik ini begitu penting terlebih buat keluarga yang tidak ingin repot mencuci pakaian sendiri dengan cara konvensional. Seperti hal nya alat elektronik yang punya masa pakai tertentu, kita sebagai konsumen harus bisa meminimalisir kerusakan akibat kesalahan penggunaan.

Seperti barang elektronik pada umumnya, mesin cuci tentunya memerlukan perlakuan khusus dan perawatan tersendiri supaya komponen mesin didalamnya tidak cepat rusak atau ‘mogok’ saat digunakan.

Ada berbagai jenis mesin cuci, jadi kamu harus bisa memilih yang sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhanmu sehari hari. Misalnya Jenis mesin cuci dengan bukaan depan atau bukaan atas, mesin cuci yang hemat energi, mesin cuci dengan tabung 1 atau 2 dan jenis lainnya.

Sebelum membeli, maka kamu bisa mencari tahu terlebih dahulu mengenai kelebihan dan kekurangan dari masing masing jenis tersebut.


Tips Merawat Mesin Cuci dengan Baik dan Benar

tips merawat mesin cuci 2 tabung

Jika hal ini terjadi, pastinya akan membuat pusing orang-orang yang ingin memakai mesin tersebut. Agar terhindar dari kesalahan-kesalahan dalam merawat mesin cuci

Mari simak tips dan cara untuk mencuci pakaian dengan mesin cuci yang hemat beserta perawatan mesin cuci pada ulasan artikel dari kosngosan berikut ini.


1.Gunakan Detergen yang sesuai untuk Mesin Cuci

Agar proses mencuci menggunakan mesin lebih efektif, gunakanlah detergen yang memang ditujukan untuk mesin cuci. Biasanya detergen khusus ini berjenis detergen cair yang lebih mudah larut dalam air dan tidak menggumpal. Pilihlah detergen dengan aroma yang segar, lebih baik lagi bila memiliki kandungan anti bakteri.

Deterjen baiknya dituangkan sesuai dengan takaran yang ada pada bagain belakang kemasan. Penggunaan berlebih pada detergen justru akan membuat detergen meninggalkan residu, sehingga kotoran-kotoran yang terdapat pada pakaian akan menumpuk dan menghambat kinerja mesin.


2. Membilas Tabung setelah Digunakan

Karena mesin cuci 2 tabung ini merupakan mesin cuci yang tergolong semi-otomatis, maka pengguna perlu melakukan perwatan dan mengecek kebersihan tabung-tabung mesin setelah digunakan.

Untuk melakukan pembersihan tabung, salah satunya adalah dengan melakukan pembilasan pada tabung menggunan air. Seusai mencuci, isi tabung mesin cuci menggunakan air bersih kemudian atur pada mode cleaning.

Selanjutnya agar proses pembersihan semakin maksimal, sobat kosngosan dapat melakukan pembersihan pada filter mesin cuci yang terdapat di dalam tabung dengan menghilangkan kerak, gumpalan kotoran dan lumut-lumut yang menempel.


3. Membersihkan Laci Mesin Cuci

Laci pada mesin cuci biasanya berpotensi untuk menjadi sarang bakteri maupun jamur. Agar dapat membersihkan laci pada mesin, kalian dapat mengeluarkan laci tempat memasukan detergen atau pemutih.

Kemudian bersihkan menggunakan sikat kecil, bila perlu gunakan air panas untuk hasil pembersihan yang lebih baik.


4. Melakukan Pembersihan Extra dengan Baking Soda

Selain terkenal sebagai bahan pengembang makanan, baking soda juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan diantaranya membersihkan kamar mandi dan mesin cuci. Seringkali mesin cuci yang sudah lama dan terlalu sering digunakan akan meninggalkan sisa kerak dibagian pinggiran tabung. Ikuti tips ini agar mesin cuci kalian menjadi lebih bersih.

Campurkan setengah gelas baking soda dan masukkan kedalam tabung mesin pencuci, lalu tambahkan air bersih sampai batas penuh tabung. Nyalakan mesin selama 10 menit hingga semua kotoran terangkat dan warna air menjadi lebih gelap.

Semakin lama air baking soda berada pada dalam tabung akan semakin baik, tunggu hingga 1-2 jam lalu buang air dalam tabung. Untuk membersihkan tabung pengering, kalian cukup bilas tabung dengan air panas agar kotoran terangkat, kemudian bersihkan tabung dengan campuran air dan baking soda menggunakan kain atau sikat.


5. Mengelap Bagian Dalam Tabung

Bagian dalam mesin cuci berpotensi untuk menjadi tempat yang paling lembab, bila tidak dilakukan pengeringan dengan seksama mesin akan berbau dan menjadi rusak.

Oleh karena itu, sobat kosngosan bisa mengelap bagian dalam tabung menggunakan kain atau lap kering sangat dianjurkan. Lebih baik lagi bila lap yang digunakan sangat lembut agar tidak merusak bagian dalam mesin.


6. Hindari Memasukkan Pakaian yang Terlalu Banyak

Setiap mesin cuci memiliki kapasitas sendiri dalam bekerja. Agar mesin cuci yang kita gunakan tetap awet dan bekerja secara optimal, sebaiknya jangan memaksakan untuk memasukkan pakaian lebih dari kapasitas mesin.

Akibat cara kerja yang dipaksakan dan terburu-buru tersebut, mesin akan mengalami kerusakan karena beban mencuci yang lebih berat. Sebaiknya hindari hal demikian, bukannya membuat pakaian semakin bersih.. malah membuat mesin semakin rusak.


7. Mencabut Kabel Setelah Menggunakan Mesin Cuci

Kebiasaan tidak mencabut kabel pada peralatan elektronik akan membuat korslet kabel sehingga voltase mesin akan fluktuatif.

Hal serupa dapat terjadi bila pengguna mesin cuci lupa mencabut colokan kabel dan membiarkan aliran listrik terus berjalan. Hindari kesalahan tersebut dengan mencabut kabel mesin cuci setelah selesai digunakan.


8. Hindari untuk Mematikan Paksa Timer pada Mesin

Bila timer dipaksa untuk berhenti sebelum waktu setting yang telah ditentukan, tentu saja akan membuat sistem otomatis pada mesin cuci akan tidak berfungsi.

Keberadan timer pada mesin cuci dua tabung biasanya semi-otomatis dan searah jarum jam. Sobat kosngosan bisa mengusahakan untuk tidak mengutak-atik timer yang sedang menyala saat mesin cuci bekerja.


9. Pastikan untuk Mematikan Tombol Power pada Mesin Cuci

Sangat penting untuk memastikan tombol power pada mesin cuci sudah dalam keadaan off sebelum melakukan pencabutan kabel. Jangan sampai mesin cuci diberhentikan secara paksa dan mesin dalam keadaan stand by.

Hal ini dapat menyebabkan mesin cuci akan cepat menjadi panas dan cepat rusak. Untuk membantu mematikan mesin saat mesin selesai bekerja, buka tutup mesin cuci agar mesin dapat berhenti sempurna.


10. Memastikan Bagian Vital Mesin Cuci Tetap Aman

Bagian vital mesin cuci sangat berperan penting untuk menjaga kimerja mesin cuci agar tidak mudah korslet dan rusak. Pastikan untuk selalu mengeringkan modul PCB dan panel kendali pada mesin cuci milik kalian menggunakan kain kering.


11. Hindari Meninggalkan Pakaian Terlalu Lama dalam Mesin

Karena mesin cuci merupakan mesin otomatis dan dapat melakukan tugasnya secara efektif, terkadang pengguna lupa telah meninggalkan rendaman pakaian terlalu lama dalam mesin.

Hal ini tidak disarankan, karena akan membuat pakaian yang telah dicuci menjadi lembab dan berbau tak sedap. Bakteri dan jamur akan berkembang dengan baik pada pakaian yang lembab, sehingga berdampak pada kebersihan pakaian dan mesin cuci.


12. Memastikan Bagian Spin dan Body Mesin dalam Keadaan Baik

Kadangkala saat memilih dan memilah pakaian kotor, benda-benda yang terdapat pada pakaian tidak sengaja ikut masuk kedalam mesin cuci. Uang kertas, bulpoint, bahkan benda-benda tajam seperti jarum pentul dan peniti tak jarang ditemukan pada tabung spin dan body mesin.

Meskipun terlihat kecil dan sepele namun benda-benda kecil tersebut dapat menghambat kerja tabung dan menggores bagian dalam mesin. Sebaiknya sobat kosngosan teliti lagi sebelum memasukkan pakaian dalam mesin cuci agar kejadian seperti ini tidak terjadi.


13. Menempatkan Mesin pada Lokasi yang Tepat

Untuk menyimpan barang-barang elektronik terkadang perlu perhatian khusus hingga pada aspek lokasi penempatan barang. Meskipun mesin cuci termasuk dalam perlatan elektronik yang berhubungan langsung dengan air

Namun untuk meletakkannya sebaiknya hindari tempat yang terlalu lembab dan tergenang air. Memastikan mesin berada diatas lantai akan lebih baik, sinar matahari yang cukup juga akan mengurangi kelembaban agar bagian luar mesin tidak gampang berlumut.


14. Memberikan Ventilasi pada Mesin Cuci

Membuka tutup mesin cuci akan memberikan ventilasi udara pada mesin, pemberian ventilasi ini sangat penting agar bagian dalam mesin cuci tetap kering. Lakukan kegiatan ini sesering mungkin, baiknya dilakukan setelah mencuci agar kandungan air dalam bagian dalam mesin cepat menguap.


15. Mengikuti Instruksi Penggunaan Mesin

Setiap perabotan memiliki term and condition masing-masing. Penting untuk kita perhatikan, bagaimana langkah-langkah penggunaan mesin cuci dan perawatannya. Dengan mengikuti instruksi penggunaan secara seksama, maka potensi mesin cuci untuk menjadi awet akan lebih besar.

Baca juga : Cara Membeli Baju online yang Pas


Kata Penutup

Demikian beberapa tips jitu untuk merawat mesin cuci supaya awet. Ada baiknya sobat juga bisa mencari referensi dan pertimbangan yang bisa membuat alat pencucimu lebih awet dan terhindar dari kerusakan yang bisa menyebabkan kamu mengganti baru.

Karena mesin cuci adalah alat yang akan kamu gunakan setiap hari, jadi kamu bisa share dan bagikan artikel dari kosngosan kali ini. Terimakasih telah berkunjung dan bookmart blog ini ya.

Oleh rezaharahap