10 Berkas yang harus discan untuk kelengkapan melamar kerja online

10 Berkas yang harus discan untuk kelengkapan melamar kerja online

Pencari kerja selalu mengharapkan mereka diterima ketika melamar kerja ke perusahaan tujuan mereka. Untuk itu kelengkapan lamaran kerja menjadi salah satu prioritas yang harus diperhatikan. Apa saja yang harus di fotocopy atau di scan menjadi pertimbangan tersendiri. Dan kali ini kosngosan akan membahas mengenai 10 berkas yang harus di scan untuk kelengkapan melamar pekerjaan. Simak pembahasannya dibawah ini.

Melamar kerja online baik melalui email maupun langsung mengunjungi portal karir perusahaan sebenarnya adalah cara terbaik yang menghemat waktu dan materi yang kamu punya. Hanya saja bagi kebanyakan orang yang masih jarang memanfaatkan teknologi, cara ini terbilang cukup baru dan kurang familiar.

Kualitas surat lamaran memang menjadi prioritas. Kamu ingin surat lamaran mu menggambarkan bagaimana kemampuan begitu dibutuhkan bagi perusahaan dan bahwa kamu memang memiliki kualifikasi yang mereka cari. Surat lamaran mu juga harus menjelaskan mengapa kamu menjadi pilihan terbaik bagi perusahaan dan bagaimana kamu akan membantu perusahaan tersebut dalam mencapai tujuan mereka.

Lihat juga : Contoh resume lamaran kerja yang baik dan benar

Setelah melamar kerja, bagi kamu yang memang sudah masuk kualifikasi pertama, maka kamu akan segera mengikuti seleksi berikutnya yaitu tahapan wawancara. Interview kerja ini sangat penting. Saat wawancara kerja dilakukan, kamu bisa memberikan kesan pertama yang positif mengenai siapa dan bagaimana diri mu sehingga cocok untuk bekerja di tempat tersebut. Ini penting karena mungkin selain kamu masih ada beberapa calon karyawan potensial lainnya yang menjadi saingan.


10 Dokumen yang harus di scan untuk kelengkapan melamar pekerjaan






Apa saja yang harus di scan untuk melamar pekerjaan ketika mengirimkanya secara online? Kelengkapan lamaran kerja via email ini memang berbeda beda tergantung perusahaan apa yang menjadi tujuanmu. Namun secara garis besar, ada 10 berkas yang diwajibkan untuk melengkapi surat lamaran online mu, seperti :

1. Scan Ijazah


Berkas ini adalah yang terpenting dari semua berkas yang dilampirkan dalam surat lamaran. Bisa dikatakan ijazah adalah jenis dokumen atau surat berharga yang berupa pengakuan prestasi belajar dan atau penyelesaian suatu jenjang pendidikan setelah menjalani lulus ujian yang diselenggarakan oleh instansi pendidikan resmi dan formal.

Ijazah bisa saja terdiri dari satu lembar atau dua lembar, atau ada juga satu lembar bolak balik yang diberikan nilai ujian di belakangan ijazah. Bila memang ada dua sisi ijazah, maka hasil scan dua sisi tersebut harus digabung menjadi 1 file pdf.

2. Scan Kartu Tanda Penduduk (KTP)


KTP merupakan jenis kartu identitas yang dimiliki oleh warga negara indonesia. Sekarang penggunaannya sudah elektronik atau yang biasa kita sebut sebagai E-KTP. Menurut laman wikipedia, E KTP adalah jenis dokumen kependudukan yang memuat sistem keamanan dan pengendalian baik dari sisi administrasi ataupun teknologi informasi dengan berbasis pada basis data kependudukan nasional.

KTP memiliki 2 sisi yang harus di scan bolak balik. Kemudian gabungkan dalam satu file bisa berformat jpeg atau pdf.

3. Scan Transkrip Nilai


Transkrip nilai merupakan dokumen yang berisi sekumpulan nilai seluruh mata pelajaraan atau mata kuliah dari pendidikan yang dijalani hingga lulus. Bisa juga kita sebut sebagai daftar nilai karena memang memuat nilai-nilai raport setiap semester.

Dokumen ini biasanya terdiri dari 1-2 lembar saja, dan dibuat setelah kamu menyelesaikan pendidikan di sebuah instansi pendidikan. Setelah dinyatakan lulus, transkrip nilai dicetak oleh lembaga berwenang dan diberikan bersamaan dengan Ijazah.

4. Curriculum Vitae (Daftar Riwayat Hidup)


Daftar riwayat hidup merupakan berkas yang berisi pengalaman dan kualifikasi yang kamu punya terkait dengan perusahaan tujuan mu. CV umumnya disertakan setelah surat lamaran kerja itu sendiri. Curriculum vitae sangat sering menjadi acuan para HRD untuk menentukan layak atau tidaknya kamu diterima dan menjalani proses tahapan seleksi wawancara selanjutnya. Jadi ini adalah dokumen yang cukup penting.

CV sebenarnya tidak lah di scan. Untuk pengiriman online via email misalnya, kamu harus melampirkan CV dalam format pdf atau doc langsung tanpa memprint nya lagi. Artinya setelah kamu buat dengan microsoft word, langsung saja simpan dalam format pdf atau doc kemudian unggah bersama lampiran scan berkas lainnya.

5. Scan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)


Kalau dulu surat ini disebut dengan surat berkelakuan baik. Dokumen ini merupakan alat bukti atau catatan dari kepolisian mengenai rekam jejak atau riwayat kamu dalam kurun waktu tertentu (biasanya 6 bulan) menyangkut bidang kriminal yang intinya menjelaskan apakah kamu pernah atau tidak pernah tersangkut tindak pidana.

Dokumen ini hanya terdiri dari 1 lembar saja dan kamu harus men scan nya, menyimpan dalam format jpeg atau pdf kemudian unggah bersamaan dengan surat lamaran nantinya.

6. Scan Kartu Kuning


Kartu kuning yang dimaksud di sini bukanlah kartu peringatan pada event olahraga seperti sepak bola bulu tangkis atau bola voli akan tetapi kartu kuning yang dimaksud disini adalah kartu pencari kerja yang memang berguna untuk para pekerja ketika melamar pekerjaan di perusahaan besar. Kartu Kuning disebut juga dengan AK-1 atau Kartu Tanda Pencari Kerja,

Dokumen ini hanya terdiri dari 1 lembar saja dan kamu harus men scan nya, menyimpan dalam format jpeg atau pdf kemudian unggah bersamaan dengan surat lamaran nantinya.

7. Scan Surat Izin Mengemudi (SIM)


SIM atau driving lisence adalah dokumen wajib bagi kamu yang akan melamar pekerjaan dengan medan area lapangan. Ada berbagai jenis sim seperti sim c, sim a, sim b dan berbagai jenis kendaraan yang dilihat berdasarakan kapasitas CC nya.

Kamu bisa memperpanjang sim sekali 5 tahun dan men scan satu sisi saja untuk kemudian diubah menjadi format file pdf atau jpeg dan unggah bersamaan dengan surat lamaran via email.

8. Scan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)


Nomor Pokok Wajib Pajak atau yang disingkat NPWP merupakan salah satu identitas yang diberikan kepada pemerintah kepada penduduk wajib pajak untuk mempermudah mekanisme pemungutan pajak dalam negeri.

Perusahaan biasanya mewajibkan calon karyawan mereka untuk memiliki NPWP terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan mereka tidak ingin repot mengurus nanti apalagi terkait dengan perhitungan gaji. Untuk panduan mengurus NPWP online bagi pencari online baca disini

9. Scan Sertifikat TOEFL/IELTS


Sertifikat IELTS dan TOEFL memang menjadi berkas penting untuk melamar pekerjaan. IELTS (International English Language Testing System) dan TOEFL (Test Of English as a Foreign Language) mungkin lebih ditekankan oleh perusahaan multinasional yang memang menerapkan kualifikasi tinggi, serta posisi yang ditawarkan sering berinteraksi dengan orang luar.

10. Scan Sertifikat Pendukung


Sertifikat pendukung yang dimaksud adalah berbagai dokumen pendukung lain yang masih berkaitan dengan pekerjaan yang akan kamu lamar nantinya. Seperti sertifikat kepelatihan, sertifikat profesi dan lainnya yang bisa menjadikan kamu memiliki nilai plus di mata HRD nantinya.

Scan sertifikat secukupnya saja. Ingat, jangan memberikan hasil scan yang buram dan jangan juga terlalu tinggi sehingga memberatkan file. Kamu harus melampirkan sertifikat yang benar benar berkualitas dan berhubungan dengan jenis pekerjaan yang akan kamu lamar.

Baca lainnya : Cara scan dan menggabungkan beberapa halaman menjadi satu file PDF atau JPEG

Sekian pembahasan seputar 10 Berkas harus discan untuk kelengkapan melamar pekerjaan kali ini, semoga kamu yang sedang mencari pekerjaan bisa segera mendapatkan pekerjaan setelah menerapkan dan melengkapi berkas diatas.

Buka Komentar