Contoh Pembuatan Surat Peringatan Kerja yang Baik dan Benar

Ketika kamu memutuskan untuk bekerja pada suatu instansi, maka suka atau tidak suka kamu harus patuh dan mengikuti setiap peraturan yang ditetapkan oleh instansi tersebut, baik perusahaan, sekolah atau institusi lain yang memperkerjakan karyawannya.

Beberapa diantara pekerja ada yang memiliki kinerja yang baik, ada pula yang punya kinerja buruk. Apabila karyawan memiliki kinerja yang baik, maka akan diganjar dengan reward berupa kenaikan gaji, pangkat atau pemberian bonus tertentu

Sebaliknya, apabila karyawan tersebut memiliki kinerja yang buruk, suka melanggar peraturan dan tidak mematuhi perintah atasan, maka besar kemungkinan dia akan menerima surat peringatan (SP) dan akibat yang paling fatal adalah dikeluarkan dari perusahaan, alias PHK.

Nah pada kesempatan kali ini, kosngosan akan membahas mengenai bagaimana cara membuat surat peringatan kerja resmi dan sah, untuk karyawan yang baik dan benar. Karena ada begitu banyak perusahaan yang tidak terlalu paham mengenai cara pemberian dan pembuatan SP ini.

Baca juga : Contoh Pembuatan Surat Pengalaman Kerja Terbaru Doc

Surat peringatan sendiri terdiri dari 3 level, mulai dari SP 1 hingga SP 3 sesuai dengan ketentuan Undang Undangan yang berlaku di Indonesia Nah ketika SP 3 sudah dilayangkan kepada karyawan, namun yang bersangkutan belum terlihat menunjukkan perubahan ke arah yang lebih baik, maka karyawan tersebut harus mengalami PHK, karyawan tersebut tetap memiliki hak mendapatkan uang pesangon.

Cara Membuat Surat Peringatan Kerja yang Baik dan Benar


surat peringatan kerja

Sebelumnya, sobat kosngosan juga bisa membuat surat lamaran kerja menarik disini. Lanjut, dalam membuat surat peringatan, ada ketentuan yang harus diperhatikan oleh perusahaan, sehingga tidak boleh sembarangan memberikan surat kepada pekerja tanpa adanya alasan yang kuat.

Langkah 1


Pertama buat lah file baru pada Microsoft Word, perhatikan bagi pembaca kosngosan sekalian, penggunaan margin 3-3-3-3, untuk ukuran font standar yaitu 12, ke mudian jenis font adalah Times New Roman dan Arial.

Langkah 2


Selanjutnya Buatlah kop surat atau kepala surat yang menerangkan nama dan alamat institusi terkait. Sertakan juga logo dan informasi kontak. Ini merupakan salah satu bagian yang membedakan surat resmi dan surat tidak resmi

Langkah 3


Kemudian pada bagian isi surat, di bagian atas terdapat judul, Surat peringatan 1 kemudian diikuti dengan nomor surat di bawahnya. Tulis nama dan jabatan pihak yang akan diberikan surat peringatan. Kemudian pada paragraf di bawahnya diberikan pernyataan mengenai penyebab diberikan-nya surat peringatan tersebut.

Ada berbagai alasan mengapa pihak perusahaan atau organisasi memberikan surat peringatan kepada karyawannya, seperti karena pelanggaran aturan, ketidakdisiplinan dan juga adanya indikasi perlawanan terhadap perusahaan

Langkah 4


Pada paragraf akhir dituliskan kesimpulan yang akan diambil oleh perusahaan kepada pihak yang terlibat, biasanya untuk surat peringatan pertama akan diberikan toleransi berupa evaluasi.

Surat tersebut kemudian ditutup oleh tanda tangan pihak yang bertanggung jawab bisa ketua Yayasan pemimpin perusahaan ataupun pihak yang bertanggung jawab dan memiliki kewenangan penuh.

Contoh Surat Peringatan Kerja


Perhatikan, apabila kamu tidak ingin repot membuat surat peringatan kerja dari awal seperti yang sudah dijelaskan diatas, kamu bisa mengunduh saja file contoh surat peringatan kerja dibawah ini dalam format DOC yang bisa kamu edit sesuai kebutuhan, menggunakan aplikasi pengolah kata.



Download file diatas dengan mengklik tautan disini. Sebelum mengunduh, silahkan baca terlebih dahulu petunjuk nya dibawah ini.

Instruksi download


Perlu kamu ketahui sebelum mengklik tombol download di atas, kamu akan dibawa ke halaman safelink kemudian tunggu beberapa detik untuk menampilkan tombol download. Setelah itu kamu akan dibawa ke halaman Google Drive.

Baca juga : Ayo Kunjungi 12 Website Penyedia Lowongan Kerja Terbaru di Indonesia

Baiklah, demikian pembahasan mengenai Contoh Pembuatan Surat Peringatan Kerja kali ini, semoga kamu yang memimpin perusahaan bisa lebih bijaksana dalam memutuskan pemberian SP ini pada karyawan mu, atau bagi kalian yang menerima SP, segeralah instropeksi perbaiki apa kekuranganmu dalam bekerja.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel