11 Contoh Puisi Bebas Pendek dan Singkat Terbaik

Sedang mencari contoh puisi singkat dan pendek berbagai tema? Ada banyak jenis puisi, seperti puisi bebas, puisi sahabat, guru, untuk anak-anak, serta ada juga puisi cinta dan pendidikan.

Beberapa kumpulan puisi yang ada disini bisa sobat kosngosan gunakan untuk update status atau caption di media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, WhatsApp dan Line milikmu. Sehingga kamu bisa lebih eksis dan memberikan pengaruh positif kepada teman-teman online disekitarmu

Namun tahukah kamu apa yang dimaksud dengan puisi? kita seringkali ditugaskan untuk membaca ataupun mengambil amanat suatu puisi pada pelajaran bahasa Indonesia di sekolah. Puisi adalah salah satu karya sastra yang banyak dipakai untuk berbagai kepentingan

Puisi sudah ada pada zaman dahulu dan digunakan sebagai salah satu nilai estetika dari pada paduan kata-kata yang telah dipilih. Pengertian puisi adalah karya sastra dengan bahasa yang dipersingkat dan memiliki kepadatan bahasa diberi Irama sesuai bunyi dengan pemilihan kata kiasan yang imajinatif.


Contoh Puisi Pendek


contoh puisi pendek singkat

Pembagian puisi sendiri terbagi menjadi dua yaitu puisi lama dan puisi baru. Puisi lama masih terikat dengan hal-hal yang bersifat Rima baris bait divisi dan sebagainya, sementara puisi baru sudah tidak terikat lagi dan lebih bebas dan fleksibel

Kamu bisa melihat berbagai banyak kumpulan puisi yang ditulis pada berbagai media seperti internet majalah ataupun koran. Konsumsi puisi Sendiri lebih banyak menekankan makna terkait kehidupan ataupun romantisme. Namun tidak menutup kemungkinan juga untuk tujuan yang lain.

Beberapa kumpulan puisi di bawah ini mimin kosngosan tulis dengan sepenuh hati untuk kalian dengan maksud untuk memotivasi dan memberikan pengaruh positif kepada pengunjung setia blog kosngosan. Let's check these out!

Baca juga : Cara Menentukan Amanat dalam Puisi, Pantun dan Cerpen


1. Puisi pelajar sekolah


Judul : Rutinitas Sang penuntut Ilmu

Mentari bersinar kembali,
Langit biru, tersenyum dan menghangatkan jiwa
Rintik hujan lenyap, bersama rasa malas
Angin kebajikan berembus memberikan ketenangan

Harapan itu tertuju di pundaknya
Memberikan potensi, diberikan misi
Generasi muda, penuh semangat
Tersenyumlah, tertawa memberi arti

Awal pekan, pagi hari, pergi menuntut ilmu
Pulang sore, istirahat dimalam hari
Sungguh perjuangan hebat untuk penuntut ilmu
Perangi malas dan kebodohan dalam diri

Jangan pernah gentar maju melawan kebodohan
Hadapi malas dan ketakutan gagal
Apalagi menyerah, tidak ada dalam kamus
Berjuanglah, memberikan yang terbaik


2. Puisi Motivasi Kehidupan


Judul : Kebanyakan orang silih berganti hadir, membawa arti yang berbeda

Mentari pagi terbit membawa rintik hujan, memberikan keteduhan
Apa yang bisa kita ambil dari rintik di pagi hari?
Tentu saja, keteguhan hati menerima Takdir Ilahi
Ini adalah fase yang harus dijalani, Tersenyumlah

Asa itu hadir dari seluas pengorbanan
Jangan siakan peluh dari orangtua
Memberi mahkota, tanpa kata pamrih
Perih, tapi jalani dengan sumringah

Ada banyak tangan-tangan kokoh yang siap menyambutmu
Sampai kapan larut dalam kebodohan dan keterpurukan
Aku lagi suka bangkit membangun dari awal kembali,
Sampai Tuhan memberikan jalan, nantikan saja perjalanan hidup itu


contoh puisi


3. Puisi tentang Kesuksesan


Judul : Kemana kesuksesan akan berlabuh?

Memandangi wajah rembulan di malam penuh sendu
Tenggelam oleh awan putih pembawa cerita
Aku pun tak tahu, kapan ini berlalu
Rembulan indah itu, kini bersaing dengan awan awan

Kegagalan justru menyelimuti raga
Tampak kelam menghantui masa depan
Namun, inikah akhirnya?
Sungguh, bukan sesuatu yang berakhir baik

Sampai terkadang ingin menyerah
Mengingat wajah indah mereka hadir
Aku pun malu, akan kelamahan ini
Siapa bilang aku gagal?

Kemana sukses ini akan berlabuh?
Kekhawatiran begitu besar, tapi asa tidak boleh pudar
Bukankah semuanya tergantung usaha?
Serahkan pada illahi, sang pengatur takdir


4. Puisi Kehidupan


Judul : Hari ini bersua, besok mungkin tidak

Pertemuan memang memberi arti tersendiri
Belajar memahami, melihat wajah itu, khas
Tersenyum, andainya kita lebih lama
Hari ini bersua, menghitung detik yang selalu saja cepat

Aku tak mau engkau pergi begitu saja
Berikan aku bahagia, tanpa kenal sakit
Andaikan engkau mulai lunglai,
Harus ada aku, sebagai pondasi terkuatmu

Tersenyumlah,
Andai senyum diujung bibirmu bisa mengangkat derita
Aku akan tersenyum hingga waktu itu tiba
Karena aku akan menderita
Melihat wajahmu yang sengsara

Baca juga : Teknik Membaca Puisi yang Baik dan Benar


5. Puisi tentang Ibu


Judul : Anak kecil yang merangkak ke pangkuan ibunya

Anak kecil itu mulai merangkak ke pangkuan Ibunya,
Sang Ibu bertanya, adakah kamu berjalan?
Tidak, saya tidak cukup kuat untuk berdiri,
Adakah kamu merengek?

Tidak, saya tidak punya cukup air mata untuk menangis,
Maukah kamu minum susu?
Tidak, saya tidak punya cukup materi untuk membeli,
Bagaimana kamu akan menjalani kehidupan yang keras ini?

Aku hanya akan berada dipangkuanmu. Menjalani kehidupan palsu ini.
Kemana pun engkau, aku ikut.
Aku hanya takut pada terangnya siang
disaat aku berjalan sambil merengek,

Engkau memberiku susu dari yang bukan hakku.
Aku cukup takut untuk mendongak keatas,
Sementara aku masih dibawah.
Anak kecil itu mendekap manja Ibunya.

status puisi


6. Puisi tentang Harapan


Judul : Puisi Harapan untuk Masa depan

Semua seakan sirna
Dikala malam tiba
Harapan besar hanya segelintir
Mengikis asa dihadapan takdir

Sampai kapan seperti ini?
Apakah harapan akan mati?
Raut pilu semakin membekas
Merebut bahagia tanpa batas

Ya Tuhan, hilangkanlah musibah kami
Berikan kekuatan kepada generasi
Yang akan memberi asa di negeri
Semoga musibah cepat terakhiri


7. Puisi Kesembuhan Penyakit


Judul : Tuhan, Sembuhkanlah penyakitku

Penyakit bukanlah musuh besar
Hanya seperti butiran pasir yang dapat Engkau singkirkan dengan mudah
Aku percaya bahwa Engkau mampu menyingkirkan penyakit ini
Aku ingin memuji-Mu

Bantu aku tetap tabah hingga Engkau membersihkan penyakit ini
Kuserahkan semua hidup ku kepada-Mu, Tuhan
Aku bersandar kepada-Mu akan kesehatan ini
Aku ingin tetap sehat dan gembira bebas dari penyakit

Meskipun sekarang sedang tidak begitu, aku tetap yakin Engkau tidak pernah mengabaikan kami sebagai hamba-Mu
Tuhan, aku berdoa berilah kesehatan kepada kami
Tuhan, Engkau mendengar doa dan permintaanku
Jangan biarkan kami menderita dalam waktu yang lama, Amin


8. Puisi tentang Liburan


Judul : Liburan yang Tak Terlupakan

Telah tiba libur panjang
Saatnya aku mengunjungi tempat yang indah
Aku diajak oleh ayah dan Ibu
Kami pergi bertamasya ke Benua Merah

Ke Negara Paman Sam bernama Amerika
Menuju Negeri sejuta ilmu dan karya
Negerinya para ilmuwan yang brilian
Dipenuhi orang-orang yang pintar

Kenangan indah liburan yang tercipta
Pada saat aku mengunjungi Amerika
Semoga nanti kita bisa lagi ke sana
Bersama orang-orang yang aku cinta

Aku tak hentinya kagum memandang dengan mata
Pabrik dan gedung megah dengan luasnya,
Dipenuhi mobil mobil padat merayap
Diterpa oleh sinar sang Surya


9. Puisi tentang Cita Cita


Judul : Aku Ingin Terbang Tinggi seperti Pilot

Aku ingin mengenakan seragam dan topi
Mengemban tugas yang suci dan mulia
Lalu menerbangkan tinggi sang pesawat
Penuh harap supaya selalu selamat

Aku ingin mengendarai burung besi itu
Sayapnya besar bukan kepalang
Hibur riang para penumpang
Padahal situasi sedang serius dan fokus

Aku punya cita-cita menjadi penerbang
Melalui atas awan melayang
Kelilingi surga Indonesia dari atas
Dengan mengemban tugas mulia

Mengendalikan pesawat dengan tenang
Sebagai impian di masa depan
Kegigihanku takkan redup
Menjadi seorang pilot, pasti terjuwud


10. Puisi tentang Pasangan


Judul : Duhai Sayangku Tercinta

Aku tidak berhenti bersyukur
Mendapatkan cinta yang sangat bercucur
Semua gundah menjadi sirna
Segala lara perlahan merata

Engkau adalah seorang perempuan penyabar
Mendapatkan cinta yang sangat besar
Aku bisa tempuh kerikil hidup yang terjal
Membangkitkan semangat hingga ajal

Aku berterima kasih kepadamu, Sayang
Tidak bosan cinta ini kulayang
Cinta yang selalu membangkitkanku
Dari keterpurukan masa lalu

Istriku, percayalah padaku
Cinta yang ada tidak akan membuntu
Selamanya kupersembahkan kepadamu
Selama hidup dan matiku selalu


11. Puisi Romantis


Judul : Engkau Wanitaku yang Berharga

Terima kasih selalu aku ucapkan
Kepada terciptanya jutaan perasaan
Semua akan menjadi kebahagiaan
Mencipta cerita indah di masa depan

Engkaulah, wanitaku satu-satunya
Mampu temaniku di kala senja
Menutup hariku dengan bahagia
Disisiku, hingga tidurnya mata

Honey, tetaplah bersama tangan ini
Siramilah kalbuku dengan cinta
Sungguh, aku belum bisa berpaling
Apalagi harus berjauhan denganmu

Kita menjadikan senja ini sebagai saksi
Terhadap tautan kasih suci ini
Semoga kasih sayangku dan engkau abadi
Menuju rumah tangga yang hakiki


Baca juga : Contoh Karangan Fiksi dan Non Fiksi Singkat


Kata Penutup


Puisi adalah bentuk karya sastra yang kaya akan makna. Buat kamu yang ingin menulis puisi yang berkualitas dan mengandung kaya makna, harus banyak belajar dan berlatih mengenai kepenulisan karya sastra lama ini. Bisa dengan mengikuti lomba puisi yang banyak digelar secara online.

Baiklah demikian yang bisa kami berikan kepada pembaca semua mengenai kumpulan puisi yang memotivasi dan cocok untuk kamu gunakan sebagai status dan caption di media sosial mu jangan lupa untuk share ke facebook dan twiter mu ya, dan berikan komentarmu di bawah ini. terimakasih sudah berkunjung di blog kosngosan.
By