Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

15 Contoh Upaya Pemberantasan Korupsi yang Efektif

Apa saja contoh dari upaya untuk memberantas korupsi yang bisa kita lakukan sehari hari? Pada kesempatan kali ini, kita akan bahas mengenai perilaku korupsi yang harus kita hindari. Supaya tidak ada lagi kerugian yang ditimbulkan akibat perbuatan mencuri ini. 

Apa itu korupsi? sering sekali kita menyetarakan korupsi dengan Kolusi dan Nepotisme. Korupsi merupakan kasus yang sudah tak lagi asing dan semakin mendarah daging utamanya di Indonesia. Pada dasarnya, tidak benar – benar ada alat yang mutlak dan ampuh untuk memberantas kasus ini. 

Berbagai cara sudah dilakukan untuk menghapuskan masalah korupsi yang terus menerus merugikan negara dan masyarakat, namun masih ada saja celah yang bisa dimanfaatkan oleh oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab. 

Oleh karena itu, dibutuhkan penegakan hukum yang tegas serta kerja sama dari semua pihak agar mampu menurunkan angka korupsi di negeri ini

upaya pencegahan korupsi

Contoh Upaya Pemberantasan Korupsi

Berikut merupakan upaya – upaya yang bisa diterapkan dalam rangka mencegah dan mengatasi terjadinya korupsi, seperti yg sudah mimin kosngosan rangkum :

Baca juga : Contoh Sikap Jujur Kehidupan Sehari hari


1. Menutup Celah Internasional

Salah satu hal yang menjadi alasan kuatnya kasus korupsi yang terjadi pada suatu negara adalah kemudahan bagi koruptor dalam melakukan transaksi gelap di luar negeri. 

Hal ini tentunya cukup sulit dilacak apalagi pejabat publik cenderung menggunakan tempat lain sebagai lokasi pencucian uang. Dengan demikian, sangat penting bagi pihak pusat keuangan untuk memiliki sistem yang memumpuni dan maju agar dapat menghentikan transaksi gelap yang dilakukan.


2. Memberikan Upaya Kontribusi

Untuk menekan angka korupsi yang makin naik, tentunya juga dibutuhkan partisipasi atau kontribusi yang aktif dari masyarakat. Mereka bisa menerapkan langkah ini dengan ikut berinvestasi dalam institusi atau kebijakan – kebijakan yang diambil oleh pemerintah. 

Walaupun mengingat sifatnya yang masih terbatas dan ditambah lagi dengan aturan yang sudah ada sebelumnya, tapi toh tidak ada salahnya untuk mencoba.


3. Memaksimalkan Kekuatan Dari Masyarakat

Adanya partisipasi dari sobat kosngosan sebagai anggota masyarakat tentunya sangat memegang peranan penting bagi negara. Apalagi jika sifatnya yang relevan sehingga dapat membantu sistem pemerintahan. 

Maka dari itu, perlu dilakukan adanya identifikasi prioritas, masalah, hingga penemuan solusi. Hal ini contohnya seperti pemantauan masyarakat dalam kasus deteksi korupsi, mengurangi kebocoran dana, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.


4. Mengenali Jenis – Jenis Korupsi

Kasus korupsi sendiri tidak hanya mencakup masalah suap menyuap. Tapi juga mencakup hal mengenai masalah perekonomian masyarakat yang lemah sehingga dapat mempengaruhi turunnya sumber daya pada suatu negara. 

Itulah mengapa sangat penting bagi kita untuk memahami berbagai macam jenis korupsi sehingga dapat menciptakan respon dan sikap yang cerdas sesuai dengan kebutuhan negara.


5. Akhiri Impunitas

Impunitas merupakan pemberian fakta yang secara sah dapat memberikan pengecualian atau pembebasan seseorang dari tuntutan hukuman. 

Dengan hal ini bagi kasus korupsi sendiri, penegakan hukum harus dilakukan dengan tindak tegas dan efektif untuk memutus siklus impunitas sehingga koruptor benar – benar dijatuhi hukuman yang seadil – adilnya tanpa pengecualian.


6. Mereformasi Administrasi Publik dan Manajemen Keuangan

Adanya reformasi yang mampu berfokus pada peningkatan manajemen keuangan dan dapat memperkuat peran lembaga khususnya audit dalam suatu negara akan mendatangkan banyak dampak baik yang sangat besar di sektor publik bagi kasus pemberantasan korupsi. 

Hal ini meliputi pengungkapan anggaran yang bertujuan untuk mencegah pemborosan dan penyalahgunaan sumber daya dari pihak yang tidak bertanggung jawab.


7. Menggunakan Jalur Komunikasi Secara Alternatif

Dalam kasus ini, berarti sobat kosngosan akan berbicara tentang bagaimana menyatukan berbagai proses formal bahkan informal dalam jalur komunikasi yang kita jalani. 

Ini juga mencakup tentang partisipasi serta kerja sama masyarakat yang dilakukan dengan pemerintah dan lembaga non pemerintah maupun organisasi. Apakah hal ini sudah terjalin baik ataukah belum sehingga nantinya mampu mengubah perilaku dan memantau kemajuan yang terjadi.


8. Memanfaatkan Teknologi

Melihat perkembangan teknologi yang semakin maju saat ini tentunya juga harus kita manfaatkan sebaik mungkin. Dengan adanya teknologi tentunya mampu menunjang segala aktivitas masyarakat

Selain itu kita merasa adanya kemudahan dalam menjalin komunikasi serta membangun pertukaran dinamis antar semua pihak seperti pemangku kepentingan baik pemerintah, bisnis, kelompok atau golongan, warga negara, sipil, media, akademis dan lain sebagainya.


9. Menetapkan Standar

Tentu jika kita bicara soal kasus korupsi tidak akan terlepas dari kegiatan analisa kekuatan pasar, perilaku masyarakat, dan sosial. 

Karena semua aspek yang telah disebutkan tadi, mengadopsi semua standar integritas yang baik, maka dengan demikian hasil yang diberikan juga akan berdampak positif. Inilah pentingnya kita menetapkan standar dan norma – norma yang baik untuk dijunjung tinggi dalam kehidupan sehari – hari.


10. Menetapkan Langkah Yang Tepat

Dalam mengambil langkah dan kebijakan, tentu harus dilakukan evaluasi agar nantinya dapat menjadi tolak ukur mengenai langkah – langkah yang telah diambil sebelumnya. 

Hal ini dilakukan juga dengan tujuan sebagai antisipasi saat keadaan di lapangan berubah. Dengan adanya evaluasi yang tepat, maka sobat kosngosan dapat mengetahui apa – apa saja yang harus diperbaiki menjadi lebih baik lagi utamanya dalam bidang penegakan hukum.


11. Menciptakan Aparatur Pemerintahan Yang Jujur

Tentunya untuk memilih calon pejabat dan wakil rakyat harus benar – benar dipertimbangkan sematang mungkin. Negara harus mampu menciptakan lingkungan kerja yang teratur serta berkinerja dengan baik. 

Aparatur negara pun sebisa mungkin harus dipilih sesuai keterampilan teknis, berpola hidup sederhana, bertanggung jawab, serta memiliki disiplin kerja yang tinggi


12. Sistem Keuangan Dikelola Oleh Pihak Yang Terpercaya

Pihak yang bertugas dan diberi kewenangan untuk mengelola masalah yang menyangkut keuangan harus memiliki sifat jujur, tanggung jawab serta etis yang tinggi dan juga dibarengi oleh sistem kontrol yang efisien. 

Segala kegiatan dan arus keuangan yang mengalir harus diberikan pengawasan yang efektif, dan dilaporkan sesuai fakta yang ada. Dengan demikian, kemungkinan akan segala hal yang berhubungan dengan transaksi gelap dapat dihapuskan dan ditindak lanjuti dengan tegas.


13. Mengadakan Edukasi dan Kampanye

Adanya kegiatan edukasi dan kampanye ini tentunya sangat penting dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat luas mengenai dampak korupsi. 

Pemerintah dapat mengajak masyarakat untuk terlibat dalam gerakan – gerakan pemberantasan korupsi, serta melatih sobat kosngosan dalam pembangunan karakter budaya anti korupsi. Hal ini tentu tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa dan masyarakat umum, namun juga untuk anak usia dini, baik dari taman kanak – kanak maupun sekolah dasar.


14. Melakukan Perbaikan Sistem

Jika sistem diberlakukan dengan baik, maka hal ini mampu meminimalisir terjadinya tindak pidana korupsi yang terjadi di Indonesia. Beberapa sistem tersebut misalnya meliputi, pendorongan transparansi penyelenggaraan negara oleh pihak – pihak contohnya KPK dalam menerima laporan LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) dan juga gratifikasi. 

Selain itu juga diberikan rekomendasi kepada pihak kementerian dan lembaga terkait sebelum melakukan langkah – langkah perbaikan. Kemudian ada juga kegiatan modernisasi pelayanan publik secara online dengan sistem pengawasan yang dibuat lebih terintegrasi dan efektif.


15. Menggunakan Strategi Represif

Strategi represif merupakan upaya penindaklanjutan hukum untuk menyeret koruptor ke pengadilan. Mengingat hampir sebagian korupsi yang terjadi, juga terungkap berkat adanya pengaduan yang dilakukan masyarakat. 

Tentunya informasi ini merupakan sumber yang sangat penting dan dibutuhkan utamanya oleh pihak KPK. Dalam strategi ini, tahapan yang dilakukan umumnya meliputi : penanganan laporan pengaduan dengan proses verifikasi dan pengumpulan bukti terlebih dahulu, penyelidikan, penyidikan, penuntutan, hingga proses eksekusi.

Baca juga : Contoh Perilaku Amanah dalam Kehidupan Sehari hari

Kata Penutup


Korupsi merupakan salah satu perbuatan tercela yang harus diperangi apapun alasannya. Oleh karena itu, sobat kosngosan.com perlu untuk mempelajari apa saja upaya pencegahan korupsi yang bisa kita lakukan sehari hari

Demikian contoh dari upaya pencegahan korupsi yang bisa dijelaskan. Apabila teman teman ingin berkontribusi untuk blog ini, silahkan klik tombol share dibawah dan bagikan ke temen teman mu yang ada di sosial media ya. Terimakasih.
Oleh rezaharahap